
Bunyi suara pecahan beling gelas terdengar pada seluruh tamu di dalam Villa tersebut, sehingga para tamu mencari asal suara itu berada.
"Ada apa itu ada apa.. ?" ucap heran tamu yang lain
"Iya seperti ada keributan..." ucap tamu yang lain juga.
Salsa dan Aditya pun juga menoleh mencari asal suara.
"Siapa yang membuat keributan kecil disini.."gumam Aditya berdecak sebal sambil matanya melihat sekeliling tempat.
Mata Salsa pun juga ikut melihat sekeliling tempat, kemudian mata ia berhenti sesaat melihat ada satu tempat nampak sepasang kekasih yang ia kenal seperti sedang berpelukan.
Deg
Hati gadis itu pun ikut tertoreh melihat mereka sedang berpelukan.
Mata Salsa sedikit berkaca-kaca tetapi sedetik kemudian ia mengedip-ngedipkan matanya agar tak terlihat merah..
"Ada apa aku ini.." batin Salsa sambil menatap kedua orang itu dari jauh sambil memegang dadanya.
Sedangkan pria mabuk itu, kemudian di papah oleh pasangannya agar duduk di kursi. Saat akan di papah, tak sengaja mata pria itu saling bertemu dengan mata gadis itu.
Salsa yang merasa ditatap pun nampak kaget, ia segera memalingkan wajahnya.
"Kak Adit ayo kita jalan lagi... " ucap Salsa, kemudian ia merangkul lengan Aditya kembali. Hari ini ia ingin melupakan si dosen itu dan ingin bersama Aditya.
"Hmmm kau kenapa sayang..." tanya Aditya bingung
"Ahh tidak kak ayo jalan.... " balas Salsa tersenyum pada Aditya
"Baiklah ayo kita duduk di sebelah sana.." ajak Aditya, kemudian pria itu merangkul pinggang gadis itu dengan erat. Ia tidak tahu kalau kakaknya habis melihat Salsa.
Mereka pun duduk bersama memakan jamuan makanan yang tersedia di villa.
🍃🍃🍃
Sedangkan di tempat lain, Tristan sedang duduk di sudut bar dan merutuki kebodohannya sendiri gara-gara ia yang menimbulkan keributan kecil di sini.
"Sial kenapa aku jalan sampai sempoyongan begini, padahal aku minum berapa pun banyak juga masih kuat..tapi aku senang dia melihatku tadi, tapi kenapa tatapan dia seperti benci padaku " batin Tristan sedang berpikir
"Tristan kau sudah tidak apa-apa? tanya wanita itu
"Tidak.." balas Tristan singkat..
🍃🍃🍃
Di dalam Villa memiliki banquet besar yang merupakan ruangan khusus dengan menyediakan makanan eksklusif dan fasilitas lainnya untuk menjamu semua para tamu undangan. Di dalam sana banyak lampu-lampu gantung yang membuat pencahayaan tempat tersebut menjadi sangat indah, seperti wajah gadis sekarang ini yang sedang terkena bias cahaya lampu membuat semua orang yang melihatnya terkesima.
Aditya pun yang melihat juga terkesima. Ia memandang lama gadis itu sampai gadis itu selesai makan.
__ADS_1
"Sudah makan nya Sa..? "tanya Aditya yang tak lepas matanya menatap Salsa
"Sudah kak..aku lihat kakak tidak makan.." tanya Salsa heran
"Aku sudah kenyang, apalagi lihat kecantikan kamu malam ini.." goda Aditya..
"Ih apaan sih kak.."ucap Salsa tersenyum tersipu malu.
Tidak lama terdengar lah suara host mengumumkan bahwa akan ada acara dansa bersama dan potong kue
"Wah dansa aku gak bisa kak sumpah..." keluh Salsa setelah mendengar penjelasan dari host tersebut.
"Tidak apa aku yang akan bantu kamu... " pinta Aditya menawarkan diri sambil meraih tangan Salsa.
"Kak aku gak bisa... " balas Salsa tak percaya diri. Kemudian gadis itu pun akhirnya beranjak dari kursi dan mengikuti jalan Aditya ke tempat tersebut.
"Tamu hadirin semuanya, mari kita ikut memeriahkan acara ini dengan berdansa bersama ayo bawa pasangan anda masing-masing kesini.." ucap host tersebut
"Wahhhh ...ayo ayo.." ucap antusias tamu-tamu yang lain. Para tamu undangan pun ikut berdansa bersama di sana.
