Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku

Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku
JCPM bagian 51


__ADS_3

Pagi ini matahari sangat cerah, di sebuah apartemen nampak seorang pria tampan itu sedang bersenandung ria sambil menggunakan pakaiannya di walk- in closet. Ia menyanyikan lagu bahagia yang di dibawakan oleh Gummy, seakan mewakili perasaan ia yang sedang jatuh cinta.


🎵🎵You are my everything ( Ost.Descendants Of The Sun )🎵🎵


Setelah selesai menggunakan pakaiannya, tak lupa ia bercermin kembali melihat tatanan rambutnya.



"Tampan..... " gumam pria itu dengan percaya diri. Sambil masih bersenandung ria, ia pun langsung bergegas turun dari apartemennya menuju basemen untuk menaiki mobil. Setelah sampai di basemen, pria itu langsung menyalakan mesin mobil dan melaju kerumah pujaan hatinya.


Bruuuuuuuuuum........


🍃🍃🍃


Sedangkan di tempat lain gadis cantik itu sedang menatap dirinya di depan cermin, ia sudah dandan sebelumnya hanya tinggal memakai pakaian nya saja.


"Kencan pertamaku dengan Kak Adit.." batin Salsa sambil termenung menatap cermin


"Apa kabar dengan dia..." batin Salsa lirih. Ia pun menghela nafas panjang mengingat pria itu lagi dalam pikirannya



Hening


Gadis itu masih diam dan termenung di hadapan cerminnya.


"Tidak..tidak aku sudah memiliki kak Aditya..Kak Adit sudah sangat mencintai aku lebih dulu..aku tidak ingin menambah luka perasaan pria lain lagi... " batin Salsa percaya diri. Ia menggelengkan kepalanya untuk menepis pikiran buruk pada pria itu, ia yakin pria itu akan mendapatkan wanita baik disana.


Salsa menghela nafas panjang lagi


"Aku sudah yakin pilihan ku adalah kak Adit.. semoga saja kau baik-baik saja disana pak Tristan.." gumam Salsa lirih. Ia pun melupakan kejadian kemarin-kemarin yang sangat menyita pikirannya.


Tiin......


Tanda bahwa mobil Aditya sudah datang, ia pun dengan segera memakai pakaiannya dan bercermin kembali sebentar memastikan penampilan nya sudah baik.


🍃🍃🍃


Di kota lain pada sebuah gedung tinggi yang menjulang, tepat di kursi kebesarannya nampak seorang pria tampan itu sedang fokus memeriksa dokumen-dokumen pekerjaan yang sempat beberapa hari ia tidak hadir. Ini hari pertama ia bekerja kembali di kantor cabang kota B. Setelah sekian lama ia tidak memantau kantornya tersebut. Pria itu sengaja menempatkan diri di kota tersebut sembari mengurus perusahaannya agar ia bisa melupakan gadis yang ia pikir akhir-akhir ini.



"Vin, Apa ada lagi berkas yang belum aku tanda tangani.." tanya Pria itu yang masih fokus terhadap berkas-berkas di mejanya.


"Sudah semua Tuan.. hanya saja nanti siang akan ada client kita yang datang ingin menjalin kerjasama dengan perusahaan kami.. kebetulan client tersebut menawarkan proyek besar Tuan.. " jelas Kevin Sekretarisnya.


"Siapa client yang kau maksud..?" tanya Tristan penasaran menoleh ke Sekretarisnya


"Dia adalah Tuan Rayyan pemilik perusahaan grup Aditama.." jelas Sekretaris nya.


"Kudengar seperti tidak asing namanya .." batin Tristan berpikir


"Baiklah kau atur saja untuk pertemuannya nanti..." ucap Tristan pada sekretarisnya.

__ADS_1


"Baik tuan... permisi.." balas Kevin sambil menundukkan kepalanya


Tristan pun melanjutkan pekerjaan nya kembali, ia menyalakan komputer di mejanya, tak sengaja ia melihat wallpaper wajah gadis cantik itu di komputer nya. Ia memotretnya diam-diam saat gadis itu berada di kampus, dengan segera ia mencetak foto tersebut.


Sreeeeeeettttt... (Bunyi kertas foto keluar dari mesin print )


Tristan segera mengambil foto tersebut dan melihatnya. Pria itu mengamati dengan seksama gadis pujaan hatinya yang sekarang sudah jadi milik adiknya



"Salsa apakah kau rindu pada ku.. ??" racau Tristan sembari mengamati foto gadis cantik itu. Pria itu sambil memegang bibir gadis itu yang sedang tersenyum dari dalam foto.


