Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku

Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku
JCPM bagian 29


__ADS_3

Pagi ini matahari sangat begitu cerah sama seperti gadis cantik ini, Ia nampak semangat untuk kuliah, karena sudah dua hari ini ia sudah absen tidak masuk.


Salsa bergegas naik motor kesayangannya dan ia langsung melaju ke kampus.


Brummmmmmmmmmm....


Saat sudah sampai di kampus, salsa memarkirkan motor seperti biasa


"Ahh..sampai juga.." ucap Salsa sambil membuka helm kesayangannya dan merapikan sedikit poninya yang berantakan melihat di spion motor


"Haaaaahhh.. " Salsa menghela nafas panjang dan mengibas sedikit rambut panjang gelombang nya kebelakang. Tak sengaja dari kejauhan mata gadis itu, ia melihat pemandangan seperti sepasang kekasih dari luar mobil hitam itu.


Braaakkkkk..


Tristan menutup pintu mobil kencang dan berjalan cepat menuju koridor kampus untuk sampai ke ruangannya.


"Tristan tunggu kau jalan jangan terburu-buru... " panggil Bela, setelah ia membuka pintu mobil dan menutupnya kembali. Bela juga berjalan cepat menghampiri Tristan. Hari ini perdana Bela ingin menemani Tristan ke kampus, karena ia tahu Tristan menyimpan hati perasaan dengan mahasiswinya. Ia takut Tristan berpaling lagi darinya, mumpung Tristan sedang berhati baik dengan wanita itu.


Tristan pun mendengar panggilan Bela, ia tetap berjalan terus kedepan.


"Tunggu sayang..." ucap Bela, saat sudah sampai di samping Tristan, Ia merangkul lengan kokoh pria itu, Tristan pun juga tidak menolaknya.


"Wah benar-benar hal langka, biarlah dia banyak diam yang penting gue bisa dekat dia terus" batin Bela tersenyum senang.


Salsa yang melihatnya pun dari kejauhan matanya terasa perih.. tapi ia segera menepis pikiran buruknya dan ia segera mengedip-ngedip kan matanya agar tak terlihat merah, Ia pun kembali jalan ke kelasnya


Saat jalan di koridor kampus, ia pun berpapasan dengan dosen itu dan ke kekasihnya berlawanan arah mereka pun jalan tanpa memandang satu sama lainnya.



Tristan yang merasa melihat gadis itu lewat dihadapannya, ia pun menoleh kebelakang.



"Salsa.." batin Tristan. Pria itu lebih banyak diam sekarang. Sebenarnya ia masih ada rasa sedikit berharap dengan Salsa, tetapi ia segera menepisnya mengingat gadis itu dekat bersama Aditya. Melihat Salsa sudah jalan cepat menuju ke kelasnya, ia pun kembali jalan cepat ke ruangannya dan membuyarkan lamunannya sendiri.

__ADS_1


"Tristan kau lihat siapa.. " tanya Bela penasaran ikut menoleh ke belakang


"Tidak .. " jawab Tristan singkat. Ia pun jalan lagi ke depan menuju ruangannya


"Bela hanya manggut-manggut saja dan mengikuti Tristan jalan kedepan sambil kembali merangkul lengan pria itu.


🍃🍃🍃


Di kelas suasana masih belum terlalu ramai mahasiswa yang datang ke kelas, karena gadis itu berangkat agak kepagian. Ia pun lebih baik mendengar earphone saja untuk menghilangkan mood yang sedikit buruk. Tak lama datang sahabatnya Mila baru saja masuk ke kelas dan menghampiri Salsa..


"Woi bengong aja lo..." ucap Mita sambil menepuk pelan pundak sahabatnya.


"Gue lagi dengerin musik bukan bengong.." balas Salsa kesal.


"Hahahah... Eh ngomong-ngomong kenapa lo gak masuk kemarin? banyak yang nyariin tuh fans lu, dosen dosen nanyain tugas lo mana, termasuk pak Tristan juga tempo hari nyariin lo sore-sore kayak orang khawatir banget, tapi lo gak ada dari siang ngilang" jelas Mita


Salsa yang mendengar dosennya nyariin pun ia langsung melepaskan headset nya.


"Haah.. Pak Tristan nyariin gue Mit..?


Mita hanya manggut-manggut saja.


"Ada apa dia nyariin gue.." batin Salsa.. dia ingat kejadian dengan Tristan tempo hari. Ia pun buyar karena di panggil oleh Mita


"Ahh gak palingan nanyain tugas Mit, dan waktu itu tiba-tiba gue gak ada siang-siang karena gue lagi gak enak badan aja Mit.." jelas Salsa bohong


Mita hanya manggut-manggut saja seperti mengerti.


Tiba-tiba dosen mata kuliah pagi ini sudah tiba di kelas. Seperti biasa kelas tadinya ramai seketika hening.


"Selamat Pagi...." salam Tristan


"Pagi.... " jawab kompak mahasiswa


Salsa yang melihat Tristan pun beda seperti biasanya, ia lebih membatasi diri dengannya dan terlihat lebih cuek.

__ADS_1


"Ah sudahlah bagus kalau dia seperti itu" batin Salsa..


Salsa pun ikut cuek dan fokus pada kuliahnya.


🍃🍃🍃


Tak terasa mata kuliah dari Tristan pagi ini telah selesai.


"Baik tugas deadline ini saya minta dikumpulkan minggu depan, tolong di persiapkan semuanya.." ucap Tristan tegas pada seluruh mahasiswa


"Baik pak..." seru mahasiswa


"Seperti biasa PJ mata kuliah saya minta tolong nanti setelah ini kamu ke ruangan saya, bantu saya teliti kan rekapan soal yang saya buat" ucap Tristan tegas dan meninggalkan kelas.


"Baik pak.. " balas Salsa berdiri dan menunduk sedikit kepalanya. Ia pun bergegas ke meja dosen nya untuk mengambil berkas yang ia minta di bawa ke ruangannya, lalu gadis itu keluar menyusul dosennya.


Mereka pun jalan beriringan, tetapi tidak ada satu kata pun keluar dari mulut dosen itu ia tetap menatap jalan ke depan.


"Kenapa dia.." batin Salsa sambil melirik Tristan di sampingnya. Salsa pun ikut jalan terus ke depan. Tak terasa tiba lah mereka depan ruangan dosennya.


Ceklek


Mereka masuk kedalam ruangan bersama. Salsa pun langsung duduk di meja sebelah meja Tristan dan ia segera mengerjakan tugas yang diminta dosen itu. Mereka pun diam dan mengerjakan tugas masing-masing.


Tak lama datang seorang wanita cantik membuka pintu ruangan Tristan tiba-tiba..


"Hai.." ucap wanita itu datang tiba-tiba. Ia pun berhenti dan melirik arah samping ada gadis itu.


Salsa pun menoleh siapa yanga akan datang ke ruangan tiba-tiba.


"Ngapain gadis tengik itu kesini pasti dia mau menggoda Tristan.." batin Bela dengan melirik ke arah meja Salsa


"Aahhh aku ada ide..." batin Bela. Ia merasa Tristan tak membalas sapaan nya. Ia pun menghampiri Tristan di pojok lemari. Tristan sedang sibuk memilih-milih buku..


Tap tap tap....

__ADS_1


"Sayang ..ahhhhhh ....." ucap Bela sengaja pura-pura terjatuh di belakang Tristan.


Gubraaaaaaaakkk.......


__ADS_2