Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku

Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku
JCPM bagian 47


__ADS_3

Terik panas masih menyengat walaupun waktu sudah menjelang sore hari. Aditya sengaja mengajak Salsa jalan-jalan keliling taman dekat kampus. Ia tahu kalau gadisnya itu pasti masih syok dengan kejadian tadi di kantin.


"Salsa apa kau baik-baik saja..?? tanya Aditya hati-hati. Pria itu takut jika gadisnya itu kembali berubah mood karena dirinya..


"Aku baik kak.." balas Salsa singkat


"Aku melihat kamu seperti murung.. apa yang kau pikirkan? apa kamu menyesal dengan keputusan mu tadi? tanya Aditya lagi hati-hati


"Tidak kak.. "dusta Salsa dengan menoleh ke arah Aditya


"Aku tidak menyesal.. " senyum Salsa palsu meyakinkan pada Aditya


"Maafkan aku pak Tristan, aku sudah menentukan pilihan ku sendiri aku tidak ingin kau terus berharap, hingga muncul masalah terus menerus datang hanya karena aku.. semoga saja kau mendapatkan wanita yang lebih baik daripada diriku ini.. " batin Salsa berat hati tak terasa mata ia pun sedikit berkaca-kaca saat jalan bersama Aditya..


"Terima kasih sayang aku bahagia sekali mendengarnya" ucap Aditya dengan mencium punggung tangan kiri Salsa yang ia tautkan jarinya saat jalan bersama gadis itu.


Salsa pun mengedip-ngedipkan kan matanya agar tak terlihat merah mendengar pujian dari Aditya, ia menoleh dan tersenyum pada pria itu dan merasa tersentuh hatinya jika pria itu sangat mencintai dirinya..


"Aku akan belajar mencintai kamu lagi kak..." batin Salsa tersenyum pada Aditya


"Bagaimana dengan kuliah kamu..?apa kamu ingin pindah kampus..? aku tahu kamu pasti malu karena kejadian tadi..? nanti akan aku bantu sayang biar kamu lebih nyaman kuliahnya.." pinta Aditya


"Tidak perlu sampai segitunya kak... aku akan mencoba untuk tidak mendengar omongan buruk dari orang-orang saja kak..lagi pula kalau pindah kampus pun aku juga sudah malas berinteraksi dengan orang baru lagi.." jelas Salsa


"Good girl... aku suka kamu sudah mulai percaya diri kembali..aku yakin kamu tidak seperti itu kok.. walaupun mereka hanya menyangkal kamu buruk padahal mereka tidak tahu sebenarnya.. " ujar Aditya sambil mengacak rambut Salsa dengan gemas.


"Dan...aku tahu kau ini kan tipikal pribadi yang introvert hahahah.. " goda Aditya


"Kak Adit ahh kau ini bisa saja.." ucap Salsa dengan cemberut sambil mencubit lengan kokoh Aditya


Aditya tertawa senang melihatnya, ia sengaja membuat gadis itu agar tidak terlihat murung dan mereka pun akhirnya jalan bersama-sama menikmati senja di taman.


🍃🍃🍃


Alunan musik melow menghiasai seluruh ruangan lounge bar ini, seakan mewakili perasaan yang di alami oleh pria tampan itu. Lantunan iramanya yang menyampaikan perasaan sedih dan amat kesepian.


🎵🎵 Still Here (Ost. Thirty Nine)🎵🎵



Hahh... " pria itu sedang minum alkohol dengan kepala menengadah ke atas. Ia sedang termenung memikirkan hal kejadian siang tadi..


"Hah..hah.hah..hah... " tawa sumbang pria itu

__ADS_1


"Baru kusadari cintaku hanya bertepuk sebelah tangan.. " racau pria itu sambil menenggak minuman nya kembali.


Tak...... (bunyi gelas simpan di meja bar)


"Aku mencintai mu dengan segenap hatiku tetapi kau membagikan perasaanmu dengan orang lain" batin Tristan tersenyum miring.


"Keberadaan mu itu masih tetap disini.." racau pria itu dengan menunjukan dadanya sendiri


"Ini sungguh sangat menyakitkan.. bahkan aku mencoba untuk melupakan mu saja... tapi sangat menyakitkan ?? betapa sulitnya bayang-bayang mu ini hilang dalam otakku Sa.... " racau Pria itu kembali


"Suatu hari nanti, kau akan ingat kepada ku dan betapa besarnya aku mencintaimu, lalu kau akan menyesal karena sudah melepaskan ku.." tawa pria itu terlihat sumbang sambil menenggak minumannya kembali.


