Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku

Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku
JCPM bagian 68


__ADS_3

Di sebuah ruangan mewah di dalam hotel nampak seorang pria tampan itu sedang bersenandung ria sambil menggunakan pakaiannya di walk- in closet. Pria itu menggunakan tuxedo suit hitam hingga menampakkan bahu yang lebar nan kokoh dan ia mengenakan dasi kupu-kupu juga di lehernya agar terlihat tampan dan gagah karena hari ini adalah hari spesial untuk dirinya.


Setelah selesai menggunakan pakaiannya, ia tak lupa bercermin kembali melihat tatanan rambutnya.


"Tampan..... " ucap pria itu dengan percaya diri sambil mengusap rambutnya agar terlihat rapi dan ia pun masih bersenandung ria.



Saat bercermin pria itu terkekeh geli dengan perubahan sikapnya selama kenal dengan Salsa, bagaimana tidak ia hari ini bahagia sekali bisa bersanding dengan gadis cantik muda seperti Salsa.


"Aku seperti mengalami mimpi atau puber kedua jantungku sangat berdebar kencang kalau berada di dekatnya.." batin pria itu tersenyum sendiri sembari memegang dadanya mengingat tempo hari ia bermalam bersama dengan gadis itu. Ia pun sampai berkhayal lagi berfantasi dengan calon istrinya nanti disini setelah ia mengucapkan janji suci nanti.


Pria itu terkekeh lagi hingga menggelengkan kepalanya untuk menghapus pikiran kotornya itu.


"Astaga.... Sabar lah Tristan tunggu sebentar lagi Salsa akan jadi milikmu.." gumam Pria itu tersenyum sendiri dengan kedua tangannya masuk ke dalam saku celana sembari masih bercermin untuk melihat penampilan.


Setelah merasa sudah rapi ia pun bergegas turun dari kamar hotel menuju basemen untuk menaiki mobilnya. Setelah sampai di basemen, pria itu langsung menyalakan mesin mobil dan melaju ke sebuah tempat yang ia tuju tak jauh dari hotel tersebut.


Bruuuuuuuuuum........


🍃🍃🍃


Sedangkan di tempat lain, gadis itu sedang bersiap diri akan dirias oleh penata rias di wardrobe room namun gadis itu nampak sedang murung dan malu-malu di hadapan para penata rias tersebut. Bagaimana tidak tubuh ia banyak jejak kemerahan dari Tristan yang belum hilang waktu tempo hari itu.


"Ahh sial kenapa waktu itu aku sampai lupa sih tak ingat sampai-sampai..??" batin gadis itu merutuki kebodohannya sambil memukul kepalanya pelan mau bagaimana lagi ia pasrah nasi sudah jadi bubur..


"Ayo kak mari kami dandani sekarang..." ajak perias itu dengan tersenyum tersipu malu karena melihat Salsa tubuh nya banyak bercak kemerahan


"Ah.. ta..tapi..." jawab gadis itu malu-malu dan gugup juga hingga ia membuyarkan lamunannya.


"Tidak apa kakak itu bisa kami poles dengan krim supaya tidak terlihat kok..." jelas perias itu dengan terkekeh geli


"Eh..Ba. baiklah..." gugup Salsa


Salsa pun hanya pasrah akan di dandani oleh perias itu, ia harus menahan malu di hadapan mereka nanti


Para perias yang lain pada terkekeh melihat sikap Salsa, kemudian dengan segera mereka langsung merias gadis itu dengan profesional.


🍃🍃🍃


Kini Salsa telah selesai di make up dan hanya tinggal menunggu di panggil saja untuk keluar, gadis itu nampak sangat cantik dengan gaun putih pendeknya dengan potongan V di area dada dan rambut gelombangnya, sengaja ia minta di gerai dan hanya diberi bando bunga saja agar terlihat tampak manis.


"Jangan gugup ya nak... rileks semua akan baik-baik saja " ujar Sarah ibunda Salsa sambil merangkul menenangkan anaknya yang nampak gelisah.


"ibu....." gumam Salsa sembari menahan tangan ibunya


"Sudah lah nak.. ini pilihan mu kamu pasti bahagia nak... ayo itu sudah di panggil nama kamu... " ajak Sarah sembari menggandeng anaknya kerena mendengar suara pembawa acara dari kejauhan memanggil Salsa


Salsa pun hanya pasrah dan menghela nafas panjang ia di temani oleh ibunya jalan menuju sebuah Altar.


🍃🍃🍃


Tak ..tak...tak...


