
Tautan bibir mereka pun terlepas seketika karena mendengar suara bel apartemen berbunyi. Salsa yang sudah tersadar akal sehatnya, Ia pun berlangsung mundur perlahan dari hadapan Tristan. Ia begitu merutuki kebodohan dirinya sendiri yang telah terbuai oleh perasaan yang Tristan lakukan, Ia mengingat Aditya lah yang sekarang sudah menjadi kekasihnya.
Gadis itu pun langsung pergi tanpa pamit dengan pria itu, ia langsung menyambar tas yang berada di sofa tadi dan langsung membuka pintu.
Kreeeeeeggg......
Pintu apartemen telah terbuka, Salsa tersentak kaget hingga membulatkan bola matanya. Ia merasa bersalah dengan perempuan di hadapannya.
Sedangkan wanita itu tatapannya menghunus tajam menatap Salsa. Ia benar-benar sangat murka karena gadis itu sudah berani datang ke apartemen Tristan sendirian.
"Cih dasar kau benar-benar wanita penggoda..." sindir wanita itu geram dengan mata menatap tajam.
Salsa yang melihatnya pun ikut takut, ia sudah tidak punya nyali lagi karena merasa bersalah dengan wanita itu. Tanpa basa basi ia pun langsung keluar menerobos melawati wanita itu
"Sialaaaaaan kau.... gadis itu sudah berani bermain jauh dan tak tahu malu lagi...lihat saja nanti kau.." gerutu Bela yang menoleh kebelakang sambil mengepal kuat tangannya.
Wanita itu pun langsung masuk kedalam menemui Tristan. Ia akan memikirkannya nanti membalas gadis itu.
🍃🍃🍃
Sedangkan di tempat lain Salsa sudah menaiki bis umum menuju pulang ke rumahnya. Ia pun menghembuskan nafasnya dengan kasar setelah mendapatkan duduk di kursi bis. beruntung bis itu sangat sepi ia bisa melampiaskan perasaannya disana.
Ia duduk sendiri termenung memikirkan kejadian tadi dengan Tristan dan wanita tadi.
"hah.... aku jadi wanita jahat sekali sudah mempermainkan perasaan dua laki-laki.. dan sekarang apa wanita tadi menyangkal aku wanita penggoda, hah.. asal kau tahu aku itu bukan penggoda.. gumam Salsa tak terima, sambil menunjuk dadanya sendiri.
__ADS_1
"Pasangan anda lah yang terus mendekatiku tapi aku pun juga salah ikut terbuai oleh perasaan dengan dia.. bagaimana kalau aku berada di posisi wanita tadi ??" batin Salsa menyesal dengan menepuk dadanya pelan, tak terasa air matanya pun berkaca-kaca.
hah... rasanya aku ingin sekali lari meninggalkan semua beban ini Tuhan..." Salsa pun menangis dalam hati hingga sesenggukan
Tak jauh dari bis yang di naiki oleh gadis itu nampak sebuah mobil hitam yang setia terus mengikutinya.
"Aku melihat mu seperti murung ada apa kamu Sa... " gumam Pria itu penasaran melihat gadis itu dari kejauhan. Ia pun terus mengikuti bis itu dengan mobilnya.
🍃🍃🍃
Sedangkan di tempat lain, Tristan hanya diam ia enggan beranjak dari tempat itu, ia masih merasakan gadis itu berada disini..
"Walaupun dirimu telah menolak cinta yang kuberikan, entah kenapa rasa cinta ini tidak mau pergi dariku Sa..kenapa aku sulit sekali melepaskan kamu..." batin Tristan dengan menatap kosong ke depan.
"Ckkk... Astaga kau hanya karena gadis sialan itu, kenapa sikap mu seperti orang bodoh Tristan .." batin Bela berdecak kesal
Sialan benar-benar gadis tengik itu sudah meracuni otak Tristan.." batin Bela marah sampai ke ubun-ubun.
Bela pun pergi menuju ke ruangan yang jauh dari pendengaran Tristan karena ia ingin menelepon seseorang.
Bela :
"Halo tolong kau carikan informasi data identitas gadis bernama Salsa juga rekaman cctv di apartemen Tristan sekarang juga.." ucap Bela spontan
Baik nona.. balas pesuruh itu
Sambungan telepon pun di matikan oleh wanita itu dengan mata menyorot tajam ke depan.
__ADS_1
"Dasar gadis tengik itu tidak akan kubiarkan kau merebut Tristan dariku.." gumam Bela sambil mencengkram kan ponsel nya dengan erat
🍃🍃🍃
Bis telah sampai pada tempat yang dituju tak jauh dari rumah gadis itu. Salsa pun turun dari bis tersebut. Kemudian ia pun jalan kaki menuju rumahnya dalam keadaan diam dan termenung sendiri.
Di dalam mobil hitam itu nampak seorang pria tampan yang terus mengikutinya. melihat gadis itu sangat murung ia pun tak tega berlama-lama menahannya tidak bertemu, ia pun segara memutar kemudinya mengarah ke hadapan Salsa.
Ckiiiiiiiitttttt.......
Salsa pun tersentak kaget melihat ada mobil di depannya.
Pria itu pun langsung membuka pintu mobil dan langsung memeluk erat Salsa
"Kak Adit bisa kau lepaskan aku.. aku masih ingin sendiri kak tanpa menjalin hubungan apa-apa...
Lebih baik kakak bisa cari perempuan yang lain saja, aku yakin pasti kakak bisa karena kau orang baik.. " ucap Salsa datar tanpa membalas pelukan dari pria itu.
Deg......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa kakak klik tombol vote ,hadiah dan bintang nya biar author semangat cari ide-ide buat ceritanya....
Silahkan beri kritik atau sarannya juga yah, jujur author baru pertama kali loh buat novel inih.. mohon dukungan nya yaa kakak-kakakku
terima kasih 🥰💞
__ADS_1