Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku

Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku
JCPM bagian 63


__ADS_3

Malam yang di nantikan oleh pria itu pun telah tiba. Sekarang pria tampan itu telah bersiap diri dengan memakai pakaian formal tuxedo hitamnya di tambah dengan dasi kupu-kupu yang ia kenakan, sehingga membuat pria itu terlihat tampak gagah dan tampan. Ia hari ini akan menghadiri acara jamuan makan malam, yang acara itu ia buat sendiri untuk menyambut keberhasilan usaha bisnisnya. Malam ini ia akan menjemput gadis yang ia mulai sukai setahun terakhir ini untuk menemani acara jamuan makan malam tersebut.


"Wah aku tak sabar melihat Salsa memakai gaun itu pasti sangat cantik sekali kalau ia yang pakai.." gumam pria itu saat sudah duduk di kursi kemudi, ia sambil membayangi Salsa memakai gaun pemberiannya. Kemarin setelah makan siang pria itu telah membelikan gaun untuk Salsa di butik untuk di pakainya acara malam ini. Pria Itu terus saja membayangi Salsa hingga pikiran ia sampai berfantasi bersama gadis itu.


"Astaga.. Astaga... tidak tidak tidak..!! baru pertama kali aku memiliki gadis secantik seperti dia sampai aku punya pikiran macam kotor seperti itu Hah..."gumam pria itu sembari mengusap wajahnya dengan kasar menggunakan kedua tangan, untuk membuyarkan lamunannya tadi.


Pria itu pun langsung mengambil botol minuman di dalam laci dashboard yang biasa ia simpan dan langsung menegak minumannya hingga tandas.


Glek..glek...glek...


"Hah... Salsaa salsa... " gumam pria itu sembari menggeleng-gelengkan kepalanya dan menghela nafasnya dengan panjang.


Setelah ia merasa sedikit tenang ia pun menyalakan mesin mobil dan melaju dengan cepat menuju ke rumah Salsa.


Brummmmmmmm....


🍃🍃🍃


Sedangkan di tempat lain, di sebuah sudut kamar sederhana. Gadis cantik itu sedang memandang dirinya di hadapan cermin. Ia menatap dirinya tak percaya akan kecantikannya malam ini..


"Wah aku tak menyangka secantik ini tapi gaun ini apa tidak terlalu kurang bahan..." gumam gadis itu sembari memutar balikkan tubuhnya. Gadis itu sekarang memakai gaun putih panjang berlengan pendek dengan potongan V di area dada dan bahu, sehingga membuat tubuh ia sedikit terbuka


"Kak Rayyan ih....."gumam Salsa berdecak sebal melihat baju yang ia kenakan. Ia pun mencoba menggeraikan rambut yang tadi ia ikat kuda, agar menutupi bahu putih mulusnya yang terlihat jelas. Sambil mematut diri di hadapan cermin, tiba-tiba ia diam termenung sendiri. Ia mengingat kembali dua pria yang pernah hadir di hati gadis itu.



"Pak Tristan ...Kak Adit kalian... " gumam gadis itu lirih yang tak terasa matanya telah berkaca-kaca karena mengingat kembali. Ia melihat penampilannya sendiri sama persis mengingat satu tahun yang lalu saat Salsa datang menghadiri acara ulang tahun Aditya. Dari situ lah cinta diantara mereka tumbuh bersama.


Air mata gadis itu pun jatuh seketika


Hiks...


"Kak Adit semoga kau tenang disana kak....Hiks.. pak Tristan semoga kau baik-baik saja di sana maafkan aku...Hiks.." batin gadis itu sedih dengan menatap cermin dihadapannya. Tiba-tiba terdengar suaran klakson mobil Rayyan telah datang


Tin....


"Ahh.. " gumam gadis itu kaget mendengar suara klakson mobil Rayyan datang. Kemudian ia dengan segera menyeka air mata yang turun di pipinya menggunakan tissue dari meja rias dan memoles bedak tipis sedikit dan lip tint agar tak terlihat sembab dan pucat.


