Jeronimo , The Way Of Love

Jeronimo , The Way Of Love
33


__ADS_3

" Akhirnya kau pulang juga , aku kira masih keras kepala bertahan disini ! " sinis Ryota yang duduk di kap depan mobil , dia sengaja menunggu Elda karena diminta secara langsung oleh Odelia untuk mengantarkan gadis itu menyusul ke bandara . Jero , Odelia , Olivia dan Albert juga sedang dalam perjalanan kesana . Sengaja Lia mengajak Elda agar punya teman berbicara , tidak mungkin dia mengganggu kemesraan kakaknya dan Albert .


" Bukan urusanmu ! Senangnya ... akhirnya aku tidak melihatmu lagi pria menyebalkan !! " sahut Elda dengan pandangan sinis ke arah Ryota . Walaupun pria itu pernah menolongnya tapi sikap Ryota sangat menyebalkan . Mungkin pria itu memang tidak menyukai bergaul dengan gadis seniman sepertinya .


Elda pernah melihat Ryota pergi bersama Anandara , dan dia bisa melihat pria itu bersikap sangat baik pada gadis dengan penampilan elegan itu . Elda berpikir jika Ryota hanya bisa baik pada wanita cantik dengan penampilan berkelas . Bukan wanita sepertinya yang bahkan tidak pernah sempat memperhatikan perkembangan mode .


Dia hanya akan mengenakan baju yang ia rasa nyaman untuknya , dan Elda lebih sering memakai sneaker daripada heels kemanapun dia pergi . Dia hanya akan menggunakan heels jika benar benar diperlukan , itupun pasti dalam acara yang formal .


Ryota hanya geleng geleng kepala ketika melihat Elda yang membuka bagasi mobil dan mengangkat koper sendiri ke dalam bagasi , padahal Ryota melihat koper yang di bawa gadis itu cukup besar . Elda tidak meminta tolong walau terlihat sedikit kesusahan memasukkan kopernya . Tak pernah sekalipun Ryota melihat gadis itu mengeluh dan merepotkan orang lain .


" Hei siapa yang menyuruhmu duduk di jok belakang !? Aku bukan supirmu , pindah ke depan ... enak saja ! " seru Ryota ketika melihat Elda malah duduk di jok belakang . Dan tanpa membantah Elda pindah ke jok depan duduk disamping Ryota yang duduk di belakang setir .


Gadis itu sedang tidak ingin berdebat karena yang dia butuhkan saat ini adalah duduk dan memejamkan matanya , Elda sangat mengantuk karena semalam begadang dengan teman teman komunitasnya yang tersisa di galeri untuk membicarakan kelanjutan pameran . Mereka memutuskan untuk kembali ke sanggar yang ada di Dubay untuk menghormati pernikahan Odelia yang tak lama lagi berlangsung .

__ADS_1


" Apa kau mengenal Albert , suami dari kakak sahabatmu !? " tanya Ryota mulai melajukan mobilnya , dia sempat tak sengaja mendengar percakapan antara Jero dan Albert saat duduk di kantin . Entah tapi dia merasa Albert adalah pria yang tidak baik walaupun pria itu sangat ramah padanya .


" Dia adik ibuku .... "


CKKIITTTTT ....


Duugghhhh ...


" Awwwsshhh ... apa yang kau lakukan !? " pekik Elda saat kepalanya terbentur dashboard depan karena Ryota yang tiba tiba mengerem mobilnya .


" Memang apanya yang aneh dengan itu ? Dia adalah anak bungsu dari Grandma , itu berarti dia pamanku !! " gerutu Elda , dia masih ingat waktu itu Albert diminta datang untuk menyembuhkan phobia Olivia . Dia tak menyangka jika pamannya itu malah akan menjadi suami dari putri sulung Abbio Al Shamma itu .


" Aku ingin bertanya sesuatu , tapi aku harap jangan tersinggung karena aku ingin mengetahui kisah sebenarnya "

__ADS_1


" Apa yang ingin kau ketahui ?! Jangan bilang jika kau ingin mengetahui bagaimana bisa pamanku itu menikahi Olivia "


" Bukan itu ... tapi aku ingin mengetahui kisah Albert dan Odelia " sahut Ryota yang langsung mendapat tatapan penuh tanya dari Elda .


" Apa kau sudah gila ? Otakmu waras bukan !? Odelia adalah calon istri atasanmu , dan kau tahu benar jika Albert adalah suami Olivia . Jadi kenapa kau malah bertanya tentang hal konyol itu !? "


" Kau adalah keponakannya , tidak mungkin kau tidak tahu perasaannya !! "


Elda membuang pandangannya keluar jendela samping dengan sesekali menyeka nafasnya . Dia masih ingat jika dulu Albert pernah jatuh cinta pada sahabatnya , Odelia . Tapi dengan berjalannya waktu Albert menjadi dekat dengan Olivia , dan akhirnya mereka menikah . Hanya itu yang dia tahu !


" Aku juga kurang tahu karena Albert tidak pernah bercerita apapun padaku . Yang aku tahu dia sangat bahagia dengan pernikahannya sekarang . Olivia adalah gadis yang baik , aku yakin Albert sangat mencintainya ... " kata Elda yang sepertinya tidak yakin dengan perkataannya sendiri .


" Bagaimana jika tidak seperti itu ceritanya ?? Bagaimana jika yang ia cintai sebenarnya adalah Odelia ... bukan Olivia !? "

__ADS_1


" Aku rasa dia bukan pria gila yang mampu mencintai jodoh orang lain ... "


" Tapi bukankah cinta memang gila ???? "


__ADS_2