
" Dad ... Grandpa ! " lirih Albert ketika melihat dua pria bertubuh besar berjalan mendekat ke arahnya . Setelah mengetahui Via nekat lari dari kamar ia berniat pergi ke sanggar , dia tak ingin istrinya berbuat sesuatu yang bisa mengacaukan acara bahagia itu . Tapi sepertinya niatnya akan tertunda karena dua pria yang menghampiri dirinya sepertinya ingin mengajaknya bicara .
" Kau ingin menyusulnya ?? "
Albert hanya mengangguk pelan , tapi kemudian ia mengikuti langkah dua pria yang sudah memberi isyarat agar mengikuti mereka . Sekarang tiga pria itu duduk di sofa ruang baca yang dulunya milik Gaffar Al Shamma , ruangan pribadi yang biasa digunakan jika ada pembicaraan pribadi yang tidak ingin terdengar orang lain .
" Daddy dan Grandpa ingin bicara denganmu , sudah lama kami ingin melakukan ini tapi selalu tertunda karena kesibukan kita masing masing "
" Apa ini tentang putri Daddy ?? "
__ADS_1
Dua pria didepannya tampak saling memandang kemudian menghela nafas hampir bersamaan . Begitupun Albert yang sepertinya tahu kemana arah pembicaraan mereka nanti .
" Sebelumnya Daddy minta maaf , maaf jika kau tidak nyaman karena Daddy sering melibatkan dirimu dalam dunia Daddy . Dunia bisnis yang pasti sangat berbeda jauh dengan dunia yang selama ini kau geluti . Bukan maksud Daddy ingin memaksamu untuk menjadi seperti kami , tapi kami hanya ingin kau merasa jika kami membutuhkanmu ! Kau sudah menjadi bagian dari keluarga Al Shamma sekarang .... "
" Seharusnya aku yang minta maaf pada Daddy dan seluruh keluarga ini . Kalian sudah berusaha keras menjadikan aku bagian dari keluarga menakjubkan ini tapi aku yang terlalu rendah diri untuk berdiri disamping kalian . Aku tidak akan pernah menjadi hebat seperti kalian ... "
Anna menemui Albert dengan membawa sebuah buku diary milik Via yang tak sengaja ditemukan di sebuah kotak yang tersimpan di gudang . Sebuah diary yang menyimpan rahasia besar seorang putri sulung dari Abbio Al Shamma . Anna menyerahkan buku itu agar Albert bisa menganalisis apa yang terjadi pada putri mereka .
Baik Abbio ataupun Anna memutuskan untuk menyimpan semua ini , karena mereka tahu pada dasarnya Olivia adalah gadis yang baik . Merekalah yang salah karena terlalu menjaga gadis itu dari dunia luar , dan itu menyebabkan Olivia merasa tereksploitasi . Merasa di bedakan dari saudara kembarnya yang bisa hidup bebas dan bahagia di luar sana .
__ADS_1
Dan sebuah kebetulan karena waktu itu Olivia terlihat sangat bergantung pada Albert hingga mereka memutuskan untuk menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan . Dari awal Albert sudah memperingatkan mereka karena mungkin caranya tidak akan ' selembut ' yang mereka kira .
Tidak mudah membersihkan hati dan pikiran yang sudah dipenuhi dengan kebencian dan pikiran pikiran negatif . Akan banyak shock terapi yang akan terjadi . Tapi baik Abbio dan Anna ternyata mempunyai pikiran yang terbuka , mereka benar benar menyerahkan semua pada Albert . Mereka percaya jika suatu saat kebersamaan Albert dan Olivia akan menumbuhkan sesuatu yang indah bernama cinta . Mungkin pemikiran yang sangat naif ... Tapi mereka percaya itu !
" Grandpa dengar bulan depan kau ada seminar di Belanda . Bawalah Olivia sekalian , mungkin dengan melihat dunia baru pikirannya akan lebih terbuka . Kami juga tidak mau sambil resiko dengan kebahagiaan putri kami yang lain , kau sangat tahu maksud kami ... "
Albert mengangguk , bulan depan dia ada seminar selama kurang lebih satu bulan di negeri kincir angin . Mungkin disana dia dan Olivia akan mendapat suasana baru . Jauh dari keluarga mungkin akan membuat pikiran istrinya lebih tenang karena tidak akdn ingat lagi dengan perlakuan perlakuan yang membuatnya tidak nyaman . Dan ketika bisa lebih tenang maka dia lebih mudah ' menyembuhkan ' penyakit hati istrinya .
Albert tahu dia belum.bisa sepenuhnya menghilangkan nama Odelia di hatinya . Tapi hidup harus terus berjalan , sudah seharusnya Odelia hidup bahagia dengan pria yang dicintainya . Yang harus ia lakukan sekarang adalah belajar mencintai dan menerima Olivia , wanita yang sudah menjadi istrinya .
__ADS_1