Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku

Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku
JCPM bagian 19


__ADS_3

Wanita itu terus mengepalkan tangannya karena kesal melihat mereka berdua bersama


"Kenapa lo gak terima liat mereka.." ejek Kia sahabatnya


"Sialan lo bukannya bantuin gue.. kesal Renata melirik sebentar ke arah sahabatnya dan pergi meninggalkan Kia sendirian..


"hahahah....dasar ngambek kan.." ejek Kia, kemudian ia jalan mengikuti Renata ke kelasnya.


🍃🍃🍃


Jam istirahat siang telah berbunyi, banyak mahasiswa keluar kelas menuju kantin untuk sekedar mengisi perut. Seperti halnya dengan empat orang di kantin ini Salsa, Mita, Raka dan Nita, mereka sedang menyantap mi rebus buatan mang Ucup...


"wah... manteb mi rebus paket komplit nih..." sahut Raka sambil mengelap keringatnya di dahi


"hmmmmph.. nambah lagi Ka.. "Sahut Nita yang masih makan mienya kepedesan


Salsa dan Mita masih menyantap mie, mereka selalu kalau sedang makan tidak pernah mengobrol kecuali sudah selesai.


Tiba-tiba datang seorang wanita menghampiri meja mereka dan melihat ada es teh di meja ia langsung menyiram es tersebut tepat di wajah Salsa.


Byuuurrrrr....


Wajah dan baju depan Salsa basah seketika, teman-temannya pun juga terlonjak kaget. Salsa tak bisa menahan amarahnya ia langsung berdiri dan hendak ingin menamparnya, tetapi tangannya berhenti melayang di tahan oleh tangan wanita itu.

__ADS_1


"kenapa Lo berani nampar gue..." sungut Renata sambil menahan tangan Salsa


"Salsa marah ia punya cara lain untuk melampiaskan amarahnya dengan menarik rambut kencang Renata dengan tangan satunya.. Renata pun juga tak kalah ia ikut menarik rambut salsa dengan tangan satunya..mata mereka beradu tajam dan saling mengumpat.. teman-temannya Salsa ingin melerai tapi tak bisa.


Terjadilah mereka saling menjambak.. tak heran kantin jadi ricuh karena mereka


Dari jauh Tristan tak sengaja melihat kantin jadi ricuh, Ia melihat dua orang wanita sedang berkelahi..


"kaaaliiiiaaannnn.... berhenti.." Teriak Tristan dari jauh, mahasiswa lainya yang di kantin pada menengok asal suara. Dua orang gadis itu juga berhenti berkelahi karena ia mendengar asal suara.


Tristan pun menghampiri kedua wanita itu, ia kaget ternyata wanita itu Salsa dalam keadaan sudah acak-acakan akibat berkelahi..


"kaliaaaan ingat ini kampus...!! " tegas Tristan sambil melihat keduanya


"Kalian berdua saya peringatkan jangan ulangi lagi kejadian ini, apalagi ini di kampus saya tak segan-segan untuk mengeluarkan kalian berdua dari sini" gertak Tristan


Keduanya pun takut akan ancaman dari dosen itu, kemudian Renata pamit undur diri dan minta maaf, tangannya terulur ke hadapan Salsa..


"Gue minta maaf... ucap Renata malas sambil berjabat tangan


Salsa pun enggan untuk menerima maaf tetapi karena di tatap tajam oleh dosennya mau tak mau ia terima uluran tangan Renata..


Suasana kantin pun kembali tenang, mahasiswa lainnya sudah kembali ke kelas

__ADS_1


Tristan menghembuskan nafas kasar melihat keadaan Salsa sudah kacau berantakan..


"Kamu ikut ke ruangan saya.." panggil Tristan dan meninggalkan Salsa sendiri..


Salsa pun kembali sadar dari lamunannya dan menghembus nafas kasar mengikuti Tristan ke ruangan nya


🍃🍃🍃


Di ruangan, Tristan sudah duduk di kursinya, Ia merasa kasian melihat kondisi Salsa yang berantakan dengan baju agak basah..


"kenapa kamu berkelahi?? kamu tahu ini kampus" tanya Tristan intrograsi


"iyaa pak saya minta maaf.." jawab Salsa menundukkan kepala


"iya kenapa masalahnya..,,?" tanya nya lagi


"gak tau pak tiba-tiba kak Renata menyiram minuman tepat di wajah saya pak saat saya sedang makan.." jawab Salsa masih menunduk


Tristan pun kaget mendengarnya, ia beranjak dari kursi dan menghampiri gadis itu. Ia mencoba mengangkat dagu Salsa agar menatapinya. Ia menatap lekat mata gadis itu lama, tak terasa tangan Tristan tiba-tiba mengulur ke pipi Salsa, gadis itu pun hanya diam, entah apa yang ia pikirkan perasaan ia gemuruh.. tanpa sadar Tristan mengecup bibir ranum gadis itu..


Salsa pun kaget ia menatap nanar kepada Tristan dan akhirnya gadis itu pun jalan mundur perlahan dengan perasaan tak menentu, kemudian ia langsung keluar dengan melesat dan pintu ruangannya di tutup kencang


Braaakkkkk....

__ADS_1


Tristan hanya diam tak bisa menahan Salsa pergi, ia menyesal atas perbuatannya sendiri


__ADS_2