
Setelah kepergian Tristan, Salsa pun nampak diam dan termenung memahami curahan hati pria itu tadi.
"Hah..maaf kan aku.. telah berbohong dengan perasaanku sendiri padamu.. Sejujurnya aku pun sendiri menaruh hati pada mu..tetapi.. karena hatiku sekarang sudah ada yang memiliki..
Aku juga ingin menjadi seseorang yang setia yang tidak menduakan cinta kepada siapapun.. maafkan aku telah menyakiti perasaan mu.." gumam Salsa lirih dengan menatap kosong ke depan. Tak terasa air mata gadis itu pun menetes seketika.
"Aku tidak pantas dengan mu pak..aku tidak pantas..karena aku ini perempuan yang egois...Hiks...Hiks...Hiks...
"Sungguh aku telah menyakitimu pak Tristan... maafkan aku... " ucap gadis itu dengan mencoba menahan isak tangis sambil memukul pelan dadanya
"Semoga saja.. kau bahagia mendapatkan pilihan wanita yang sepadan dengan dirimu yang baik.." batin gadis itu yang masih terisak menangis.
Hiks.... Hiks......Hiks........
🍃🍃🍃
Ckiiiiiiiitttttt.....
Deru suara mobil berhenti di depan halaman rumah gadis cantik itu, di dalam mobil nampak seorang pria tampan sangat bersemangat bertemu dengan kekasihnya, karena ia ingin menjemput kekasihnya ke kampus.
Ceklek.. (Pintu mobil telah terbuka)
"Ahh jantungku...." ucap pria itu sambil memegang dadanya yang memang berdebar ditambah dengan tersenyum sumringahnya. Ia pun langsung bergegas menghampiri rumah gadis itu dan mengetuk pintu rumah.
Tok..Tok...Tok
Tok.. Tok..Tok..
Kreeeeeeggg..
Pintu pun telah dibuka oleh Salsa, gadis itu nampak pucat dan matanya agak sembab. Karena semalam gadis itu menangis lama.
"Astaga kamu kenapa sayang...? Apa kau sedang sakit..?" tanya Aditya cemas dengan merangkup pipi Salsa
"Aku tidak kenapa-kenapa kak.. " ucap Salsa dusta dengan menggelengkan kepalanya
"Hanya...." ucap Salsa terhenti dengan menatap kosong ke depan
"Hanya apa sayang.." tanya Aditya cemas
"Ahh aku hanya kurang tidur saja kak.." dusta gadis itu tersadar akan lamunannya dan menoleh pada Aditya
"Benarkah kamu tidak sakit..?" tanya aditya sambil memegang pergelangan tangan Salsa dan menatap gadis itu dengan cemas
"Hmm.. aku benar tidak apa-apa.." balas Salsa dengan kedua alisnya di tautkan ke atas.
"Ayo kak kita jalan.."ajak Salsa tersenyum pada Aditya.
"Maaf kan aku kak Adit.. aku sering berbohong pada mu tapi aku akan berjanji, aku tidak ingin menambah luka perasaan hati orang lain lagi dan aku akan berusaha mencintai mu..." batin Salsa tersenyum di hadapan Aditya. Gadis itu berusaha melupakan hal yang semalam membuat ia sedih.
"Ayo Sayang..." ajak aditya. Ia pun menggandeng tangan kekasihnya menuju naik mobil.
Salsa pun mengangguk dan tersenyum mengikuti kemauan Aditya
Aditya bergegas membukakan pintu mobil untuk salsa
"Silahkan sayang..."
"Terima kasih kak.." balas Salsa tersenyum
"Hmmm.." Aditya dengan cepat langsung masuk pintu kemudi dan menyalakan mesin mobilnya untuk jalan
__ADS_1
Bruuuuuuummm....
Di dalam mobil, suasana nampak hening tidak ada pembicaraan satu sama lain dari antara kedua insan tersebut. Aditya yang melihat kekasihnya itu hanya memandang pemandangan di balik kaca jendela mobil.
"Hmmn.. Sa.. gimana kabar mu hari ini..? tanya Aditya memecahkan keheningan sambil menoleh ke arah kekasihnya
"Aku baik kak..." balas Salsa singkat ikut menoleh pada Aditya
"Kenapa kamu banyak diam saja.. maaf kalau aku lancang dan menyakiti perasaan mu.." tanya Aditya hati-hati
"Ah itu perasaan kak Adit saja.. aku tahu kau itu kan tipikal tidak enakan..." goda Salsa. Ia sengaja agar Aditya tidak curiga dengan dirinya yang terlihat murung
"Iya itu karena kamu.." ucap Aditya gugup
"Hmm.." balas Salsa dengan heran
"Yah..aku paling bingung kalau kamu datang mood buruk aku sampai pusing menghadapi mu .. " jelas Aditya
"Hahhaha... Gak ko kak...Kakak saja yang terlalu berlebihan" balas Salsa seraya tertawa
"Maaf kan aku Kak Adit, aku akan berusaha memperbaiki kesalahanku.." batin Salsa lirih seraya tertawa kepada Aditya
"Sungguh..?? Ahh aku kira kamu sedang kesal kalau seperti itu.." tanya Aditya penasaran
"Hmm.. tidak kak.." balas Salsa mengangguk
"Baik lah, apa kau ingin pergi jalan-jalan..?? Selama ini kita tidak pernah pergi berkencan..Kau tahu aku ingin sekali jalan-jalan berdua bersama mu, berharap kau mau aku ajak..??" pinta Aditya memohon
"Hmmmn.. aku mau kak.." Salsa pun mengiyakan dengan tersenyum manis di hadapan Aditya
"Sungguh...??Kamu mau pergi kemana sayang.." tanya aditya antusias
"Terserah kakak.. aku siap saja.." balas Salsa dengan tersenyum
Salsa hanya tersenyum manis menoleh Aditya.
