
Sebuah mobil mewah jatuh ringsek terperosok ke bawah jembatan sungai akibat kecelakaan antara mobil hitam tersebut dengan truk. Mobil hitam tersebut mengerem mendadak karena menghindar melihat ada sebuah mobil truk muatan besar di hadapan mobilnya dan akhirnya mobil tersebut terpelanting hingga jatuh masuk ke dalam jurang. Di dalam mobil tersebut, nampak korban seorang pria tampan dengan luka berlumuran darah pada dahinya yang menempel di stir kemudi akibat terkena hantaman keras. Entah korban pria tersebut masih hidup atau sudah tiada.
Tin...Tin...Tin...Tin...Tin...Tin..(suara klakson terus menerus menyala karena dahi korban menempel di stir kemudi)
"Halo... Halo.. Halo.. Ka Adiiiiit..... " terdengar suara gadis memanggil di ponsel korban yang sudah terjatuh ke bawah
🍃🍃🍃
Deg
Jantung gadis itu tiba-tiba berdebar kencang mendengar suara sesuatu yang aneh pada ponselnya.
"Astaga... Ya Tuhan apa yang terjadi dengan Kak Adit..." gumam Salsa dengan menatap horor. Ia masih memegang ponselnya di telinga
Tin...Tin...Tin..Tin...Tin...Tin..(suara bunyi klakson terus-menerus)
"Ya Tuhan... apa yang terjadi dengan kak Adit... " gumam gadis itu dengan mata berkaca-kaca, tiba-tiba gadis itu menangis lah sejadi-jadinya.
"Hiks...Hiks... Hiks...Hiks....." gadis itu menangis dengan tak terkontrol. Ia yakin ada sesuatu yang terjadi dengan Aditya.
"Ya Tuhan.....Hiks...Hiks...Hiks..." gadis itu masih menangis jerit, hingga kaki ia meringkuk di atas ranjang dan kedua tangannya ia tumpu di atas lutut. Ia masih tak percaya dengan telinganya sendiri mendengar sesuatu kejadian pada Aditya di ponselnya
"Ya Tuhan tolong lindungilah selalu kak Adit Ya Tuhan.. Hiks...Hiks ...Hiks... " gumam gadis itu masih menangis sesenggukan.
Tin...Tin..Tin...Tin.. Tin..( Suara klakson bunyi terus menerus pada ponsel Salsa)
🍃🍃🍃
Banyak kerumunan orang di atas jembatan hanya melihat mobil tersebut yang jatuh ke jurang.
"Wah.. kasian sekali jangan-jangan korbannya sudah meninggal lagi.." ucap warga sekitar
"Iya yah aku sampai merinding melihatnya.."
"Semoga saja masih bisa di selamatkan.."
Banyak orang-orang yang menonton di atas jembatan melihat mobil masuk jurang. Hingga tak lama terdengarlah bunyi sirine mobil ambulans dan polisi beriringan untuk membantu menyelamatkan korban kecelakaan
Wiuw...Wiuw...Wiuw..Wiuw.. (suara sirine mobil ambulans dan polisi)
Korban pun sudah di gotong oleh petugas perawat untuk masuk ke dalam mobil ambulans dan di dibawakan ke Rumah Sakit terdekat.
Wiuw.. Wiuw.. Wiuw..Wiuw..
Pihak polisi juga langsung memberikan garis kuning di sekitar tempat kejadian TKP, agar pengecekannya di lakukan secara optimal oleh polisi.
🍃🍃🍃
__ADS_1
Di tengah malam gadis itu masih menangis sesenggukan. Ia sudah pasrah apa yang terjadi dengan kekasihnya.
"Baru saja aku ingin mengenal mu lebih dekat kak..semoga kau baik-baik saja.. " gumam gadis itu dengan suara parau karena banyak menangis.
"Hiks..Hiks..Hiks... Hiks..."
Ponsel gadis itu sengaja tidak di matikan. Ia tak sadar jika ada suara sirine mobil polisi di ponselnya, karena gadis itu banyak menangis. Hingga ponsel tersebut terdengar suara orang yang memanggil.
"Halo..Halo..Halo.. Apakah ada seseorang disana Halo..?" ucap pak polisi pada ponsel Salsa
Salsa pun yang mendengarnya kaget, ia langsung berdiri mengangkat ponselnya kembali.
"Iya Halo saya ada disini .. ucap Salsa spontan. Ia yakin pasti itu bukan suara Aditya.
