Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku

Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku
JCPM bagian 31


__ADS_3

Di sebuah apartemen nampak seorang pria tampan itu sedang bersenandung ria sambil menggunakan pakaiannya di walk- in closet. Pria itu menggunakan tuxedo suit hitam hingga menampakkan bahu yang lebar juga kokoh. Setelah selesai menggunakan pakaiannya, tak lupa ia bercermin kembali melihat tatanan rambutnya.


"Tampan..... " ucap pria itu dengan percaya dirinya. Sambil masih bersenandung ria ia pun mengambil sesuatu di dalam laci mejanya.


"Semoga saja dia menerimaku nanti.." batin Pria itu sambil memasukan kotak kecil itu kedalam saku jasnya. Kemudian ia pun bergegas turun dari apartemennya menuju basemen untuk menaiki mobil. Setelah sampai di basemen, pria itu langsung menyalakan mesin mobil dan melaju kerumah pujaan hatinya.


Bruuuuuuuuuum........


🍃🍃🍃


Sedangkan di tempat lain gadis cantik itu sedang menatap dirinya di depan cermin, ia sudah dandan sebelumnya hanya tinggal memakai pakaian nya saja. Setelah itu ia memakai long dress brokat putih tanpa lengan dari pemberian Aditya hingga membuat ia tak percaya akan penampilannya.


"Wow keren kayak bukan diriku sendiri .." gumam Salsa sambil memutar balik tubuhnya sendiri. Setelah selesai berpakaiannya, tak lupa ia menggunakan lipstik tipis-tipis di bibir ranumnya dan membiarkan rambut panjang bergelombangnya terurai. Tiba-tiba ia mendengar bunyi klakson mobil dari luar.


Tinn......


Tanda bahwa Aditya sudah datang, ia pun bercermin kembali sebentar memastikan penampilan nya sudah baik. setelah itu ia bergegas keluar membukakan pintu. Saat membuka pintu..


Kreeeeeeggg...


"Selamat malam tuan putri" ucap Aditya tersenyum sambil menundukkan kepalanya..


"Kak Adit... " tanya Salsa heran


Aditya pun mengangkat kepalanya, ia terpana melihat penampilan Salsa. Gadis itu benar-benar sangat cantik malam ini sampai jantung Aditya pun berdegup kencang.


"Kak Adit ... " panggil Salsa lagi. hingga sadar lamunan Aditya


"Ahhh... Salsa kau ini sangat cantik sekali sampai aku tak mengenalimu.." ucap Aditya tersenyum gugup


"Ini aku bawa bunga untukmu.. " ucap Aditya lagi, Ia menyerahkan setangkai bunga dibalik jasnya.


"Wah.... Kak Adit manis sekali terima kasih ya bunganya aku suka banget.." Ucap Salsa tersenyum sambil mencium wangi bunga mawar merah itu.


Aditya yang melihat senyum manis gadis itu, tiba-tiba jantungnya berdegup kencang..


"Astaga Salsa bisa kah kau tidak tersenyum seperti ini, rasanya aku ingin sekali mencium mu... " batin Aditya dengan mata masih menatap Salsa.


"Kak Adit... hahaha bengong lagi. " ucap Salsa tersenyum ejek, ia pun mencoba mencubit lengan kokoh pria itu dan meninggalkan Aditya sendiri.


"auuuuuwwh..." teriak Aditya


"Makanya kakak jangan bengong nanti kesambet setan... " ucap Salsa dari jauh

__ADS_1


Aditya pun tersenyum geli dengan tingkahnya sendiri ia pun ikut menyusul Salsa..


"Tunggu Sa... "panggil Aditya


🍃🍃🍃


Di sebuah villa mewah milik keluarga Wiguna menyuguhkan pemandangan bukit barisan cantik nan indah dengan hamparan danau yang luas, walaupun malam hari villa pun tetap terang benderang banyak lampu-lampu menghiasi taman dan tepi danau. Siapapun yang kesana akan betah berlama-lama untuk menginap. Di dalam villa tersebut mempunyai sebuah minibar mewah, tempat tersebut nampak seorang pria tampan itu sedang minum alkohol. Pria itu hatinya sedang berkecamuk ia sebenarnya ingin sendiri tidak mau di sini, tetapi karena ingin melihat gadis itu ia pun rela menunggunya.


"Tristan kau minum sangat banyak sekali... tidak biasanya kau minum banyak.." ucap Bela heran


Tristan pun hanya diam tak membalas jawaban Bela. ia pun tetap menegak minumannya.


"Sudah cukup Tristan...." ucap Bela sambil mengambil gelas minuman yang dipegang Tristan


Tristan pun menatap tajam mata Bela..


