
Seharian ini Kinan hanya bermalas-malasan di villa. Sore hari setelah bangun tidur, Kinan memutuskan untuk berjalan-jalan ke kebun teh.
Udara mulai dingin. Kinan duduk bersantai di rerumputan sekitar kebun teh.
Rasanya aku kok belum benar-benar percaya sudah berpacaran dengan Kak Ardi ya ... Aku belum yakin benar kalau cinta sama dia. Mungkin baru 50 % cintaku ke dia. Aku juga belum benar-benar percaya sama Kak Ardi. Kenal juga baru hampir empat bulan ini. Apa dia bisa setia sama aku ya?
"Hai Kin ... Kok melamun disini?" Ardi tiba-tiba berdiri di samping Kinan.
"Aduh Kak Ardi, mengagetkan aja sih ... Bikin jantungku hampir copot aja," kata Kinan sambil memegang dadanya.
"Kamu aja yang melamun. Mikirin apa sih?"
"Nggak mikirin apa-apa," Kinan malu mengatakan kalau sedang memikirkan Ardi.
"Ya sudah, ayo kembali ke villa. Aku sengaja pulang awal, kita kan malam ini harus kembali lagi ke kota."
"Memangnya kenapa?" tanya Kinan bingung.
"Ih ... Kamu ini! Memangnya besok kamu nggak masuk kerja lagi?" Ardi sampai gemas.
"Hehe iya iya ... Aku sampai lupa kalau besok kerja. Mungkin karena kelamaan libur," kata Kinan sambil tersenyum.
"Sudah, ayo pulang."
Ardi menggandeng tangan Kinan. Mereka berjalan kembali ke villa.
__ADS_1
Selesai makan malam, Kinan dan Ardi kembali ke kota.
Hari-hari dilewati Kinan dengan bahagia. Di kantor ataupun saat di diluar kantor, komunikasi dengan Ardi berjalan dengan baik.
Sampai saatnya Kinan mengambil cuti untuk berlibur di pulau B dengan Dewi dan Chelsea.
Kinan berangkat bersama Ardi.
Sesampainya di pulau B, Kinan dan Ardi dijemput Mama Kinan.
Mama sudah diberitahu Kinan melalui telpon bahwa Kinan akan mengenalkan pacarnya.
"Mama ... Kangen deh," teriak Kinan sambil memeluk Mama.
"Kinan sayang, anak Mama. Sudah lama nggak ketemu," Mama memeluk Kinan hangat.
"Selamat siang, panggil saja saya Tante Ratna. Ayo Mama antar ke villa. Kalian istirahat dulu. Nanti malam kita makan malam bersama ya," kata Mama masih sambil memeluk Kinan.
"Ma, Papa mana?" tanya Kinan sambil mencari keberadaan Papanya.
"Papa ada rapat penting jadi nanti malam baru bisa ketemu. Yuk ... Dewi dan Chelsea sudah sampai villa tadi," ajak mama.
Sesampainya di villa ...
"Halo Kin, kangen deh," Dewi dan Chelsea memeluk Kinan.
__ADS_1
"Kangen juga sama kalian. Oh iya ini Kak Ardi, masih ingat kan?"
"Ingat dong ... Halo Kak Ardi," sapa Dewi.
"Halo Kak, senang bertemu disini," saut Chelsea.
"Halo Dewi dan Chelsea, senang bertemu kalian," kata Ardi ramah.
Mama meninggalkan villa karena harus kembali ke kantor.
Selama di pulau B ini, Kinan memang akan tinggal di villa, tidak di rumah Papa Mama. Tapi kalau Ardi sudah kembali ke kota J, Kinan baru akan menginap di rumahnya.
"Kin, kamu istirahat dulu aja. Pasti capek," kata Ardi.
"Iya Kak. Aku mau tidur sebentar. Dewi, Chelsea ... Kalian nggak tidur?"
"Iya, kita istirahat dulu aja. Rasanya capek," kata Dewi.
Villa ini memiliki 5 kamar, jadi mereka bisa menempati kamar sendiri-sendiri.
Sore harinya, Kinan, Ardi, Dewi, dan Chelsea berenang di villa.
"Maaf ya Dewi, Chelsea ... Aku jadi ikut kalian berlibur. Tapi lusa aku sudah kembali kok," kata Ardi yang merasa tidak enak hati mengganggu acara liburan.
"Ah ... Nggak apa-apa kok Kak. Kita malah seneng jadi tambah ramai," kata Chelsea tulus.
__ADS_1
Sebelumnya Kinan sudah memberitahu Dewi dan Chelsea soal Ardi yang ikut liburan ini.
Dewi dan Chelsea malah senang karena melihat Kinan sudah dapat menjalin hubungan spesial.