
Seorang pria tampan nampak baru bangun tidur, ia semalam tidur bersama dengan gadisnya. Jangan berharap bisa tidur dengan nyenyak melainkan ia benar-benar tidak bisa tidur sama sekali hingga wajah pria itu sangat kusut karena memikirkan kejadian semalam yang sangat mengecewakan. Bagaimana tidak, gadisnya itu menyebutkan kakaknya di saat mereka sedang bercumbu panas. Hati siapapun akan terluka bila orang yang di cintai justru mengingat orang lain disaat sedang bersama.
Aditya menoleh ke samping melihat Salsa masih nyaman tertidur di pelukannya seperti bayi yang sangat menggemaskan.
"Aku tidak akan rela membiarkan mu bersama dia Salsa.." gumam Aditya dengan tatapan tajam sambil mengelus pipi mulus Salsa. Kemudian ia memeluk erat dan mencium kening gadis itu.
Setelah berlama-lama memandang gadis itu, Ia pun perlahan melepaskan pelukannya dan beranjak dari kasur menuju toilet meninggalkan gadis itu tidur sendiri untuk membersihkan diri dan menghilangkan rasa sakit kepalanya karena tidak bisa tidur.
🍃🍃🍃
Air mengalir kencang turun dari shower mengenai kepala pria itu. Ia nampak diam dan sedang berpikir keras, mungkin selama ini kakaknya memiliki hubungan dengan gadis itu secara diam-diam. Kenapa Salsa sampai menyebut kakaknya? ketika mereka sedang bercumbu.. apa mungkin meraka sudah melakukannya dengan lebih ?? pikir buruk Aditya.
Bugh......
Pukulan mendarat di dinding toilet seraya melampiaskan amarahnya. Dengan air yang terus mengucur dari atas shower
"Siaaaaaal...!!! tidak akan kubiarkan kau mendekati gadisku sampai kapan pun..." gumam pria itu sambil mengepal kuat kedua tangannya dan nafas yang memburu.
🍃🍃🍃
Pagi hari ini nampak begitu cerah ditambah hari ini ialah hari libur. Seperti pria yang satu ini, Ia semalam bisa tidur dengan nyenyak melepaskan beban pikiran yang ia pikirkan. Ia yakin dan pasrah dengan Tuhan pasti gadis yang ia sukai pasti akan baik-baik saja disana.
"Setidaknya aku harus membeli sesuatu dulu sebelum sampai di sana.." gumam Tristan tersenyum, ia pun langsung masuk kedalam mobil hitamnya. Kemudian ia menyalakan mesin mobil dan melaju jalan membelah jalan raya.
🍃🍃🍃
Kriiiiinnngg......
Suara dering ponsel milik Aditya berbunyi saat pria itu sedang menggunakan pakaiannya di walk-in closet, Aditya pun mengambil ponselnya di atas nakas meja dan mengangkatnya.
Aditya :
"Halo bagaimana hasilnya.." tanya Aditya spontan dengan nada dingin
Tomi :
"Tuan saya tanya pada beberapa saksi mata yang melihat, nona anda di ceburkan oleh teman anda bernama Renata..kebetulan posisi anda dengan nona, CCTV tersebut tidak ada. Maka dari itu ia bisa melakukannya. Beruntung ada orang sekitar yang melihatnya.." jelas Tomi sekretarisnya
Aditya :
"Apaaaaaaa...." teriak Aditya kaget
"Sialan Renata sudah berani-beraninya bermain sampai sejauh ini.. " gumam Aditya marah
Tomi :
"Kemudian setelah itu nona Salsa di tolong oleh tuan muda Tristan, tuan..
"Tuan Tristan menolong nona dengan melakukan tindakan darurat juga beruntung nona....."ucap Tomi tiba-tiba terhenti karena Aditya memintanya berhenti.
Aditya :
"Stopp...!! saya paham. Kau jangan sekali-kali nya menyebut dia tuan muda lagi aku sudah muak .." ucap Aditya marah
__ADS_1
Tomi :
"baik tuan..."
Aditya :
"Terima kasih informasinya Tom... Tolong kau urus Renata, lakukan saja dengan jalur hukum.. aku sudah malas melihat dia lagi..." jelas Aditya tegas
"baik tuan..."
Sambungan telepon pun sudah di matikan oleh Aditya. Pria itu memang sudah menghubungi sekretarisnya semalam menanyakan terkait kejadian kemarin.
"Urusan Tristan itu biar saja urusannya dengan ku..." batin Aditya dengan sorot mata tajam sambil menggenggam ponselnya dengan erat.
"Uhukkkk.... uhuuukkk..." terdengar racau Salsa khas bangun tidur
Aditya pun menoleh ke arah tempat tidur, melihat Salsa sudah bangun dari tidurnya, ia pun menghampiri gadis itu..
