Jeronimo , The Way Of Love

Jeronimo , The Way Of Love
21


__ADS_3

Akhirnya empat gadis itu sampai di sebuah mansion besar bergaya Eropa , mereka berpikir rupanya pria pria itu bukan pria biasa terbukti banyaknya penjaga yang berada diluar gerbang . Sebelum sampai di mansion besar ini dalam perjalanan mereka mereka berpapasan dengan beberapa orang dan menganjurkan mereka untuk menjauhi rumah itu .


Kata mereka rumah itu sering mengadakan pesta pesta yang kadang suara bisingnya mengganggu tetangga yang ada di sekitar rumah itu . Para tetangga sudah sering mengeluh pada pihak terkait tapi sepertinya keluhan mereka hanya dianggap angin lalu . Akhirnya mereka menyerah karena berpikir mungkin ada ' orang berkuasa ' yang menjadi becking para pecinta pesta itu .


" El bagaimana ? Kok jadi merinding begini ya ! Pulang yuk !! " salah satu teman bergidik ngeri melihat pria pria bertubuh besar yang menjaga tempat itu , tampang mereka sangat dengan banyak tato menghiasi tubuh mereka .


" Ry ? Kau masih ingin ke rumah itu !? " tanya Elda pada teman yang tadinya ingin mendapatkan pekerjaan .


" Atau kita intai dulu tempat ini untuk memastikan jika tempat ini memang benar benar bukan tempat yang baik seperti orang orang tadi bilang . Matikan semua ponsel kalian , karena kita akan lihat tempat ini dari sana ! " tunjuk Elda pada sebuah gazebo yang ada di halaman sebuah rumah yang tampaknya tidak berpenghuni , mungkin pemiliknya tidak tahan dengan kebisingan dari mansion seperti yang mereka dengar tadi .

__ADS_1


" Apa tidak berbahaya El ?? Bagaimana jika teman teman kita khawatir ? Apa tidak sebaiknya kita mengabari mereka dulu ... " kata Riry yang tahu pasti jika Ted dan teman teman yang lain pasti akan mengkhawatirkan mereka . Ke empat gadis itu sudah mencapai gazebo yang tadi di tunjuk oleh Elda , letaknya yang membelakangi jalan membuat mereka aman berada disana walau gadis gadis itu harus tenang karena beberapa penjaga sering melewati jalan yang ada di jalur mereka bersembunyi .


" Kita hanya sebentar disini , kita akan kembali sebelum malam . Lagipula aku sudah mengirim pesan pada satpam galeri jika kita akan pergi sedikit lebih lama ! " lirih Elda yang tadi memang sempat mengirim pesan pada satpam galeri , dia mengirim pada satpam karena sangat terburu buru untuk memilih nomor lainnya . Tanpa dia sadari jika satpam yang ia kirimi pesan sudah berganti shift .


El memberi isyarat agar mereka diam ketika melihat iring iringan mobil yang terlihat masuk ke dalam mansion , jika dilihat dari mobil mobil mewah itu maka dipastikan didalamnya adalah orang orang high class dari kaum jet set .


" Sepertinya Riry memang harus mengurungkan niatnya El ... mereka benar , tempat ini bukan tempat yang baik "


" Ya mereka akan menyuruhmu untuk menjadi pelayan ranjang juga . Jika kau sudah ada di dalam sana mungkin kau tidak bisa keluar lagi .... ssstttttt !! " Elda meletakkan satu jari telunjuknya diatas hidung pertanda mereka harus diam . Tadi samar ia mendengar jerit seorang perempuan di dalam mansion itu .

__ADS_1


" Kalian dengar ?! "


Ketiga gadis yang ada disampingnya mengangguk pelan pertanda merekapun mendengar suara yang di maksud oleh Elda . Hari masih terang tapi sepertinya ' pesta ' sudah dimulai .


" Dengarkan aku , sebaiknya kita pulang sekarang sebelum para penjaga itu melihat kita ! Kita laporkan hal ini kepada yang berwajib karena disana mungkin ada saudari saudari kita yang butuh pertolongan ! Atau kita bisa minta tolong pada Lia . Dia pasti mau menolong mereka "


" Ya sebaiknya kita pulang saja .... "


Sebelum kaki mereka turun dari gazebo dua orang pria sudah menghadang langkah mereka .

__ADS_1


" lkuti kami Nona Nona .... "


__ADS_2