
Ardi segera berpamitan pada Kinan dan meninggalkan apartemen.
Dewi dan Chelsea senyum-senyum menggoda Kinan.
"Ehem ... Ehem, siapa tuh cowok? Guanteng abis loh Kin? Pacar barumu ya .... Hehe," canda Dewi.
"Ih, bukanlah ... Udah aku bilang temen kantor. Tadi malam kita tahun baruan bareng dengan yang lain. Terus tadi dia nganter aku pulang. Udah gitu doang. Nggak ada yang istimewa,"
Kinan terpaksa sedikit berbohong karena belum ingin menceritakan tentang Ardi pada sahabat-sahabatnya itu.
"Kalian ada apa kesini? Bukannya kalian masih capek karena semalam begadang?" tanya Kinan.
"Kita memang pengen main kesini biar kamu juga nggak kesepian. Eh ... Tahunya malah udah punya temen, cowok lagi. Hahaha," saut Chelsea.
"Ih ... Kalian ini! Oiya, kalian menginap sini kan? Ayo kita siapkan tempat tidurnya. Aku pengen cepet-cepet tidur, besok harus berangkat kerja."
"Kamu kapan sih bisa cuti? Yuk kita liburan bareng ke pulau B," ajak Dewi.
"Aku sih mau-mau aja. Mungkin bulan depan baru bisa cuti. Yuk, kita agendakan aja," Kinan bersemangat karena merasa sudah lama sekali tidak liburan.
"Oke. Yuk tidur, aku juga capek," kata Chelsea merebahkan tubuhnya di tempat tidur.
__ADS_1
Besoknya saat di kantor, pekerjaan serasa menggunung tiada habisnya. Kinan sudah tidak sabar ingin cepat-cepat pulang karena sudah ditunggu Dewi dan Chelsea.
Mereka ingin jalan-jalan dan menikmati waktu bersama.
Tapi saat sore hari sebelum Kinan pulang, dia dipanggil Ardi.
"Pak Ardi memanggil saya? Ada apa ya Pak?" tanya Kinan saat sudah berada di ruangan Ardi.
"Malam ini aku jemput ke apartemen ya, aku ingin makan malam bersamamu," ajak Ardi.
"Aduh, maaf sekali Pak. Nanti malam saya sudah ada janji dengan Dewi dan Chelsea. Mereka kan rencana menginap di apartemen saya tiga hari ini jadi selama itu saya ingin menemani mereka," kata Kinan merasa tidak enak hati.
"Ya sudahlah, nggak apa-apa. Tapi besok weekend kamu jadi menginap di villa saya kan?" tanya Ardi lagi.
Akhirnya sore itu Kinan berjalan-jalan dengan sahabat-sahabatnya kemudian mereka makan malam bersama.
Weekend pun datang. Siang itu Kinan dijemput Ardi di apartemennya. Mereka berdua menuju villa milik Ardi.
Kemarin Dewi dan Chelsea sudah kembali ke kota S, tapi mereka sudah sepakat jika bulan depan akan berlibur bersama di pulau B.
Saat sudah sampai di villa, Kinan langsung berganti baju renang karena sudah lama sekali dia tidak berenang.
__ADS_1
"Semangat banget kamu berenangnya Kin," Ardi sampai gemas melihat Kinan.
"Hehe ... Iya nih. Segar banget rasanya. Ayo Kak, kita lomba renang," tantang Kinan.
"Oke ... Siapa takut!!!"
Dan sore itu menjadi saat yang menyenangkan bagi keduanya. Mereka bertukar cerita dan mulai belajar mengenal satu sama lain.
Kinan dan Ardi mulai membuka diri, menceritakan tentang diri juga keluarga dan teman mereka.
Saat itu Jimmy tidak terlihat karena Ardi tidak suka jika waktunya bersama Kinan terganggu dengan kehadiran orang lain.
"Kin, sudah sore. Ayo bersiap makan malam. Besok pagi kan kamu masih bisa berenang lagi," kata Ardi.
"Siap bos," canda Kinan.
"Dasar! Aku kan disini bukan bos kamu."
"Bagiku tetep aja tuh ... Hehe."
Kinan mandi di kamar yang dulu pernah dia tempati.
__ADS_1
Saat akan makan malam Ardi mengajak Kinan ke balkon villa. Disana Ardi sudah menyiapkan candle light dinner.
Wow ... Kak Ardi romantis juga padahal kita belum pacaran. Aduh ... Hatiku rasanya dag dig dug ... Gimana nggak meleleh kalau diperlakukan kayak gini???