Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku

Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku
JCPM bagian 4


__ADS_3

Hari sudah mulai menjelang malam hujan deras masih menyelimuti area kampus, sedangkan di ruangan tinggallah mereka berdua hanya ada Tristan dan Salsa.


"pak saya disini sudah menunggu hampir 2 jam pak, saya pulang saja ya pak" keluh Salsa


"hujan masih deras kita pulang bareng saya saja Sa" pinta Tristan menawarkan diri pada Salsa


Tristan tahu tadi dengar Salsa bilang, kalau Salsa tadi ke kampus menggunakan motor dan tidak membawa jas hujan. Tristan khawatir dengan mahasiswinya kalau pulang sendiri.


Selama menunggu hujan mereka pun di dalam ruangan berdiam diri saja sampai Salsa bosan..


"Tapi pak kan saya bawa motor, nanti besok gimana kalau saya ke kampus?" tanya Salsa


"Kamu besok berangkat sama saya saja Sa, kan besok juga jadwal mata kuliah saya" ucap Tristan dengan tegas


"Bapak mau jemput saya besok pagi? ah tidak tidak saya tidak mau pak saya tidak mau merepotkan bapak.."


"Sudahlah ayo kita pulang, hari sudah mulai malam besok pagi kita beraktivitas lagi.." ucap Tristan sambil meninggalkan Salsa sendiri


"haaaah....baik lah pak saya ikut" balas Salsa sambil jalan mengikuti Tristan.


"ya sudahlah gue ikut aja lumayan dapat tumpangan gratis lagian juga gue capek banget ini badan" batin Salsa


Tristan dan Salsa sudah masuk ke dalam mobil.


"Aahh akhirnya pulang juga.." ucap Salsa sambil merentangkan tangannya


Tristan tersenyum ke arah Salsa dan langsung menyalakan mobil. Tristan mengendarai mobil dengan fokus karena hujan semakin lebat.

__ADS_1


bruuuuuummmm.....


Saat lampu merah berhenti, suasana mobil dingin dan hening, Tristan menengok ke sebelahnya ternyata Salsa sudah tertidur pulas.


"Kasihan dia kelelahan, lucu juga kalau dia sedang tidur" ucap Tristan dengan senyum simpul


"Sa, bangun Sa kamu rumahnya daerah mana?" tanya Tristan


"hmmmmmph....." Salsa terbangun sambil matanya mengerjap.


"Maaf saya ketiduran pak..?? Ini dimana ya pak" tanya Salsa sambil membenarkan posisi duduk


"Masih di lampu merah jalan xxx Sa, rumahmu daerah mana?" balas Tristan sambil tersenyum


"Rumah ku arah menteng pak, aku tinggal kost di jalan xxx" jelas Salsa


"Tapi kita mampir ke rumah makan dulu kamu mau? kita belum makan malam Sa kasian kamu nanti sampai rumah pasti tidak langsung makan?" tanya Tristan


"baik pak, terima kasih sudah merepotkan" jawab Salsa


"hhhmmmph" jawab Tristan dengan senyum dan kembali melajukan mobilnya


"Si dosen kenapa suka senyum-senyum terus sama gue" batin Salsa sambil melirik ke Tristan


"hahh yang penting gue pulang kenyang, kebetulan laper juga" batin Salsa tersenyum senang


Saat sampai di restoran xxx tristan memesan menu makanan

__ADS_1


"kamu mau pesan makanan apa Sa?" tanya Tristan


"Saya samain saja sama bapak" jawab Salsa tersenyum


Setelah pesan makanan mereka pun makan dengan diam.


Salsa makan sampai lahap kebetulan dia sangat lapar sekali, bayangkan dari sore belum makan di tambah mengerjakan tugas yang pasti menghabiskan tenaga dan pikiran.


Salsa mengunyah kue coklat lava lumer dengan lahap yang tadi dia pesan untuk penutup makan malamnya, sampai coklatnya belepotan di mulut.


Tristan yang melihat Salsa seperti, ia tersenyum simpul


"Salsa lucu banget sih.. seperti tidak pernah makan saja apa dia kelaparan?? kasian kelamaan berjam-jam di kampus" batin Tristan


Tristan coba membantu Salsa membersihkan mulutnya dengan menggunakan tissue.


"eehh bapak ada apa?" tanya Salsa kaget dengan reaksi Tristan tiba-tiba


"itu .." jawab Tristan dengan gerak dagunya sambil memegang mulutnya untuk memberi tahu Salsa


"Ohh maaf pak saya tidak tahu, jujur saya lapar banget pak, sampai saya gak tahu kalau coklatnya belepotan" balas Salsa dengan senyum lebar


"Hahaha... " Tristan tertawa pelan


Yasudah kamu lanjut lagi makannya, kalau mau tambah lagi silahkan.." pinta Tristan


"Tidak pak terima kasih" balas Salsa dengan tersenyum

__ADS_1


__ADS_2