Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku

Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku
JCPM bagian 44


__ADS_3

Jantung pria itu pun berdetak kencang. Ia tidak terima dengan ucapan gadisnya itu tiba-tiba yang memutuskan hubungannya sepihak.


"Tidak.. tidak akan kulepaskan kau Salsa.." gumam pria itu yang semakin mengeratkan kan pelukan Salsa.


Salsa pun menghela nafas panjang, ia bingung menghadapi pria posesif di hadapannya ini..


"Kak Adit aku merasa bahagia kak bila bersamamu.. tapi aku tidak menduga kalau kak Adit punya rasa sayang yang lebih padaku hingga aku takut menyakiti hatimu nanti karena aku tidak bisa membuat mu bahagia.." tutur Salsa meyakinkan pria itu.


Aditya masih mendengar curahan hati dari salsa hingga ia memejamkan matanya sesaat..


"Hingga saat ini pun aku juga tidak pernah memikirkan cinta kak, aku rasa aku lebih nyaman hubungan tanpa apa-apa seperti sebelumnya..


Bukannya aku ingin melukaimu atau mengubur harapan dan impianmu kak hanya saja aku tidak bisa menerimamu karena..." ucapan salsa tiba-tiba terhenti, karena Aditya melepas pelukannya dan meraih tengkuk leher Salsa untuk menciumnya..


Cup



Salsa sontak membulatkan bola matanya seketika, karena mendapatkan ciuman tiba-tiba dari Aditya.


Aditya pun segera melepaskan pagutan nya, ia tidak mau berlama-lama takut gadisnya itu marah.


"Maaf kan aku.. aku tidak ingin mendengarkan alasan apapun dari mu Sa.." ucap Aditya menundukkan wajahnya dengan tangan masih merangkup pipi Salsa dan menatap kembali manik mata gadis itu


"Maaf jika aku egois " ucap Aditya kembali. Aditya tidak mau mendengarkan alasan lagi dari gadisnya karena ia takut gadisnya itu berpaling.


Salsa hanya diam dan menatap mata Aditya..


"Tanpa kau jelaskan secara detail atau kau tutupin pun aku sudah tau arah cintamu Sa.. tetapi aku tidak akan menyerah..." ucap Aditya lagi yang masih merangkup pipi gadis itu dan menatap mata gadisnya kembali.


Deg.....


Jantung Salsa pun berdebar.. ia semakin tak enak hati dengan Aditya.


"Apakah kak Adit sudah tahu..." batin Salsa dengan menatap lekat mata Aditya.


"Sesering apapun kau melukai hati ini dan sesering apapun dirimu membuatku kecewa, aku tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkan cintamu Sa... dan aku tidak akan pernah melepaskan mu.." gumam Aditya datar sambil memeluk salsa kembali dan mencium lembut pucuk rambut Salsa.

__ADS_1


Salsa hanya menangis dalam hati. ia sudah menyerah akan terjebak cinta yang rumit ini.


Tak berselang lama, Aditya pun melonggarkan pelukannya dan memegang pundak Salsa


"Maafkan aku Sa.... " ucap Aditya menatap lekat mata Salsa.


"Kak Adit kau jangan menuduh aku tidak -tidak.., aku hanya ingin fokus kuliah ku dulu aku tidak mau memikirkan cinta yang rumit ini ka...." dusta Salsa dan tak terima


Aditya pun hanya memejamkan matanya dan menghela nafas panjang, Ia tahu kalau gadisnya itu tidak jujur dan ia pun tidak ingin memberitahu kalau gadisnya itu lebih menyukai Tristan.


"Sudahlah aku tahu perasaan kamu lagi tidak baik Sa..aku akan memberi mu jarak agar kamu nyaman.. tetapi aku tidak akan pernah melepaskan mu Sa.. karena aku selalu mencintai mu." pinta Aditya dengan memegang kedua pergelangan tangan Salsa.



Kak adit... " Salsa pun menatap nanar mata Aditya.


🍃🍃🍃


Sedangkan ditempat lain, di sebuah sudut ruangan nampak seorang wanita itu sangat murka setelah ia melihat bukti rekaman cctv serta biodata si gadis itu..


"Pantas saja dia penggoda ternyata ibunya pun juga sama.. " gumam wanita itu setelah membaca hasil berkas di dalam amplop, dan mata wanita itu menyorot tajam melihat foto-foto gadis itu dengan Tristan. Sebenarnya ibu nya Salsa menikah lagi karna di tinggal suami nya cerai.. tetapi pemikiran Bela menyangkal ibunya sama seperti pelakor.


"Tidak akan gue biarkan Tristan takluk sama lo .. " gerutu Bela murka


Pranggg...... Terdengar suara pecahan gelas dari arah dapur


🍃🍃🍃


Ckiiiiiiiitttttt....


Di pagi hari nan cerah ini, di sudut parkiran kampus nampak sebuah mobil hitam itu berhenti..


"Kau yakin hari ini bisa mengajar?melihat kondisi mu aja uda pucat seperti itu .. " tanya Bela


"Tidak usah kau hiraukan aku..."ucap Tristan datar sambil membuka pintu mobil dan menutup nya dengan keras.


Bela pun menghela nafas panjang . ia tahu semalam Tristan habis mabuk..

__ADS_1


"Gara gara gadis tengik ini sudah meracunkan otak Tristan tidak akan ku biarkan kau ." gerutu Bela


Tak jauh dari parkiran kampus nampak sebuah mobil hitam berhenti. turun lah dua insan yang berbeda dari mobil.


Mereka pun jalan bersama melewati koridor kampus..


Tak jauh dari sana nampak Tristan melihat keduanya..ia pun menghembuskan nafasnya dengan kasar dan jalan menuju ruangannya.


"Ada apa ..." tanya Bela penasaran


"Tidak .." jawab pria itu singkat


🍃🍃🍃


Suasana siang ini sangat terik. Di kantin banyak mahasiswa mahasiswi menuju ke kantin karena sekarang memang jam istirahat..


Salsa pun juga ke kantin tetapi ia sendiri tidak bersama teman temannya.. ia hanya memesan minum saja untuk menghilangkan haus.


"pak ice coffee vietnam nya 1 ya pak" panggi Salsa sedang memesan


"baik.." balas pelayan


Salsa pun duduk di kursi menunggu pesanannya sembari memainkan ponsel


Tak jauh dari gadis itu nampak seorang wanita datang menghampirinya.


Tap.... tap... tap.... bunyi sepatu haigh heels terdengar hingga di ruangan tersebut


Ia datang dengan wajah yang sangat murka sambil membawa berkas foto gadis itu. Ia berjalan cepat menghampiri Salsa, gadis itu pun tidak tahu kalau ada orang yang akan menghampirinya karena gadis itu sedang fokus bermain ponsel. Tiba-tiba terdengar suara tamparan keras hingga terdengar seluruh ruangan kantin


Plak......


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa kakak klik tombol vote ,hadiah dan bintang nya biar author semangat cari ide-ide buat ceritanya....


Silahkan beri kritik atau sarannya juga yah, jujur author baru pertama kali loh buat novel inih.. mohon dukungan nya yaa kakak-kakakku

__ADS_1


terima kasih 🥰💞


__ADS_2