
Flasback On....
Semua yang ada di ruangan itu terkaget, CEO utama perusahaan Kusuma Corporation bahkan hadir di sana. Zakir yang melihat Bram jadi ketakutan setengah mati.
"Ya Allah, apa yang sudah kami perbuat? Jadi Aisyah benar-benar menantu kesayangan keluarga paling berpengaruh di ibu kota ini." Monolog Zakir dalam hati.
Siapa yang tak kenal dengan Albram Kusuma, seorang pebisnis handal dan sangat di segani oleh lawannya. Terkenal dengan kekejamannya teruntuk yang berani mengusik dirinya, apalagi keluarganya. Walaupun kejam, Bram terkenal sebagai seorang Famiy Man. Jadi dia sangat sayang kepada keluarganya.
Dan hari ini, saat sedang fokus meeting untuk memperluas jaringan kerajaan bisnisnya, istri tercintanya menelpon. Asal kalian tahu, seberapa sibuknya seorang Bram kalau sudah salah satu keluarga intinya yang menelpon pasti dia akan selalu mengangkatnya,
"Iya bunda, kenapa kok tumben nelpon ayah siang-siang gini? Mau ngajak lunch barenga ya?"
"Ayaaaaahhhhh.. " Teriak bunda di telpon.
"Loh loh, kenapa bunda sayang malah berteriak? Ada apa? Apa ada masalah bun?" Tanya beruntun Bram yang bingung dengan istrinya.
"Ayah, menantu kita Aisyah di bully dan di permalukan di perusahaan kita sendiri ayah." Geram bunda.
__ADS_1
"Apa? Di bully? Siapa yang berani membully menantu kesayangan keluarga Kusuma? Apa dia sudah bosan hidup hah?" Ayah bram yang mendengarnya ikutan geram.
"Bunda sudah otw ke sana, ayah juga menyusul ya! Bunda mau buat perhitungan sama manusia tak tahu diri itu." Ucap bunda kesal dan langsung mematikan sambungan teleponnya.
Setelah sambungan telepon mereka terputus, Bram bangkit dari kursi kebesarannya.
"I apologize everybody, i postponed meeting for today because i have something urgent to deal it. The meeting we continue for the next week, thanks."
Setelah mengatakan itu, Bram lantas beranjak pergi. Dia menyuruh asistennya untuk mengantar para clientnya yang sebagian besar dari luar negeri.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Setelah beberapa menit berkendara, akhirnya Bram telah sampai di perusahaannya yang telah di berikan kepada Devan sebagai hadiah pernikahannya.
Semua yang melihat kedatangan Big Boss mereka sempat kaget, tapi setelah desas-desus yang terdengar kalau menantunya di bully, mereka jadi tak heran lagi. Siapa yang tak tahu kalau seorang Albram Kusuma yang kejam adalah seorang family man.
Bram naik ke lantai teratas gedung perusahaannya, dia membawa serta 4 bodyguard. Terdengar keributan dari dalam ruangan milik anaknya. Sampai ia mendengar kalau ada seorang laki-laki yang memohon maaf untuk istrinya.
__ADS_1
"Hahahahahahah, berani sekali anda menyuruh menantu saya memaafkan istri anda," ucap ayah Bram tiba-tiba.
Flashback Off.....
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Zakir yang ketakutan bersimpuh di hadapan Bram,
"maafkan saya tuan besar, maafkan istri saya juga tuan besar. Biar saya yang menghukum istri saya yang tak tahu diri ini." Ucap Zakir yang masih gemetaran.
"Kamu pikir kamu itu siapa berani menawar kepada saya?" Kata Bram dengan aura intimadasi yang sangat kuat.
Bram lantas melihat menantunya yang penampilannya telah amburadul. Matanya sembab karena menangis.
Dalam hatinya semakin tak terima, dia sudah berjanji pada temannya yang tak lain adalah abahnya Aisyah yang akan selalu membuat putrinya bahagia. Tapi apa yang terjadi hari ini, menantunya malah menangis seperti ini.
"Bun, kita apakan dua manusia laknat ini?" Tanya Bram pada istrinya.
__ADS_1
"Karena sudah ada ayah, silahkan ayah saja yang menghukumnya. Yang jelas bunda maunya kasih mereka efek jera biar mereka mengingat terus bagaimana rasanya berani mengusik keluarga kita!" Bunda menatap sinis pada Vera yang telah ambruk ke lantai karena ketakutan.