JANJI AISYAH

JANJI AISYAH
S2 JA. Rencana Jahat


__ADS_3

Di kamar hotel Tia masih tersungut, Ridwan sudah dua jam belum juga kembali. Tia gusar takut terjadi hal-hal yang tak di inginkan.


"Aarraaaghhh, babang kenapa lama banget sih timbang nganter doang!" Tia semakin kesal tatkala melihat handphone. Tak satupun chatnya yang di balas oleh Ridwan. Jangankan dibalas, di baca saja tidak.


"Awas ya bang, nyampai sini Tia bejek-bejek. Apalagi sampai kelepasan sama tu ulet bulu Tia ga bakalan maafin babang!"


"Ini lagi, chat ga di balas telpon ga di angkat! Apa sih maunya ni lakik!"


Tia tak habis pikir kenapa suaminya tidak mengangkat telpon darinya. Kini pikirannya di penuhi hal-hal yang tidak penting.


Akhirnya Tia memutuskan untuk menidurkan dirinya. Supaya otaknya tidak berfikir yang aneh-aneh.


*********"""""""""


Sedangkan disisi lain, Ridwan masih di dalam mobil karena Natty tak kunjung mau turun dari mobilnya. Dia mengancam akan berteriak kencang dan mengatakan kalau dirinya mau di perkosa oleh Ridwan.

__ADS_1


Sungguh kesal hati Ridwan saat ini. Dia bukan tak ingin melawan, tapi takutnya tindakannya akan memicu rumor yang tidak di inginkan. Apalagi sampai istrinya mendengar kabar yang bukan-bukan.


Ridwan terpaksa mengikuti permainan Natty, sejauh mana wanita gila itu ingin mempermainkannya.


"Mau sampai kapan kau akan tetap di mobilku Nat?" tanya Ridwan yang sudah tak sabar dengan kelakuan Natty.


"Sampai aku bosan memandang mu Ridson." Natty sengaja mengulur waktu.


"But i don't like!" sungut Ridwan kesal.


"Dan ingat, Ridson sudah mati jadi jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi." ucap Ridwan menekankan pada Natty.


"No, kau bukan siapa-siapa ku lagi jangan lupakan hal itu!" ucap Ridwan sekali lagi.


"Aku sudah menikah, dan sudah bahagia. Aku harap kau juga bahagia dengan pilihanmu apapun itu. Kalau kau kesulitan financial aku bisa membantu kau Natty. Tapi tak lebih hanya sebatas itu saja. Karena aku sangat mencintai istri ku." ujar Ridwan menjelaskan pada Natty.

__ADS_1


"Aku tetap tidak perduli Rid, aku akan tetap sama seperti saat kita dulu berdua. Sehingga kau akan kembali mengingat saat-saat kita bersama. Dan kau akan kembali ke pelukanku lagi." Natty tetap pada keinginannya untuk memiliki Ridwan kembali.


"Silahkan kau bermimpi, karena mimpi-mimpimu tak akan pernah terwujud!" tantang Ridwan.


Ternyata tanpa sepengetahuan Ridwan, Natty telah menyiapkan rencana jahat. Dan dia akan melakukan rencananya sekarang.


Tiba-tiba Natty berpura-pura pusing, dan berpura-pura pingsan.


Ridwan yang melihat itu awalnya cuek, pikirnya palingan akal-akalan Natty saja. Tapi setelah di tunggu beberapa menit, Natty tak kunjung bangun. Hal itu membuat Ridwan panik, serta mencoba membangunkan Natty.


Di guncangkannya tubuh Natty dengan sedikit keras, namun acting Natty begitu sempurna hingga Ridwan percaya kalau Natty sedang tidak baik-baik saja.


Dengan cepat ia turun dari mobil dan memutar diri ke tempat Natty duduk. Dibukanya pintu mobilnya dan dengan sigap Ridwan membopong tubuh Natty dan menuju kamar hotel milik Natty.


Dalam hati, Natty bersorak gembira. Hari ini rencana yang ia telah buat harus berhasil. Tak peduli apapun yang terjadi nanti, pokoknya Ridwan harus jadi miliknya lagi.

__ADS_1


Di seberang sana, telah ada beberapa orang yang mengabadikan momen tersebut. Itu sesuai perintah dari Natty sendiri.


"Well, nona manis kau akan segera mendapatkan kehancuran mu hahahahaha.." senyum Natty dalam hatinya.


__ADS_2