🍃🍃🍃


Sedangkan di tempat lain, terdengar deru suara mesin mobil telah berhenti di tempat yang ia tuju. Pria itu kemudian menatap ke samping melihat rona wajah cantik gadisnya itu terkesima mengagumi keindahan vila itu. Pria itu hanya tersenyum lucu melihat gadis itu, ia pun mencoba mendekati gadis itu untuk menggodanya.


"Sa.. sampai kapan mulut mu terbuka hati-hati lalat pada masuk.." bisik Aditya di telinga gadis itu. ia tahu gadisnya menyukai nuansa alam, maka dari itu ia lebih memilih tempat ini di banding hotel tengah kota.


Salsa yang mendengar bisikan pria itu pun kulitnya langsung meremang.


Aditya pun menatap lekat mata gadis itu. Ia sudah tak sabar ingin mengatakan perasaannya sekarang, ia pikir pasti sekarang ada Tristan di sana, ia takut gadisnya itu berlabuh dengan kakaknya nanti.


"aku akan mengatakan sekarang.." batin Aditya. Ia pun menghela nafas panjang..


"Kak Adit apan sih..." ucap Salsa. gadis itu pun kembali menatap ke depan, ia sebenarnya risih ditatap seperti itu


"Salsa " panggil Aditya lirih masih di posisi dekat dengan Salsa sambil menggenggam satu tangan Salsa..


"Hmmmm... "Salsa pun menoleh.


"Bisakah kamu memberiku arahan ke hatimu?? sepertinya aku kelelahan kehilangan diriku di matamu.." tanya Aditya penuh harap, ia masih menatap lekat mata gadis itu.


Salsa pun melihat mata pria itu, melihat ketulusan cintanya dan tidak ada kebohongan. Ia pun jadi mengingat dengan dosennya, pria itu menyatakan perasaannya kemarin tetapi pria itu ternyata mempunyai kekasih, hati gadis itu merasa sakit seolah dipermainkan perasaannya..


"Saa... aku mencintaimu, bisakah kamu menerima aku..? ucap Aditya lirih penuh harap


Salsa pun tersadar dalam lamunannya, ia pun juga tidak enak hati dengan Aditya. Pria itu sudah lama menyimpan perasaan kepada Salsa tapi tidak pernah terbalaskan. Mungkin dengan ia menerima Aditya, ia pikir bisa melupakan sedikit dosen nya yang akhir-akhir ini dipikirannya.


"Baik lah ka.. " Jawab Salsa tersenyum manis

__ADS_1


"Terima kasih Salsa..aku senang sekali mendengarnya.." ucap Aditya senang sambil memeluk erat salsa


Salsa pun membalas pelukan Aditya dan mengusap bahu pria itu..


"Baiklah kita tidak punya waktu lama, ayo acara sudah akan mulai..." ucap Aditya sambil melepaskan pelukan Salsa


"Baiklah kak.. " balas Salsa tersenyum


Aditya pun bergegas keluar pintu mobil, dan membukakan pintu mobil untuk kekasihnya.. Yah sekarang sudah menyandang kekasih bukan teman lagi. Akhirnya....


"Mana tangan mu sayang... " bisik Aditya


"Hahhh.... apa " ucap salsa heran


"Tanganmu sayang biar terlihat romantis... " bisik Aditya lagi sambil memegang tangan satu Salsa membantu memegang lengannya.


Salsa pun menurut saja, mereka pun jalan bersama masuk ke dalam villa tersebut.




Aditya dan Salsa pun menyapa para tamu-tamu undangan. Aditya pun merangkul pinggang kecil Salsa, agar ia ingin orang-orang tahu bahwa gadis itu miliknya. Banyak pasang mata yang melihat kagum dengan keserasian mereka antara cantik dan tampan.


"Wahh cantik sekali yah kekasih Aditya.... ucap tamu lain


"Aku juga mau punya pacar seperti punya Adit.." ucap tamu lagi


Yah seperti itu banyak tamu bisik-bisik akan kesempurnaan mereka..


🍃🍃🍃


Tak jauh dari mereka, ada sepasang mata yang melihat. Pria itu sudah sedikit mabuk, ia mengepalkan tangannya kuat melihat kedekatan gadis itu dengan adiknya apa lagi gadis itu tersenyum manis pada semua orang. rasanya tak rela gadis itu berbagi dengan pria lain ia hanya ingin, ia lah yang bersama gadis itu.



Bela pun melihat arah tatapan mata Tristan


"Cih... ternyata gadis tengik itu lagi pakai pelet apa dia sampai Tristan seperti itu.. tidak akan kubiarkan .."batin Bela geram


Tristan yang sedikit sempoyongan jalan, ia pun tak sengaja jatuh di pelukan Bela hingga membuat gelas di tangannya jatuh pecah dan menimbulkan suara kegaduhan hingga terdengar para tamu sekitarnya. Termasuk kekasih yang baru jadian ini.


Pyaaaaaaaaar........

__ADS_1


__ADS_2