Setelah selesai berdandan, gadis itu pun berlari kecil keluar kamar sembari membawa tas kecil di tangannya menuju pintu depan.


Ceklek....


Pintu rumah telah dibuka, Rayyan melihat gadis cantik dihadapannya dengan mata tak berkedip. Gadis itu memakai gaun putih panjang pemberian darinya, gaun cantik dengan potongan V di area dada sehingga terlihat sedikit benjolan buah dada milik gadis itu yang membuat penampilan Salsa sangat cantik malam ini. Ia pun pangling dengan penampilan gadis itu yang terlihat beda dengan penampilan sehari-hari yang sering ia lihat biasanya.



Glek...


Rayyan pun menelan salivanya sendiri.


"Kak ..halo ..." panggil Salsa sembari melambaikan tangan nya di hadapan Rayyan.


"Hah...maaf aku terpesona malam ini kau cantik sekali Sa.." jawab Rayyan dengan tersipu malu


Salsa pun hanya menautkan kedua alisnya ke atas.


"Ah tidak-tidak ayo kita jalan Sa keburu acara sudah di mulai.."ucap Rayyan sembari menarik pergelangan tangan Salsa menuju ke dalam mobil

__ADS_1


Tangan Salsa yang di tarik pelan oleh Rayyan pun ia hanya pasrah mengikutinya


Mobil melaju dengan cepat menuju ke kota C, beruntung perjalanan dari kota B menuju kota C tidak terlalu jauh hanya menempuh perjalanan 1 jam saja.


Di dalam mobil nampak hening


"Kau kenapa Sa tidak biasanya diam..?" tanya Rayyan dengan melihat gadis itu melalui spion mobil, gadis itu sedang memandang pemandangan jalan di balik jendela mobil.


"Tidak kak aku tidak apa-apa.." dusta Salsa sembari tersenyum ke arah Rayyan. Ia mencoba untuk tidak terlibat murung lagi.


"Sungguh..." tanya Rayyan


"Hmmmmm.. "gumam gadis itu mengangguk tersenyum


"Baiklah aku akan menyetel lagu saja biar kau tak bosan.." pinta Rayyan sembari menyalakan musik di dalam mobil


Salsa pun hanya tersenyum.


🎵 Beautiful - Crush Ost. Goblin 🎵


🍃🍃🍃


Ckiiiiiiiitttttt..


Mobil hitam milik Rayyan telah sampai di hotel berbintang di kota C. Rayyan dengan segera keluar pintu mobil dan membukakan pintu untuk Salsa.


Ceklek....


"Ayo Sa... kau jangan lupa rangkul tangan ku.." pinta Rayyan


"Hmm..." Salsa pun menerima uluran tangan dari Rayyan. Mereka berdua akhirnya masuk bersama-sama menyapa para kolega


"Wah cantik sekali apakah dia kekasihnya Tuan Rayyan... " bisik-bisik para tamu.


Rayyan yang mendengar bisik-bisik tamu sekitar, ia pun merasa bangga dekat dengan Salsa di sampingnya.


"Kak aku sungguh malu banyak yang melihat ku kak.. " bisik Salsa


"Itu karena kau sangat cantik sekali malam ini Sa... "bisik Rayyan membalasnya


"Kau duduk disini saja ya Sa.. aku akan mengambilkan minuman untuk mu.. sebentar lagi acara akan di mulai.." pinta Rayyan ketika sudah sampai di kursi khusus untuk dirinya dan Salsa


"Hmmm.." Salsa pun duduk, ia melihat tamu di sekitar banyak pengusaha masih muda dan sukses. Tiba-tiba mata ia tak sengaja melihat kedatangan Tristan yang baru saja keluar dari mobil bersama sekretarisnya.