🍃🍃🍃
Terdengar lantunan musik melow mengawali acara dansa tersebut. hingga para tamu sangat menikmatinya.
🎵🎵 Haengbokhagil barae..🎵🎵 (Ost. Sassy Girl Chun Hyang)
"ini gini ini gini " kakinya ikut gerak depan dan belakang melihat tamu yang lain sudah dansa.
Aditya tersenyum lucu melihat gerakan Salsa yang sangat kaku di hadapannya..
"Sa..rileks sa kamu ikutin saja gerakan dari aku, kamu hanya tatap aku saja.." bisik Aditya lembut, agar gadis itu tidak kaku
Kulit Salsa seketika meremang mendengar bisikan dari Aditya, ia pun akhirnya menurut mengikuti gerakan Aditya..
Mereka pun akhirnya menikmati berdansa bersama.
Sedangkan di tempat lain, seorang pria nampak kesal melihat pemandangan dua sejoli yang sedang kasmaran itu. Ia di sana juga ikut berdansa dengan Bela karena Bela yang mengajaknya. tetapi mata pria itu mengarah ke gadis itu yang dekat dengan Aditya.
"Sayaaaang kau tidak tatap aku...." tanya Bela
"Hmmmmm...." balas Tristan menoleh ke arah Bela.
Akhirnya ia menuruti permintaan Bela, keduanya pun ikut berdansa bersama walaupun sorot matanya itu sedikit mencuri-curi ke arah gadis itu.
🍃🍃🍃
Mereka berdua yang baru saja menjadi sepasang kekasih pun terlihat bahagia.
Aditya pun berhenti berdansa, ia ingin mengeluarkan sesuatu di dalam saku jas nya..
__ADS_1
"Sa.. aku bawa sesuatu sederhana untuk kamu.." ucap Aditya
"Hah apa itu kak.." balas Salsa heran
"Apakah ini kau suka..?" tanya Aditya serius dengan membukakan kotak kecil berwarna merah.
"Waw..... Kak ini apa gak terlalu berlebihan.... " teriak salsa kaget hingga sedikit tamu-tamu terdengar akan teriakan Salsa.
Aditya pun tersenyum lucu melihat ekspresi gadisnya yang sangat menggemaskan..
"Ini belum seberapa, bahkan apapun yang aku punya termasuk hatiku pun inginnya semua buat kamu Sa...." batin aditya gemas
"Kamu mau terima Sa..." tanya Aditya dengan penuh harap
Tamu yang melihat pun ikut bersorak dengan kemesraan mereka..
"Ayo terima... terima...terima.. " sorak tamu-tamu lainnya sambil menepuk tangan.
Salsa pun mengangguk tersenyum mengiyakan permintaan Aditya.
Aditya pun senang mendengarnya, ia memakaikan kalung liontin berlian itu kepada Salsa, hingga jarak antara keduanya sangat berdekatan hembusan nafas Salsa pun terasa oleh wajah Aditya..
"Selesai..." ucap Aditya dengan menatap lekat wajah Salsa.
"Ayo cium dong Adit...
cium... cium...cium..." sorak tamu yang lain.
Aditya pun menoleh kepada para tamu dan kembali menatap Salsa untuk meminta ijin..
Salsa pun hanya tersenyum tersipu malu pada Aditya
Tidak ada jawaban apapun dari Salsa, Aditya pun memberanikan diri mengecup singkat bibir ranum Salsa, dan membisikkan sesuatu di telinga gadis itu.
"I love you Salsa.." bisik Aditya lembut di telinga Salsa
"Salsa pun terenyuh mendengarnya, ia tersenyum tersipu malu dan langsung menghamburkan ke pelukan Aditya
🍃🍃🍃
Tak jauh dari dua sejoli itu yang baru saja jadi sepasang kekasih, ada seorang pria yang melihatnya hati pria itu benar-benar sangat panas seperti api membara, Ia ingin sekali meraih gadis itu segera tetapi sulit. Ia benci dengan dirinya sendiri, betapa sulitnya menghilangkan kecemburuan bodohnya terhadap gadis itu. Karena pria itu juga ingin sekali memilikinya.
Pria itu sekarang sedang berdansa dengan Bela, tetapi sorot matanya itu sangat tajam pada kedua sejoli itu
"Terima kasih kak untuk malam ini.." ucap Salsa masih di pelukan Aditya
Salsa yang masih berpelukan dengan Aditya pun, tak sengaja mata ia bertemu dengan sorot mata tajam pada pria yang enggan ia temui.
"Astaga.... "batin Salsa
__ADS_1