🍃🍃🍃


Sore menjelang malam pun telah tiba nampak dua sejoli itu habis makan malam di restoran dekat taman. Mereka pun jalan-jalan sembari menghirup udara sejuk di malam hari dan akhirnya mereka duduk di kursi taman di bawah terangnya temaram lampu taman.



"Kau tau Sa..." ucap Pria itu dan menghela nafas panjang


"Hmmm sejak pertama kali aku berjumpa dengan mu, aku seperti menemukan kebahagiaan bagiku sendiri.." ucap pria itu sedikit gugup



"Kau ingat Sa sejak pertama kali aku bertemu dengan mu.." ucap pria itu lagi


"hmm" Salsa pun hanya menautkan kedua alisnya ke atas.


"Sebelum aku bertemu dengan mu aku tidak pernah merasakan bagaimana rasanya tersenyum tanpa alasan...Sekarang kamu sudah disini, aku berpikir seluruh hidupku akan jatuh padamu...Kamu telah menggantikan mimpi buruk ku dengan mimpi indah dan ketakutanku dengan cinta...ujar pria itu tersenyum manis dengan menatap gadis itu dari dekat..



Salsa pun hanya diam membalas tatapan dari prja itu


"Terima kasih untuk segalanya selama ini.. maukah kau menemaniku untuk seterusnya.. ucap pria itu dengan tersenyum tulus dan menatap lekat mata Salsa


"Apakah Kak Adit sedang melamarku..." tanya heran Salsa


"Hmmm.." Aditya pun mengangguk serius


"Aku sudah menunggu mu cukup lama untuk mengatakan momen ini, karena ku yakin kau lah gadis yang menemani ku sampai akhir hayat ku nanti...sekarang tinggal dirimu apakah kau sudah siap menerimanya..." tanya Pria itu dengan memegang pergelangan tangan Salsa dan menatap gadis itu penuh harap.


Salsa pun terenyuh hatinya, ia melihat adanya ketulusan hati pada pria itu.

__ADS_1


"Iyaa aku bersedia..." balas Salsa dengan senyum manisnya


Aditya pun tersenyum bahagia, ia mengambil cincin dari balik saku jaket nya yang ia simpan.


"Aku sayang kamu.." ucap Aditya dengan menyematkan cincin pada Salsa


Salsa pun tersenyum bahagia melihat jari manisnya di sematkan cincin begitu cantik dari kekasihnya.



Kemudian Aditya pun meraih tengkuk leher Salsa dan mencium bibir ranum itu dengan lembut.


Cup


"Terima kasih kau sudah membuat ku bahagia.. " ucap Aditya terharu dan masih merangkup pipi gadis itu dengan kedua tangannya.


Salsa pun tersenyum melihat kekasihnya itu begitu bahagia


Hening


Mereka masih saling menatap, dengan tangan Aditya yang masih merangkup pipi Salsa.


"Hmm Kak Adit bagaimana dengan kakakmu..?? Apakah Kak Adit mau meminta restu padanya sebelum kita menikah..?? aku tidak mau hubungan mu dengan pak Tristan tidak baik..." tanya Salsa memohon


"Baiklah kalau kau maunya begitu aku siap.. asalkan kau mau aku menikahi mu bulan depan..." tawar Aditya penuh harap


"hmmm.." Salsa pun tersenyum mengangguk meyakinkan kekasihnya


Baiklah aku semakin semangat, demi kamu lusa aku akan bertemu dengan Kakakku..


Kemudian Aditya mencium lagi bibir ranum salsa dengan lembut, ia ********** hingga tak terasa Salsa pun membalas ciuman kekasihnya 😘



Sabar ya babang Tristan pasti akan indah pada waktunya... 🤧🤧🤧


sini sama aku aja 😘


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa kakak klik tombol vote ,hadiah dan bintang nya biar author semangat cari ide-ide buat ceritanya....


Silahkan beri kritik atau sarannya juga yah, jujur author baru pertama kali loh buat novel inih.. mohon dukungan nya yaa kakak-kakakku

__ADS_1


terima kasih 🥰💞


__ADS_2