Salsa terbangun dari tidurnya, ia melihat bajunya berubah dan merasa berada di tempat asing.
"Astaga kak Adit.... kenapa aku bisa satu kamar denganmu!!" Ucap Salsa kaget sambil menutup selimut setelah melihat Aditya ada di hadapannya.
Aditya pun duduk di samping ranjang dan melihat keadaan Salsa.
"Kau tahu Sa.. semalam kamu tenggelam di dasar danau.. aku menyesal telah meninggalkan kamu semalam.." jelas Aditya lirih sambil menatap gadis itu
Salsa pun diam dan berpikir, ia sedang mengingat-ingat kejadian semalam saat tenggelam..
"Aku mengingat-ingat ada yang mendorong ku waktu itu, terus aku jatuh ke danau lalu yang menolong ku itu... " batin Salsa sambil menutup mulutnya
"Kamu kenapa Sayang...." tanya Aditya tiba-tiba
"Tidak Kak... lalu kenapa aku berada disini sampai baju aku berubah?? kakak tidak berniat macam-macam dengan ku kan..?" tanya Salsa heran
Pletak.......
"Auwh..... kenapa kakak menyentil keningku sakit tau..." ucap Salsa kesakitan sambil memegang keningnya
"Pikiran mu mesum, apa kau mau aku sih mau saja.." goda Aditya
"Ih Kakak awas yah.. aku gak mau kak Adit begitu..." kesal Salsa sambil melempar bantal ke arah Aditya
Aditya hanya menerima lemparan bantal dari Salsa.
"Tidak sayang semalam kamu tidur dengan nyenyak..bajumu juga di gantikan oleh pelayan disini, lalu aku tidur tidak sekamar dengan mu..." ucap Aditya dusta.
"Maafkan aku Salsa itu semua aku yang melakukan.. aku tidak mau memperpanjang urusan ini yang penting kamu sudah sehat kembali saja aku sudah bersyukur..." batin Aditya
Salsa hanya manggut-manggut saja seperti mengerti, ia tidak tahu saja semalam habis tidur sama kekasihnya, karena posisi gadis itu benar-benar tidak sadar.
"Ahh apa kamu mau makan??" tanya aditya mengalihkan pembicaraan
"Boleh Kak .. terima kasih" balas Salsa tersenyum
__ADS_1
"Baiklah ku panggil pelayan untuk membawa makanan kesini...."
"Kak Adit sudah rapi-rapi mau kemana ? tanya Salsa heran
"Ahh iya aku mau pergi ada urusan sebentar sayang tidak lama..." balas Aditya
Ting tong......
Tak lama pelayan pun datang membawa makanan.
"Ah itu dia pelayan datang..." jelas Aditya
pelayan pun datang membawa berbagai macam makanan..
"Wow banyak banget kak.." ucap Salsa terkesima
"kau habis kan yah" ucap Aditya sambil mengelus rambut Salsa
"hmmmm ..."
"Mau aku bantu suapi...." pinta Aditya menawarkan diri
"Ah tidak perlu kak aku bisa sendiri..katanya kakak ada perlu mau pergi.." tanya Salsa
"Aah iya tapi aku masih ingin berlama-lama sama kamu..." goda Aditya
"husttt sana-sana pergi... " kesal Salsa
"Baiklah aku tidak akan lama kamu jangan kemana-mana dulu yah.. " ucap Aditya sambil mencium kening Salsa lama.
"Kamu jangan pernah pergi dari aku ya Salsa.." bisik Aditya lembut
"Hhhmm kenapa Kak....." tanya Salsa heran
"Tidak... morning kiss sayang.." aditya pun mencium tiba-tiba di bibir Salsa
"ih Kakak awas sana kau pergi..."Salsa pun kaget, ia kesal hingga melempar bantal lagi
"Baik-baiklah aku tidak akan lama, kamu disini saja yah jangan kemana-mana.." pamit Aditya
Salsa pun hanya mengangguk, kemudian Aditya keluar dari kamar.
🍃🍃🍃
Seorang pria tampan satu ini nampak semangat, ia baru saja sampai ke tempat yang dituju sekarang. Tak lupa ia melihat tatanan rambutnya di spion dalam mobil.
"Tampan...." ucap pria itu dengan percaya diri. Kemudian ia pun beranjak dari mobil menuju tempat tersebut
Tap...tap...tap....
Pria tampan satu ini baru saja turun dari tangga, habis dari kamar gadis itu.. ia pun jalan menuju keluar pintu utama, pagi ini ia ingin bertemu dengan seorang yang ia sangat murka. Ia ingin memberi sedikit pelajaran buat orang itu..
Kreeeeeeggg.......
__ADS_1
Setelah buka pintu pria itu jalan, tak disangka ia berpapasan dengan orang yang ia benci.