Jeronimo , The Way Of Love

Jeronimo , The Way Of Love
34


__ADS_3

" Elda ... "


" Hei Al ... hei Via !! Senang akhirnya bisa bertemu dengan kalian , apa kabar kalian ?! " kata Elda dengan mencium sekilas Olivia dan Albert yang menyapanya . Dari kecil ia tak pernah memanggil Albert dengan embel embel Uncle karena memang jarak umur antara keduanya yang tidak terpaut jauh .


" Hai Elda kabar kami sangat baik , terimakasih ! Kau semakin cantik saja " sahut Olivia dengan ramah , dia tahu Elda adalah salah satu teman terbaik adik kembarnya sekaligus keponakan dari suaminya .


Setelah itu Elda dan Ryota segera berjalan menghampiri Jero yang terlihat duduk di kursi tunggu dengan memeluk posesif pinggang calon istrinya .


" Bos ... ini hanya tiga hari tapi kau bertindak seolah olah akan berpisah selama tiga tahun saja ! Nona Odelia bersiaplah , mungkin tiga hari ini ponsel anda akan penuh dengan pesan ataupun panggilan tak terjawab dari pria bucin disampingmu " kelakar Ryota yang mendapat hadiah sebuah tendangan kecil di tulang keringnya .


" Berisik !! "


" Dan istriku akan sangat berbahagia karena pada akhirnya adik tercintanya akan menikah . Itu artinya dia tidak perlu setiap hari mengkhawatirkan Lia karena sudah mempunyai seseorang yang akan selalu di sisinya . Bukan begitu sayang !? " ujar Albert memeluk istrinya dari arah belakang , bahkan pria itu menciumi pundak dan tengkuk Olivia seakan memamerkan kemesraan di depan semua orang yang ada di sekitar mereka .


" Sepertinya anda sangat mencintai istri anda Tuan Albert ! " ujar Ryota dengan senyum hambarnya .

__ADS_1


" Dia adalah bidadariku , dia malaikat cantikku !! "


Jero dan Ryota memandang malas pria yang mereka rasa terlalu berlebihan itu , mereka membuang pandangan ke arah gadis yang masing masing ada di sisi mereka .


" Kau lihat itu bukan ? Al sangat mencintai Olivia , jadi buang jauh jauh pikiran burukmu itu !! " lirih Elda yang dalam perjalanan ke bandara tadi saat berdebat dengan Ryota tentang siapa wanita yang dicintai oleh Albert .


" Semakin pamanmu itu memperlihatkan kemesraan maka akan semakin terlihat palsu di mataku ! Terlalu di buat buat !! " sahut Ryota tak kalah lirihnya .


Tak lama kemudian petugas bandara mengumumkan jika pesawat komersil yang mereka tumpangi segera berangkat , dan mereka segera beranjak .


" Jangan beraktifitas yang sekiranya terlalu berat dulu , beristirahatlah karena mungkin setelah menikah aku akan membuatmu lelah ... sangat lelah !! Aaarrgghhhh !! "


Lia mencubit keras perut rata calon suaminya gemas , masih saja pria itu berkata vulgar tanpa peduli jika Ryota sedang tertawa kecil karena tak sengaja mendengarnya .


" Dasar mesum ! Tidak tahu malu ! "

__ADS_1


" Memang apa salahnya ?? Kau tahu setelah menikah kita akan disibukkan acara resepsi dan tradisi tradisi lain yang pasti akan membuat kita lelah . Ada darah Bali , Jawa dan Belanda di nadiku ! Dan ada darah Jawa Dubay di nadimu ! ltu artinya akan banyak sekali tradisi yang harus kita jalani bukan !? " kilah Jero mengeratkan rengkuhannya sambil menciumi pipi calon istrinya gemas hingga Lia meronta manja .


" Lepas ... pesawatnya mau berangkat ! " lirih Lia ketika tubuhnya sudah ada dalam pelukan hangat calon suaminya .


" Aku mencintaimu sayang , aku tahu aku bukan pria sempurna tapi aku akan membahagiakanmu . Aku akan menjagamu dengan nyawaku ! "


" Ucapkan itu saat kau menjabat tangan ayahku nanti . Berjanjilah padanya jika kau akan menjagaku dan mencintaiku dengan nyawamu ! "


" Pasti .... "


Setelah memastikan pesawat sudah lepas landas Jero segera pergi meninggalkan bandara . Ryota yang mengemudikan mobil Jero karena mobilnya di bawa penjaga yang setia mengikuti mereka di belakang .


" Sepertinya kelak kau harus menjaga lebih ketat istrimu Bos !! Ada pria lain yang mengagumi Nona Odelia .... "


Jero melihat sekilas ke arah sahabatnya , sedikit terkejut karena ternyata Ryota mengetahui hal yang ia tutup rapat . Membunyikan genderang perang dengan Albert akan mengakibatkan perpecahan dalam keluarganya ataupun Al Shamma . Apalagi Albert mampu memainkan perannya sebagai menantu dan suami dengan sangat baik .

__ADS_1


" Aku tahu .... "


__ADS_2