Jeronimo , The Way Of Love

Jeronimo , The Way Of Love
48


__ADS_3

Selesai sarapan keluarga besar Adipraja ataupun Al Shamma masih berada di area pinggir kolam renang untuk sekedar bersantai . Wajah bahagia terlihat pada semua orang karena sudah lama mereka tidak berkumpul seperti sekarang ini . Kesibukan masing masing kadang membuat mereka lupa tentang arti kebersamaan .


" Menantumu sangat ramah , sepertinya semua pasien jiwa yang ia tangani akan cepat sembuh karena kecuali pintar Albert juga sangat tampan " kata Jasmine pada Anna ketika melihat Albert yang sangat cepat akrab dengan para putranya . Kecuali Gema Aksa yang terkenal dingin pada orang asing , hanya si sulung generasi kedua Adipraja itu yang tetap memasang wajah datar walau Albert sudah berusaha untuk berbasa basi . Tapi tidak ada seorang pun yang merasa aneh dengan itu karena semua sudah tahu watak masing masing putra Adipraja .


" Ya Albert memang orang yang sangat baik , karena itulah aku mempercayakan Olivia padanya . Dia penyabar dan terlihat sangat mengasihi putriku ! " sahut Anna menanggapi kata kata dari istri pilar ke empat .


" Apa aku tidak salah dengar Kak Anna ?? Terlihat mengasihi .... Hanya sebatas terlihat . Itu terdengar aneh ditelingaku ! "


" Jasmine .... " suara Aira mencegah agar Jasmine tidak berkata lebih banyak lagi . Aira hafal dengan watak Jasmine yang tak pernah bisa menyembunyikan apapun yang ada di otaknya . Istri adiknya itu mempunyai kepribadian yang sangat terbuka tapi juga sangat jujur . Jasmine merasa tidak perlu menyembunyikan apapun selama yang ia katakan adalah benar .


" Tidak apa apa , bukankah semua orang berhak untuk menilai setiap orang yang pertama dilihatnya " ujar Anna sedikit lega karena Olivia tidak sedang duduk bersama mereka , tapi sedang bersama para menantu Adipraja . Perasaan putri sulungnya sangat sensitif , Olivia tidak mempunyai pikiran seterbuka seperti Odelia . Via pasti akan merasa tersinggung sekaligus rendah diri jika mendengar kata kata yang memojokkannya .

__ADS_1


Tapi perhatian mereka kemudian teralihkan ketika mendengar suara ...


BYUURRRRR ....


" Oh my God VIAAA .... !! "


Anna panik ketika melihat putrinya tercebur ke kolam renang , sepertinya seorang maid yang sedang membawa nampan berisi kopi tak sengaja menyenggolnya . Olivia tidak bisa berenang , dari kecil ia tidak suka bermain di air seperti Odelia ataupun Noah sepupunya . Tapi ia lega ketika melihat Jero langsung terjun menolongnya karena kebetulan dia dan istrinya sedang duduk dipinggir kolam renang .


Dewa dan Noah menarik tubuh Olivia ke pinggir kolam dan kemudian dengan sigap Odelia menekan perut kakaknya untuk mengeluarkan air yang tak sengaja terminum . Dan tak lama Olivia sadar dengan terbatuk batuk . Ravenna yang sudah berlari mendekat segera memeriksa keadaan wanita malang itu .


" Bagaimana keadaannya ?? " tanya Anna dan Abbio hampir bersamaan kepada Venna , istri Steve yang merupakan seorang dokter .

__ADS_1


" Aunty dan Uncle tenang saja , Olivia baik baik saja . Mungkin sedikit kaget but that's fine ... Ya kan Via !? Beruntung Jero dan Noah bertindak diwaktu yang tepat "


Olivia mengangguk lemah dan bibirnya menyunggingkan senyum ketika melihat dari kejauhan sang suami berlari dengan wajah sangat panik ke arahnya .


" Oh God ... Sayang ?? Kau tidak apa apa ?? Bagaimana ini bisa terjadi ?? Sudah aku katakan untuk menjauhi area kolam bukan !? " rentetan pertanyaan Albert membuat Olivia memejamkan matanya , dan dia hanya pasrah ketika pria itu mengangkat tubuhnya .


" Terimakasih Jer ... Noah , kalian sudah menyelamatkannya ! Tapi sepertinya aku harus membawanya ke atas untuk ganti baju . Permisi !! "


Semua orang yang berkerumun itu segera pergi ke tempatnya semula . Terlihat Adam berjalan dan duduk tepat disamping putranya karena kebetulan Janu, Steve dan Langit masih bersama Jero dipinggir kolam . Ke empat putranya itu mungkin sedang membahas kejadian yang baru saja terjadi .


" Awasi terus si bungsu , Ayah serahkan semua padamu ... "

__ADS_1


" Gema mengerti ... "


__ADS_2