Jeronimo , The Way Of Love

Jeronimo , The Way Of Love
35


__ADS_3

" Bos ada tamu ... " kata Ryota yang baru saja datang ke ruangan kantor milik Jero , atasannya itu terlihat masih sibuk dengan tumpukan berkas di depannya .


" Ckk bukannya tadi kau bilang jika aku free hari ini ? Aku harus selesaikan semua sebelum pernikahanku . Semua berkas sudah aku tanda tangani dan kau akan ambil alih pertemuan pertemuan dengan klien kita mungkin dua minggu ke depan ! "


" Hei son !! "


" Dad ... Uncle , kalian semua disini ! " seru Jero ketika melihat empat pria parubaya dengan tubuh kekar masuk ke dalam kantornya . Pria muda itu langsung berdiri menyambut ke empat ayah yang menjadi panutannya dari kecil .


" Dia mirip sekali denganmu Wa , selalu ingin menyelesaikan semuanya sendiri " ujar pilar pertama ketika Jero memeluknya . Walau dalam hitungan jam ke depan akan menikah tapi Jeronimo masih di sibukkan dengan pekerjaannya .


" Apa kabar Nak , tidak terasa semua putra kita akhirnya sudah memiliki kehidupan sendiri " sambung pilar kedua yang merupakan ayah dari Gema Aksa dan Queen Ava . Adam Adipraja sampai saat ini pun masih menjadi garda terdepan untuk penjagaan keluarga besarnya .

__ADS_1


" Dan kita semua sudah menua , kita sudah dipanggil dengan sebutan Grandpa oleh cucu cucu kita ! Walau begitu aku yakin jika kita masih punya pesona untuk menjerat wanita cantik di luar sana .... " kata Jerry yang merupakan pilar ketiga , mantan cassanova yang bertekuk lutut pada cinta gadis lugu bernama Nayya .


" Ya dan Dewa yakin Kak Jerry akan tidur di pos jaga selama satu tahun setelahnya . Sepertinya aku juga akan menua seperti kalian karena sebentar lagi anak itu pasti akan segera memberikan cucu untukku " kata Dewa memeluk putra satu satunya .


Ryota pun memberi salam pada ke empat pilar dengan penuh hormat sebelum meninggalkan ruangan agar tidak mengganggu reuni keluarga yang sedang berlangsung . Jarang sekali empat pilar berada di satu tempat dalam waktu bersamaan karena mereka tinggal berjauhan .


Bumi Attala dan Dewa masih ada di Jakarta , Adam masih tinggal di Bali sedang Jerry dan Nayya tinggal di Hongkong


" Ke empat ibu kalian sudah ada di Dubay untuk mempersiapkan pernikahanmu . Kakek Gaffar dan Nenek Sri juga sudah ada disana . Hanya Kakek Alfian dan nenek Rita yang tidak bisa ikut karena kondisi mereka yang sedang tidak fit " kata Dewa menjelaskan . Alfian dan istrinya memang memilih untuk tinggal disebuah pulau agar jauh dari gemerlapnya dunia . Mereka bersama penduduk lokal dipulau itu hidup bertani dan jauh dari kemewahan . Mantan penguasa dunia mafia itu hanya ingin hidup tenang di sisa umurnya .


" Ada salam dari Uncle Wicaksono dan Aunty Violetta , mereka berterimakasih karena proyek yang kau berikan pada Anandara membuat gadis itu sangat bersemangat ! Mereka bilang jika kepercayaan diri Anandara tumbuh berkali lipat ! "

__ADS_1


" lni adalah ide dari lbu Aira , Jero hanya melaksanakan semua yang sudah lbu rencanakan saja ... " sahut Jero ketika Jerry mengatakan sesuatu tentang brand ambassador baru perusahaannya .


" Kami sudah mendengar tentang kejadian kemarin , kejadian yang mengharuskan kau menyapu bersih para bedebah itu ! Keluarga kita memang punya aturan tapi tidak apa apa jika sekali kali kita melanggar karena alasan kemanusiaan . Kami sudah selesaikan semua tentang kontrak kerjamu dengan Timoty Meyer "


" Jero mengerti Uncle Bumi ! Untung Kak Gema ada disini ... "


" Dan kami harap kelak kau bijaksana dalam menghadapi masalah intern dalam keluargamu . Jangan sampai tindakanmu memecah satupun hubungan yang sudah terjalin dengan sangat baik ! "


Dan Jero hanya menatap pilar kedua yang baru saja mengatakan tentang hal itu . Sepertinya apa yang menjadi ganjalan di hatinya sudah di ketahui oleh ke empat ayahnya .


" Kalian .... "

__ADS_1


" Kami adalah ayahmu dude , kami tahu semua tentang anak anak kami !! "


__ADS_2