Bunyi suara sepatu high heels Salsa menggema di sebuah karpet merah menuju Altar semua orang menyambut kedatangan pengantin tersebut, bahkan banyak yang terpukau dengan penampilan Salsa yang sangat cantik dan manis.


Sedangkan pria itu nampak gugup sedari tadi di tempat Altar, ditambah ia menatap tak percaya akan kecantikan Salsa hari ini hingga jantung pria itu berdebar kencang ketika Salsa telah jalan mendekati dirinya..


Tak...Tak...Tak..


Salsa pun telah sampai di hadapan Tristan.


Pria itu mencoba rileks dan menghela nafas panjang ketika calon istrinya sudah berada di hadapannya


"Hai...." panggil Tristan pelan


Salsa pun sengaja pura-pura membuang pandangannya pada Tristan karena ia kesal waktu tempo hari itu

__ADS_1


"Hei apa kau sedang marah padaku..?? " tanya Tristan pelan mendekati wajah Salsa dengan dekat


Salsa pun tetap diam ia tidak mau menjawab dan terus membuang pandangannya ke samping.


"Ehemmmm... " gumam pendeta itu tiba-tiba datang menghampiri mereka hingga Tristan merasa malu, ia pun kembali ke posisi berdiri di tempat tadi


"Kalian bisa melakukannya nanti saja setelah kalian melakukan janji suci ini terlebih dahulu.. " ucap pendeta itu pelan pada kedua mempelai


Tristan dan Salsa pun tersenyum tersipu malu mendengar ucapan pendeta tadi, keduanya akhirnya menatap bersama dan Tristan menggenggam tangan Salsa merasa gadis itu sudah baikan.



"Baiklah acara akan dimulai silahkan untuk mempelai pria mengangkat tangannya untuk memulai ikrar.." pinta pendeta


Tristan pun menuruti perintah pendeta untuk menjalani prosesi ikrar tersebut


🍃🍃🍃


Setelah keduanya mengucapkan sumpah pernikahan akhirnya mereka berciuman, Tristan yang paling semangat memberikan ciuman pada Salsa hingga pria itu tangan satunya menahan pinggang Salsa yang sudah jadi istrinya. Salsa pun hanya pasrah ia tak mungkin menolak ciuman paksa dari Tristan yang ada ia nanti malu dilihat banyak orang. Ia pun mengalungkan tangannya pada leher Tristan untuk mengimbangi ciuman dari pria itu hingga semua tamu yang melihat melongo kedua pengantin itu sangat mesra sekali, mereka pun heboh bertepuk tangan melihat kedua pengantin itu.


"Waaaaaah......"


Prok...Prok....Prok...


Keduanya pun melepas pagutannya serasa mereka sudah cukup lama berciuman untuk melepas rindu dan akhirnya mereka menatap bersama.



Semua tamu bertepuk tangan Salsa dan Tristan telah melepas ciumannya. Mereka melihat kedua mempelai tersebut terlihat sangat bahagia dan akhirnya para tamu pun datang berhamburan mengucapkan selamat atas pernikahannya pada kedua mempelai itu.


Rita selaku ibunda Tristan datang menghampiri Salsa dan memeluk wanita itu


"Maafkan mama ya nak.. Sekarang mama merestui hubungan kalian. mama tidak akan memaksa hubungan kalian lagi, mama tahun kalian itu sangat saling mencintai. Mama tidak akan menghalangi cinta kalian. "Ujar Rita sembari mengelus bahu punggung Salsa di pelukannya


Salsa melonggarkan pelukan dari Rita dan menatap ibundanya Tristan


Rita yang mendengarnya pun tersenyum senang, ia menoleh ke arah Tristan


"Terima kasi ya mah..." balas Tristan dengan tersenyum


Rita hanya mengangguk, ia kembali menatap Salsa dan mengusap rambut gadis itu


"Terima kasih ya nak..."


"Sama -sama tante.." jawab Salsa dengan tersenyum


🍃🍃🍃


Malam harinya prosesi perayaan pernikahan dilakukan konsep kedua outdoor berada di hotel mewah. Ini adalah permintaan dari orang tua Tristan


Pihak keluarga Tristan meminta Tamu undangannya kali ini hanya untuk dua keluarga saja dari dua mempelai.


Semua tamu disana sangat menikmati acara malam ini, ada yang sedang menikmati jamuan makan malam, berdansa bahkan ada yang menyanyi di atas panggung untuk memeriahkan acara pernikahan tersebut


Sedangkan di tempat lain, Tristan dan Salsa sedang menikmati dansa di sudut tempat tesebut dan hanya di temani alunan musik syahdu yang membuat mereka terbawa suasana untuk berdansa.