"Maaf Nona.. ini saya dari pihak kepolisan xxx saya menemukan ponsel ini dengan nama identitas Aditya Wiguna berada di mobil ini. Apakah anda pihak keluarganya ? saya melihat ponsel ini masih menyala dan terhubung dengan anda?" ujar pak polisi
Deg
Hening
"Halo..Halooo....." panggil pak polisi
"I..iya pak..." jawab Salsa gemetar
"Mohon maaf nona kami ingin memberikan kabar bahwa Bapak Aditya mengalami kecelakaan mobil hingga masuk jurang di jalan xxx.. dan sekarang posisi korban berada di Rumah Sakit xxx kota B..." ujar pak polisi itu
Hiks.....Hiks...Hiks....
"Ya Tuhan Kak Adit Hiks....Hiks ...."
tangis Salsa pecah hingga menutup wajah dengan kedua tangannya
Hiks...Hiks....Hiks...
🍃🍃🍃
Dilain tempat hari sudah tengah malam, tetapi pria tampan itu masih dalam kantor seorang diri. Ia nampak murung semenjak kepergian Aditya karena mengabarkan gadisnya itu akan menikah dalam waktu dekat dengan adiknya.
"Sebegitu kah kamu ingin cepat pergi meninggalkan ku Sa...bahkan aku pun sendiri tak menyangka" batin pria itu.
"Ku yakin kau sendiri juga memiliki rasa untuk ku...." gumam Tristan. Tak terasa mata pria itu berkaca-kaca mengingat kebersamaan nya waktu itu dengan Salsa walau hanya sesaat saja.
Pria itu pun menyugarkan rambut nya kebelakang dan menghembus nafasnya dengan kasar. Ia juga menengadahkan kepalanya ke atas dan mengedipkan matanya agar air matanya tak terjatuh.
Pria itu hanya tertawa sumbang..
Hagh..Hagh..Hagh..Hagh...
__ADS_1
Tak lama tiba-tiba terdengarlah suara dering telepon pada ponselnya di meja. Ia melihat Id caller dari Tomi sekretarisnya Aditya. Pria itu hanya menautkan alisnya satu ke atas dan mengangkat telepon tersebut.
Tristan :
"Iya Halo..." ucap Tristan spontan
Tomi :
"Tuan...mohon maaf saya hanya memberikan informasi bahwa Tuan Aditya sekarang berada di rumah sakit xxx kota B Tuan...Karena tuan Aditya mengalami kecelakaan mobil hingga masuk jurang.. jelas Tomi terlihat panik
Tristan :
"Apaaaaa..." teriak Tristan
Telepon pun tiba-tiba terputus
Deg
"Apa yang terjadi dengan Aditya..." gumam Tristan tak percaya. Ia masih tak percaya baru saja adiknya berada di ruangan ini.
Ia pun segera beranjak dari kursi dan menyambar jasnya yang terlampir pada kursi tersebut, dengan segera ia berlari menuju ke basemen parkir
Tak...Tak...Tak.. Tak.....
"Tuhan tolong lah Aditya semoga ia selamat...." gumam pria itu sambil berlari.
Pria itu pun sudah masuk ke dalam mobil, kemudian ia menyalakan mesin mobilnya dan menuju ke Rumah Sakit tersebut
Brummmmmmmmmmm......
🍃🍃🍃
Sedangkan pada gadis itu, ia habis menangis hingga matanya begitu sembab. Ia diam dan termenung menatap kosong kedepan duduk lantai kamar. Ia masih tidak percaya baru saja hari ini ia menghabiskan waktu bersama dengan Aditya..
"Ini kah kau bilang hanya tinggal sebentar saja kak .. " gumam gadis itu dengan menghembuskan nafasnya dengan kasar. Ia sudah pasrah apa yang terjadi dengan Aditya.
Setelah gadis itu merasa sedikit agak tenang, ia pun menghapus sisa air mata pada pipinya dan beranjak berdiri dari lantai. Ia dengan segera menyambar jaket dari dalam lemari dan menuju keluar rumah untuk menaiki motor. Ia pun pergi menyusul Aditya menuju ke kota B.
Brummmmmmmmmmm......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa kakak klik tombol vote ,hadiah dan bintang nya biar author semangat cari ide-ide buat ceritanya....
Silahkan beri kritik atau sarannya juga yah, jujur author baru pertama kali loh buat novel inih.. mohon dukungan nya yaa kakak-kakakku
terima kasih 🥰💞
__ADS_1