Jeronimo , The Way Of Love

Jeronimo , The Way Of Love
23


__ADS_3

Odelia hadis menuruti kemauan sang calon suami yang menginginkannya sementara pulang ke Dubay dengan alasan keamanannya . Gadis itu sedang packing bersama dengan teman teman wanita di komunitasnya .


Mereka sedang bercerita tentang kejadian yang mereka alami di mansion mengerikan tempat Riry akan mencari pekerjaan . keempat gadis itu yakin jika ada sebuah ' kejahatan ' di balik megahnya bangunan itu .


" Telinga kita berempat sama sama mendengar sebuah jeritan di dalam mansion tadi . Lagipula setiap orang yang kita jumpai di jalan selalu saja melarang kita untuk pergi ke sekitaran rumah itu "


" Ya dan kalian malah sengaja mengawasi rumah setan itu , tanpa sadar jika kalian menempatkan diri kalian sendiri dalam bahaya . Dan begini akhirnya .... kita pulang !! Kelak aku minta pada kalian jangan lagi mengambil resiko apapun alasannya . Jika untuk masalah pekerjaan kalian tahu benar jika aku ataupun Elda bisa membantu kalian . Aku yakin keluargaku ataupun keluarga Elda butuh para pekerja keras seperti kalian " kata Odelia yang dulu pernah membahas ini langsung dengan Daddynya . Abbio pernah berjanji padanya akan membantu teman teman komunitasnya jika memang di butuhkan .


" Maafkan aku Li ... " sahut Riry merasa bersalah karena semua ini terjadi karena dirinya keras kepala dan mengabaikan nasehat Elda .


Setelah semua selesai packing mereka berkumpul di depan mess untuk berbicara dengan sebagian pria komunitasnya yang sedang beristirahat . Mereka membicarakan tentang kelanjutan pameran yang masih berlangsung sekitar enam hari ke depan .


" Kau mau kemana Li ?! " tanya Elda yang melihat Lia berdiri seperti ingin pergi dari tempat itu .

__ADS_1


" Hanya sebentar , aku ingin membeli minuman dan beberapa cemilan di mini market depan untuk teman ngobrol . Jangan khawatir kau tahu pasti penjagaanku diperketat sepuluh kali lipat setelah kejadian siang tadi.... " cibir Lia yang membuat teman temannya tertawa . Mereka tahu Jeronimo benar benar membuat tembok penjagaan kuat untuk menjaga calon istrinya .


Benar saja dugaannya , semua penjaga berada di semua titik ketika ia melangkah keluar dari gedung galeri , padahal jarak mini market hanya beberapa langkah saja . Ponselnya pun langsung terdengar notif pesan , dia yakin pasti pria overprotektifnya sedang mengirimi pesan yang isinya melarang dia keluar atau pergi jauh dari tempatnya menginap .


Sampai di minimarket Lia langsung mengambil keranjang dan mulai mengambil semua yang ia butuhkan . Satu keranjang penuh minuman kaleng dan dua keranjang makanan ringan sudah ia dapatkan , dan kini bermaksud berjalan ke arah kasir untuk membayarnya .


Tapi sejurus kemudian dia dikagetkan dengan adanya seseorang yang tiba tiba menyenggol keras badannya . Dan matanya memicing karena ia merasa mengenal siapa yang sudah membuatnya terhuyung satu langkah ke belakang .


" Deasy .... " Odelia ingat jika wanita muda yang sekarang berdiri disampingnya adalah wanita yang pernah sengaja menjatuhkan dirinya ke pelukan Jero . Wanita muda yang ia yakin sedang membutuhkan pertolongan .


" Saya tahu anda tidak mengenal saya , tapi saya tahu jika anda bisa menolong saya ... " lirih wanita itu lagi yang terpotong ketika seorang pria bertubuh gelap datang menghampirinya .


" Cepatlah !! Tuan Delon sudah menunggu kita !! "

__ADS_1


" Ya aku tahu, aku hanya membeli pesanannya saja . Kau bisa lihat isi keranjangku ! " tukas Deasy yang menunjukkan isi keranjangnya yang berupa beberapa bungkus ' pengaman ' , satu set pakaian dalam warna merah menyala dan beberapa kaleng minuman ringan .


Dari benda benda itu Odelia tahu jika gadis muda didepannya memang sedang butuh pertolongan . Mungkin apa yang ada didepannya berhubungan dengan apa yang dilihat Elda dan teman temannya kemarin .


Setelah pria itu pergi ke depan gadis muda bernama Deasy itu kembali mendekat ke arah rak dimana Odelia masih berdiri untuk memilih barang .


" Saya tahu jika anda adalah Nona Odelia Al Shamma , banyak yang harus saya ceritakan tapi kami sangat butuh pertolongan anda . Saya ..... "


" Ayo cepat !!! Waktu kita tidak banyak ... jika kau bukan wanita kesayangannya sudah dari tadi aku menyeretmu keluar !! "


Dan perkataan Deasy terpotong kembali saat pria yang tadi bicara dengannya menyeret lengannya dengan sedikit kasar . lngin sekali Lia menghajar pria yang tidak tahu sopan santun itu , tapi ia tahu ini bukan saat yang tepat .


Dengan cepat ia meraih ponselnya dan mengetikkan sesuatu disana .

__ADS_1


Aku butuh bantuanmu sekarang , sesuai yang kau bilang aku harus terlibat jika ingin semua selesai dengan cepat .....


Aku meluncur sekarang Nona Al Shamma sayang ! Akhirnya kau dan aku bisa bermain bersama ....


__ADS_2