🎵 It's You - Ost. While You Were Sleeping 🎵



Tiba-tiba Tristan mendekati telinga Salsa untuk menyampaikan sesuatu.


"Terima kasih kamu sudah mau menjadi pendamping hidupku.. dan terima kasih juga kamu sudah mencintaiku...Salsa I love you.." bisik Tristan lembut ditelinga Salsa



Salsa yang mendengar tersenyum dengar kata kata Tristan tadi dan Salsa juga membalas bisikan Tristan.

__ADS_1


"Aku juga mencintaimu... suamiku.." bisik Salsa dan di akhiri dengan Salsa mengecup pipi Tristan


Tristan pun melonggarkan pelukannya, ia menatap tak percaya pada sikap istrinya tadi dan tiba-tiba pria itu ingin mencium Istrinya sekarang juga.


"Eits...." Salsa terkekeh hingga menahan dada Tristan


"Akhh... kau kenapa aku kan ingin menciummu sayang... " rengek Tristan seperti anak kecil


"Nanti saja... " jawab Salsa dengan tersipu malu


"Benarkah....terima kasih sayangku ..??" balas Tristan sambil memeluk salsa dengan erat.


Para tamu dan kedua mempelai pada berfoto ria untuk mengabadikan momen bahagia itu.


Kini Salsa telah mendapatkan kebahagian sejati bersama Tristan suaminya, setelah selama ini ia mendapatkan cobaan dalam hidupnya karena banyak pilihan pria yang mendekatinya waktu itu hingga ia mengalami trauma enggan dekat dengan pria lain agar tak melukai perasaan mereka lagi


🍃🍃🍃


Acara pernikahan telah usai, malam pun sudah mulai larut kedua pengantin baru itu sedang jalan masuk menuju kamar hotel itu.


Ceklek....Titut..Titut ..


Keduanya masuk bersamaan kedalam kamar.


"Kak Tristan aku mau bersih bersih dulu yah badan ku terasa sangat lengket.." pamit Salsa ingin ke toilet sambil menundukkan kepalanya namun Tristan mencekal pergelangan tangan Salsa hingga ia sengaja menjatuhkan diri di atas kasur bersama Salsa.


"Arghhhh...kak Tristan..." teriak Salsa tersentak kaget dan menoleh wajah Tristan. Ia sudah berada di atas tubuh pria itu


"Kau tadi sudah berjanji kan akan mencium ku.." bisik Tristan dengan menggoda


"Ta..tapi..." gugup Salsa hingga salah tingkah



Tanpa aba-aba lagi Tristan pun membalikkan tubuh Salsa, ia mengungkung tubuh istrinya dan menciumi wajah Salsa bekali-kali..


Cup...cup... cup...cup... cup


"Arghhhh..." gumam Salsa


"Ku mohon sayangg.....?? pinta Tristan memohon, pria itu matanya sudah berkabut ingin meminta lebih pada istrinya


Salsa pun hanya mengangguk menyetujui, ia kasian melihat suaminya seperti menahan sesuatu.


"Terima kasih sayangku... "racau Tristan yang sudah membuka kemeja nya ke sembarang arah ia mulai melancarkan aksinya mencumbui istri nya dileher dan belahan bukit kembar yang mencuat di atas gaun istrinya.


"Arghhhhhhhh....kak Tristan..." desah Salsa dengan menjambak rambut Tristan


"Tubuh mu wangi sekali sayang hingga membuat ku ingin menciumi mu terus.." racau Tristan dengan membisikkan ke telinga Salsa


Salsa pun matanya sudah mulai berkabut karena perbuatan Tristan


Tristan senang Salsa sudah mulai terhanyut akan permainannya, Ia mulai melucuti gaun Salsa yang menampakkan tubuh istrinya itu sangat sexy. Tristan pun melancarkan aksinya ia mencumbui tubuh Istrinya lagi hingga suara lenguhan Salsa menggema di kamar itu...


"Aaarghhh.....kakkk...." lenguh Salsa yang terus menjambak Tristan


Tristan sangat menikmati tubuh Salsa yang indah dan wangi, ia terus melancarkan aksinya menyetubuhi istrinya


Hingga mereka pun akhirnya melakukan penyatuan bersama di dalam kamar tersebut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa kakak klik tombol vote ,hadiah dan bintang nya biar author semangat cari ide-ide buat ceritanya....


Silahkan beri kritik atau sarannya juga yah, jujur author baru pertama kali loh buat novel inih.. mohon dukungan nya yaa kakak-kakakku


terima kasih 🥰💞

__ADS_1


__ADS_2