
" Kak Via !!! " pekik Odelia bahagia ketika melihat kakak perempuannya berjalan ke arahnya . Tadinya ia sedikit khawatir karena wanita itu tidak kunjung datang ke acaranya padahal dari kemarin sudah terlihat sangat bersemangat .
Jero menarik lembut tangan sang istri yang sepertinya ingin lari ke arah Olivia , bukan apa apa tapi pria itu bisa melihat raut yang berbeda dari wanita yang sedang berjalan ke arahnya . Dia sudah berbicara panjang lebar dengan ke empat ayah dan saudara saudaranya kemarin , mereka semua berbicara di kantor utama restoran Jero yang ada di kota ini .
Walau sedikit terkejut tapi akhirnya dia tahu siapa dan apa sebenarnya wanita yang selama ini ia kira adalah wanita baik dan berhati lembut . Ternyata dibalik itu semua Via adalah seorang monster berwujud putri cantik yang bisa menipu siapapun yang melihatnya , termasuk dirinya dulu .
" Hai Odelia ... Akhirnya Kakak bisa bertemu denganmu " kata Via dengan pandangan sinis pada Jero , Gema dan Vania yang berdiri tepat di depannya . Dia bisa merasakan aura dingin mereka walaupun tersungging senyum di bibir mereka .
" Lhoh Kak Albert tidak ikut ?? Kak Via baik baik saja !? " tanya Lia yang tidak melihat suami kakaknya yang biasanya selalu ada di manapun Via berada , dia juga khawatir karena wajah kakaknya yang sedikit terlihat pucat .
" Kak Albert sedang ada pekerjaan , mana Elda ? " Via seperti sengaja mengacuhkan Gema dan istrinya dengan menanyakan keberadaan orang lain yang jelas jelas tidak berada di dekatnya .
__ADS_1
" Ada di meja sana ... Tadi ijin makan dulu , sepertinya dia masih ditemani Ryota " tunjuk Lia pada meja yang ada di paling ujung , senyumnya mengembang karena melihat Elda sepertinya sudah menjadi begitu dekat dengan sahabat suaminya walaupun mereka selalu saja terlihat tidak akur dan bertengkar .
" Tidak usah khawatir tidak mempunyai pasangan di acara ini , romeomu sudah datang Nona Olivia ! " celetuk Vania Demangan mata mengarah pada pintu masuk , terlihat Albert datang menghampiri mereka . Wajah tenang pria itu sangat berbanding terbalik dengan sang istri yang sedikit panik . Tentu saja panik karena Olivia khawatir Albert akan menyeretnya pulang .
" Hai pengantin baru ... Hai Tuan Gema .. Nona Vania ! Sebuah kehormatan bisa bertemu dengan putra sulung generasi kedua Adipraja dan istrinya . Saya dengar anda berdua adalah pengusaha handal dan disegani " sapa Albert ramah menyalami Gema dan sengaja tidak menyalami Vania karena ia tahu bagaimana tingkat keposesifan para pria Adipraja . Lagipula ia juga mendengar jika Revania Alvaro tidaklah semanis yang dilihat dari luar . Gadis muda itu adalah pemimpin tertinggi klan Alvaro yang terkenal kejam dan tak berperasaan jika menangani musuh musuhnya .
" Kami juga merasa terhormat bisa bertemu dengan dokter hebat seperti anda Tuan Albert !! " sahut Gema .
" Berangkat ?? "
" Apa kau lupa sayang dengan rencana seminarku di Belanda . Aku putuskan kita berangkat kesana lebih awal agar kita punya waktu untuk bulan madu . Bukankah kita belum pernah sempat melakukan bulsn madu setelah satu tahun pernikahan kita !? Kita harus berusaha lebih keras karena aku tak mau start kita untuk punya momongan dicuri oleh pasangan newbie itu .... "
__ADS_1
Jero yang tahu arti dari kata kata yang barusan di ucapkan oleh Albert hanya mengangguk senang . Dia senang akhirnya Albert bisa terbebas dari bayangan masa lalunya dan memulai kembali semuanya dengan istrinya .
" Tapi Kak ... " kilah Lia yang bahkan tidak tahu rencana ini sebelumnya .
" Daddy dan Mommy sendiri yang sudah mengatur semuanya untuk kita . Bukan itu saja , Daddy juga sudah menyiapkan perjalanan bulan madu untuk adikmu ke Yunani . Beliau bilang ingin kabar baik dari kita secepatnya karena sudah tidak sabar menimang cucu "
" Bersiap siaplah untuk kalah Al .... kau tidak akan bisa mengalahkan kami !! Mungkin beberapa tahun ini kami akan sangat produktif , target kami tiga baby untuk tiga tahun " ujar Jero yang kemudian mendesis pelan karena cubitan keras dari Lia di lengannya , pria tampan itu tersenyum melihat rona merah di wajah cantik istrinya .
" Kita lihat saja nanti ... " sahut Albert sambil tertawa .
***T A M A T***
__ADS_1
Maaf sekali jika hanya sampai disini kisah Jeronimo dan Odelia , ada sesuatu yang mengharuskan Emak mengakhiri kisah ini walau sebenarnya masih banyak tokoh yang akan Emak kupas tuntas seperti novel novel sebelumnya . Dan Emak minta maaf jika masih banyak kekurangan di karya karya yang kalian baca . Nantikan novel selanjutnya yang mungkin Emak rilis besok . Terimakasih sekali selama ini sudah setia membaca setiap penggalan kisah yang emak torehkan di sini 🙏🙏🙏🙏😘😘😘😘