JANJI AISYAH

JANJI AISYAH
S2 JA. Fight For My Way


__ADS_3

Semua orang yang berada di lobby hotel tersebut terkejut dengan teriakannya Tia. Natty pun sama terkejutnya dengan mereka. Tapi dia tetap berakting cool agar Ridwan tetap memandang dirinya pikirnya. Namun pada kenyataan nya Ridwan malah menghampiri istrinya.


Ada perasaan sedikit kecewa dalam hati Natty namun ia menepisnya. Misinya kali ini untuk mendapatkan Ridwan kembali tidak boleh gagal.


Dia dengan segera menghampiri Ridwan.


Namun belum si Natty sampai, Tia sudah mengeluarkan suaranya.


"No, stop! Jangan kau mendekat!" teriak Tia sambil menunjuk ke arah Natty.


Sedangkan Natty yang di perlakukan seperti itu malah jadi naik pitam.


"Hey, sopan sedikit dengan orang yang lebih tua! Dasar bocah freak!" Natty mengumpati Tia.


"Heh, apa kau bilang? Sopan? Gak usah sopan sama lon*te macam kau ini!" Tia mengumpat balik.


Ridwan yang berada disisi Tia segera memeluk istrinya dari belakang agar tidak membuat keributan di hotel ini.


"Sayang, jangan hiraukan manusia itu! Ayo kita kembali ke kamar?!" ajak Ridwan pada Tia.

__ADS_1


"Kenapa babang malah membela wanita itu? Abang ada hubungan apa sama ulet bulu itu hah?!" terjadi kesalahpahaman dalam penerimaan Tia.


"Mana aku membela? Aku cuma tidak mau, kau ribut dan membuang-buang energi menghadapi wanita itu." terang Ridwan lagi.


"Lepasiinnnn!!! Aku tahu babang membela dia kan?" kembali Tia yang sudah terbakar emosi jadi ngelantur.


"Gak akan aku lepassss.." belum selesai Ridwan berkata Tia malah menggigit tangan milik Ridwan.


"Aakhh, sakit yank!" protes Ridwan sambil mengusap tangannya yang di gigit.


"Are you okay Ridson?!" Natty yang melihat Ridwan kesakitan buru-buru menghapiri Ridwan.


"Don't touch me!" Ridwan menepis tangan Natty yang berusaha meraih tangannya.


Entah kekuatan darimana, tiba-tiba Tia menjambak rambut Natty yang tergerai dengan indahnya.


"Ouch, ouch, it's hurt, hurt. Rambutku ouchh.. Heh lepaskan rambutku wanita sia*lan!" Natty merasa kesakitan rambutnya di tarik oleh Tia.


"Gak akan gue lepasin, sembarangan loe manggil lakik orang! Mau jadi pelakor loe hah? Hadapi gue dulu!" Tia semakin keras menarik rambut milik Natty.

__ADS_1


Natty yang kesakitan dengan sekuat tenaga juga meraih rambut Tia, dan adegan-adegan jambak-jambakan terjadi di area lobby hotel mewah itu.


"Bang*sat elo yang ga tahu diri. Ridson bukan lakik loe tapi dia tu lakik gue!" Natty malah memprovokasi hingga membuat Tia semakin geram.


"Namanya Ridwan bang*sat! Jangan loe ganti seenaknya nama suami gue!"


"Enak aja nama dia adalah Ridson! Tahu apa loe tentang dia! Bocah kemarin sore!" ucap Natty yang masih memegang rambutnya Tia.


"Eh pelakor lu, dia suami gue tahu ga loe!" Tia semakin geram dan semakin kuat menarik rambutnya Natty.


"No, dia itu Ridson bukan Ridwan! Loe tu yang gak jelas bocah!" teriak Natty yang juga masih menjambak rambutnya Tia.


"Heh, orang tua, i fight for my way!!!!" Tia juga ikutan teriak.


Orang-orang yang ada disana bukan melerai malah asik melihat, menonton bahkan ada yang memvideokan adegan jambak-jambakan dua orang wanita itu.


Melihat itu Ridwan ingin memisahkan, bukan karena apa dia tak ingin istrinya kena malu.


Namun sebelum melerai dua wanita itu terlebih dahulu meneriaki nya.

__ADS_1


"STOOOOP JANGAN IKUT CAMPUR!" Ridwan terkejut dua wanita yang ada di depannya malah mengultimatum dirinya.


"Begini ya rasanya jadi rebutan." ucap Ridwan bangga dalam hati.


__ADS_2