"Senyuman mu itu indah sekali bagaikan candu ingin terus ku lihat walaupun kau jauh..." gumam Tristan tersenyum sambil memandangi foto gadis cantik itu


"Aku akan sabar menanti mu Sa..dan kaulah yang akan datang pada ku nanti.. walaupun hati mu telah dimiliki oleh dia.. aku yakin kau pun memiliki rasa untuk ku.." gumam Tristan percaya diri. Ia pun tersenyum sendiri memandang foto gadis itu.


🍃🍃🍃


Di lain tempat pada sebuah Taman Rekreasi nampak kedua sejoli itu sedang berada di kasir pembayaran, mereka sedang memesan tiket untuk menaiki wahana tersebut


"Terima kasih kembali Tuan Nona atas kunjungannya.." ucap pelayan itu sembari memberikan tiket kepada mereka sambil menundukkan kepalanya


Mereka pun juga membalas menundukkan kepala dan tersenyum.


"Wah kak.. wahananya banyak sekali aku bingung pilih mana dulu.." gumam Salsa sembari melihat-lihat brosur dan tiket di tangannya



Mata Salsa menoleh ke atas kepala melihat tangan Aditya memegang rambutnya, Gadis itu hanya tersenyum


"Ayo kak kita jalan dulu..." ajak Salsa antusias


Mereka pun jalan berdua bersama sambil melihat-lihat wahana tersebut


"Wah kak lihat sebelah sana... sepertinya seru aku boleh menaikinya..?" tanya Salsa seraya menunjuk jari telunjuknya ke arah permainan roller coaster


"Kau yakin ingin menaiki itu..?" tanya Aditya penasaran


"Hmm.. apa kakak sendiri lagi yang sangat takut naik wahana itu.." goda Salsa


"Tidak.. aku tidak takut hanya saja kau gadis pemberani kalau naik wahana itu.." ujar Aditya


"Ah kak ini bicara apa ayo kita kesana.." ajak Salsa dengan meninggalkan Aditya sendiri..


Aditya hanya tersenyum ia mengiyakan kemauan gadis itu dan menyusulnya..


"Tunggu sayang..... " panggil Aditya sembari berlari menyusul gadis itu



"Arghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.." teriak Salsa sambil menutup matanya menaiki wahana tersebut


Aditya tersenyum gemas menoleh kesamping melihat Salsa seperti itu

__ADS_1


"Arghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh....."


Wahana pun sudah berhenti Salsa pun masih menutup matanya


"Hei.. keretanya sudah berhenti mau sampai kapan kau menutup matanya.." goda Aditya sembari membuka sabuk pengaman


"Ahh....ah... " ucap Salsa sambil celingak-celinguk melihat orang-orang sudah keluar dari wahana tersebut.


"Astaga kak jantung ku rasanya mau copot.. " ucap Salsa sambil memegang dadanya


"Apa kau mau lagi..?"goda Aditya


"Ah tidak-tidak kak.. aku rasanya mau muntah menaiki wahana itu.."


"Baik lah gimana kalau kita makan..." ajak Aditya


"Ayo kak...tetapi sebelumnya aku mau menaiki wahana yang sebelah sana dulu kak sepertinya bagus sambil melihat-lihat pemandangan di atas.." ucap Salsa sambil menunjuk arah wahana bianglala


"Baik lah ayo....."


"Ayo kak....." balas Salsa semangat


🍃🍃🍃


Hari ini telah menjelang siang, nampak kedua sejoli itu sedang menyantap makan siangnya di restoran dekat Taman Rekreasi.


"Hei kau kalau makan tidak usah terburu-buru tidak akan ada yang minta..pelan-pelan saja.. " ucap Aditya sedang makan sambil melihat gadis itu di hadapannya.


"Hmmmn .." gumam Salsa sambil menyendok makanan ke mulutnya.


"Lihatlah di mulut mu ada sesuatu Sa.." ucap Aditya. Ia pun langsung segera mengambil tissue di meja untuk mengelap bibir Salsa.


Salsa pun kaget dengan perlakuan aditya tiba-tiba. Ia pun menerima uluran tangan dari Aditya ke pipinya.


"Terima kasih kak.." balas Salsa tersenyum



"Bagaimana dengan hari ini? apakah kau ingin menaiki wahana lagi..?" tanya Aditya menawarkan lagi


"Tidak lah kak..."


"Baik lah setelah ini kita mengunjungi rumah ibu mu yah.." ajak Aditya antusias


"Oke kak siap.." balas Salsa dengan semangat


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa kakak klik tombol vote ,hadiah dan bintang nya biar author semangat cari ide-ide buat ceritanya....


Silahkan beri kritik atau sarannya juga yah, jujur author baru pertama kali loh buat novel inih.. mohon dukungan nya yaa kakak-kakakku


terima kasih 🥰💞

__ADS_1


__ADS_2