"Tuan kau duduk di sebelah sana saja.. biar saya yang akan mengambil minuman untuk anda.."pinta kevin


"Baiklah... " Tristan pun jalan melewati gadis yang selama ini ia cari dan duduk tak jauh dari gadis itu.


Deg


Jantung gadis itu pun berdebar kencang melihat tristan melewati dirinya hingga ia sengaja membuang pandangan ke bawah hingga rambutnya jatuh menutupi setengah wajahnya agar tak terlihat dirinya..


Tristan pun terus saja melewati kursi tamu itu, ia tak menyadari saja bahwa gadis selama ia cari berada di dekat kursinya.


Tristan pun telah duduk di kursi membelakangi kursi Salsa.


Seketika jantung gadis itu semakin berdebar kencang dan rambutnya masih menutupi setengah di wajahnya.

__ADS_1


"Astaga aku tak tahu kalau dia juga pengusaha..." batin gadis itu sembari memegang dadanya.


"Sa.. ini minuman mu..." panggil Rayyan membuyarkan lamunan Salsa.


"Ahh.. ka terima kasih..!!" ucap Salsa dengan kaget, kemudian ia merapikan kembali tatanan rambutnya


"Kau kenapa seperti terlihat tegang..??" tanya Rayyan penasaran


"Ahh tidak kak tidak..tidak.." balas Salsa terlihat gugup


"Baiklah untuk semua hadirin yang datang kami persilahkan Tuan presdir kita dari Aditama Grup ialah Tuan Rayyan Aditama putra untuk menaiki podium menyambut keberhasilan prestasi kinerja bisnis besarnya...." ucap MC sembari tepuk tangan mengajak penonton


Prok...Prok...Prok....


"Sa..ayo kita naik acara sudah di mulai..." pinta Rayyan sembari menengadahkan tangan di hadapan Salsa


"Tapi kak aku.... ahhh..." belum selesai Salsa bicara Rayyan sudah mengandeng tangan Salsa jalan menuju podium.


Tristan yang melihat Rayyan teman kampus nya dulu, jalan membawa seorang wanita ke atas podium saja ia tak percaya


"Tumben tak biasanya ia membawa wanita di acara seperti ini.." batin Tristan


"Kak Rayyan...kau ini.." ucap Salsa berdecak sebal melihat tangannya ditarik oleh Rayyan


"Kamu tidak usah gugup Sa.. kau hanya tersenyum saja menyapa tamu kolega.."bisik Rayyan sembari menuntun tangan Salsa untuk merangkul tangannya


Salsa pun pasrah apa yang akan terjadi nanti.. karena ia telah sampai di atas podium


"Persiapkan dirimu.." bisik Rayyan lagi.."


Salsa pun tak menjawab ia tahu apa yang harus ia lakukan.


"Baiklah Tuan presdir Rayyan di persilahkan..." ucap MC tersebut memberikan mic pada Rayyan


Rayyan pun akhirnya memberikan salam sambutan acara kepada para tamu dan di temani dengan Salsa di atas podium




Prok....Prok ...Prok.....


Tepuk tangan pun meriah oleh seluruh tamu hingga menggema area ballroom tersebut.


Deg


Sedangkan pria yang tadinya duduk tiba-tiba ia langsung berdiri melihat tak percaya ada Salsa yang ia cari selama ini telah berada di atas podium sembari menyapa para tamu bersama Rayyan. Jantung pria itu pun berdebar kencang dengan nafas sangat memburu gadis itu bersama pria lain.



"Salsa....!!" batin Tristan sembari mengepal kuat tangannya dan mata menatap tajam lurus kedepan


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa kakak klik tombol vote ,hadiah dan bintang nya biar author semangat cari ide-ide buat ceritanya....


Silahkan beri kritik atau sarannya juga yah, jujur author baru pertama kali loh buat novel inih.. mohon dukungan nya yaa kakak-kakakku

__ADS_1


terima kasih 🥰💞


__ADS_2