Mobil pun terus jalan membelah jalan raya
Bruuuuuuummm....
🍃🍃🍃
Ckiiiiiiiitttttt....
Mobil hitam milik Aditya telah berhenti di parkiran kampus, Aditya pun dengan segera membukakan pintu mobil Salsa.
"Ayo sayang.. ajak aditya dengan mengulurkan tangannya
"Hmm..iya kak.." balas Salsa dengan menyambut tangan aditya
Mereka pun jalan menuju koridor kampus, aditya mengantar Salsa terlebih dahulu menuju kelas kekasihnya.
Tak sengaja gadis itu melihat siluet bayangan dari jauh seperti Tristan. Salsa pun melihat seksama, pria itu nampak agak pucat dan murung, ia membawa banyak barang-barang bawaan seperti buku buku dan koper yang pria itu pegang.
"Apakah pak Tristan juga tidak menjadi dosen disini... " batin Salsa lirih, ia berhenti berpikir dan melihat Tristan terlihat murung dengan membawa banyak barang bawaan.
"Kenapa Sa berhenti, apa kau sedang melihat sesuatu..?? " tanya Aditya penasaran
__ADS_1
Salsa pun masih menatap arah depan hingga tak menjawab panggilan Aditya.
Aditya mendengus kesal
Aditya yang merasa Salsa menyembunyikan sesuatu, ia pun dengan cara sendiri mencari tahu sambil melihat keadaan sekelilingnya.
Mata ia menyorot tajam pada satu tempat..
"Ahh aku tahu karena apa..." batin Aditya
"Ohh aku tahu kau lihat kak Tristan kan... pas sekali aku juga ingin bicara sama dia..." ujar Aditya
"Kak Adit.. " ucap Salsa lirih sambil menahan tangannya. Ia takut mereka berkelahi lagi melihat Aditya matanya menyorot tajam.
"Kau kenapa sayang.." tanya Aditya
"Tidak kak tidak.. ayo kita jalan.." ajak Salsa
"Ah baik lah... "
"Kenapa dia tampak takut.. apa mungkin karena kejadian kemarin siang atau ia masih memiliki perasaan pada Tristan..." batin Aditya berpikir tapi ia segera menepisnya karena ia akan menikah dengan Salsa dan gadis itu juga sudah menerimanya
"Aahhh aku juga harus memberitahu Tristan mengenai hubungan ku dengan Salsa agar dia tidak terus berharap dengan kekasih ku.." batin Aditya
Mereka pun jalan bersama sambil bergandeng tangan, dan kebetulan mereka berpapasan dengan Tristan di sebrang jalan
"Hai... Kak Tristan.." panggil Aditya ia sengaja merangkul pundak Salsa tiba-tiba di depan Tristan agar ia tahu sekarang gadis itu miliknya
Salsa yang merasa aditya merangkulnya tiba-tiba pun tersentak kaget melihat wajah Aditya Tristan bergantian.
Tristan pun tersentak kaget juga karena dihadapannya sudah ada Salsa dan Aditya karena dari tadi pria itu jalan sendiri sambil termenung. Pria itu hanya menatap kedua nya bergantian.
"Cih..mereka sedang pamer kemesraan.." batin Tristan sambil menatap kedepan
"Kak Adit... " panggil Salsa lirih, agar pria itu bisa melepas rangkulannya
Aditya pun tak menghiraukan ia semakin mengeratkan rangkulan Salsa .
"Hai kakak pertama kau sedang apa sambil membawa banyak bawaan..kebetulan sekali aku ingin... " ucapan Aditya terputus karena Tristan sudah langsung menjawab
"Maaf saya tidak punya banyak waktu dengan kalian..." ucap Tristan datar dan matanya menatap ke depan
Tristan pun langsung jalan melewati mereka berdua
Tak...Tak....Tak.... (bunyi sepatu Tristan jalan)
"Pak Tristan... " batin Salsa lirih menoleh kebelakang
"Hey aku akan bertemu besok padamu ada yang ingin aku katakan..." teriak Aditya menoleh kebelakang
Salsa pun masih tetap menatap nanar kepergian Tristan
Sedangkan pria tampan itu, yang merasa di panggil tak menghiraukan ucapan dari Aditya. ia pun terus jalan menuju parkiran kampus.
Tak.... Tak..... Tak....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa kakak klik tombol vote ,hadiah dan bintang nya biar author semangat cari ide-ide buat ceritanya....
Silahkan beri kritik atau sarannya juga yah, jujur author baru pertama kali loh buat novel inih.. mohon dukungan nya yaa kakak-kakakku
__ADS_1
terima kasih 🥰💞