
Kini keempat gadis itu sudah cukup lama di kantin menunggu kedatangan Tasya, sampai-sampai bel menandakan bahwa jam istirahat pun sudah selesai. Sebenarnya Puja sudah mulai kepikiran macam-macam tentang Tasya tapi ia hanya diam, karena takut itu hanya pikiran nya saja yg sedang kacau.
"itu si Tasya ke toilet apa ke planet sih?" ujar Pitra yg bingung karena Tasya belum balik-balik juga.
"iya,,lama banget tuh anak,,padahal 5 menit lagi masuk loh" ucap Sherin sambil melirik jam tangannya.
"mungkin antri kali!" sahut Afril sambil menatap ketiga sahabat nya itu.
"masa iya dari tadi ngantri sih Fril,,"balas Puja yg sedikit gelisah.
"ehm gimana kalo kita nyusulin Tasya aja"Jawab Afril menatap ketiga sahabat nya itu, mereka bertiga pun langsung mengangguk.
"yaudah yok"ujar Puja, setelah membayar makanan mereka pun langsung berjalan melalui koridor sekolah banyak kaum Adam yg menatap mereka sampai-sampai kaum hawa iri dengan mereka.
Setelah sampai di toilet mereka masuk dan tak melihat satu orangpun disana, dan mereka jg melihat satu pintu yg ada tulisannya toilet rusak, karena tak melihat keberadaan Tasya disana, mereka memutuskan untuk balik ke kelas, takutnya Tasya sudah balik ke kelas, saat sampai dikelas mereka tidak melihat Tasya sama sekali, kini mereka mulai cemas.
"Tasya dimana sih?di toilet ngga ada?di kelas juga ngga ada?" ucap Pitra menatap ketiga sahabat nya itu.
"apa mungkin Tasya dipanggil guru?" ucap Afril bertanya-tanya.
"ngga mungkin sih,,kalo Tasya dipanggil guru,,apa jgn-jgn Tasya dikerjain sama kakel songong itu" sahut Puja dengan wajah penuh selidik.
"bisa jadi sih,,kita kan tau dia kaya nya ngga suka sama Tasya"sambung Pitra diangguki Sherin.
"jgn asal nuduh dulu dong guys,,lebih baik kita nyari Tasya dulu" lerai Afril, walaupun sebenarnya apa yg diomongin ketiga sahabat nya itu benar, tapi karena Afril bukan orang yang suka grasak-grusuk jdi ia harus lebih tenang dulu.
Kini mereka sudah berkeliling-keliling mencari Tasya, sampai mereka harus bolos pelajaran, saat mereka melewati kelas lX IPA 1 mereka tak sengaja bertemu Charrol, Kifli, dan jg Saka.
__ADS_1
Charrol sedikit bingung karena tak melihat Tasya dirombongan itu. Sherin yg melihat Kifli pun langsung mempercepat jalannya. Sherin bermodus dengan cara bertanya.
"maaf ka,,apa kalian ada liat Tasya,, soalnya dari bel istirahat tadi,,dia ngilang ka" ucap Sherin menatap ketiga laki-laki itu.
"ngga ada,,emang kalian udah telpon atau cari dia dimana gitu"sahut Kifli menatap Sherin.
"udah kami telpon kok ka,,tpi ngga diangkat sama Tasya"jawab Sherin, ketiga gadis yg tadi diam pun langsung menarik tangan Sherin, karena mereka tau itu hanya sedikit modus Sherin doang.
"yaudah ka, kami mau cari Tasya dulu" sahut Puja dan hendak pergi, tapi charrol langsung angkat bicara.
"ayo kita cari sama-sama" ucap charrol mereka semua sedikit kaget, tpi karena harus cepat-cepat mencari Tasya mereka tak punya waktu untuk bertanya-tanya.
Kini mereka sudah cukup lama berkeliling-liling, sampai membuat keempat gadis itu ngos-ngosan, charrol baru ingat kalau sekolah ayah nya ini ada cctv.
"ikut gw"ucap charrol langsung melenggang pergi, mereka hanya menurut dan tak mau banyak tanya. saat sampai di ruangan cctv Charrol langsung menyuruh penjaga untuk memutar rekaman cctv tersebut, mereka melihat Tasya masuk kedalam toilet dan tak lama kemudian Nazha dkk masuk, karena cctv tak ada dalam ruangan tersebut membuat mereka sedikit penasaran, karena cukup lama, mereka melihat Nazha dkk sudah keluar dengan wajah senang, sontak membuat mereka semua tersadar dan langsung berlari menuju toilet. Kini charrol sudah sampai di toilet tersebut dan melihat ada toilet rusak, ia berpikir kalau Tasya ada didalam situ. Charrol pun langsung mendongkrak pintu bruk dan betapa terkejutnya iya melihat Tasya tergeletak tak sadar kan diri dilantai. kini keempat gadis itu sudah sampai didepan toilet dan melihat tubuh Tasya yg sedikit memucat.
"Tasya..."teriak mereka menghampiri tubuh Tasya yg tergeletak, kini air mata mereka sudah bercucuran membasahi pipi mulus mereka.
"sya Lo harus kuat sya"
"siapa yg udh bikin Lo ke gini sya?hah siapa sya?"
"maafin kita sya ngg bisa jagain Lo"
Charrol langsung saja mengangkat tubuh Tasya dan berlari melewati koridor banyak mata yg menyaksikan kejadian itu. Saat sampai diparkiran charrol langsung memasuki tubuh Tasya kedalam mobil, tanpa menunggu teman-temannya charrol langsung melajui mobilnya menuju rumah sakit terdekat, kini keempat gadis itu langsung menyusul Charrol yg membawa Tasya. Saat sampai di rumah sakit charrol langsung mengangkat tubuh Tasya dan berlari masuk kedalam, dan kini Tasya langsung masuk ruang IGD, keempat gadis itu sudah sampai dan langsung berlari menuju ruang IGD.
"gimana keadaan Tasya Ka"tanya Afril pada charrol dengan isak tangis nya.
__ADS_1
"dia lagi ditangani sama dokter"jawab charrol menatap keempat gadis itu.
"kalian tenang dulu, pasti Tasya akan baik-baik aja kok" ujar kifli menenangkan keempat gadis itu.
"kalian duduk dulu, pasti kalian capek kan" sambung Saka pada mereka, mereka hanya mengangguk dan duduk, tak lama kemudian dokter keluar dari ruang IGD.
"gimana dok keadaan teman saya?" tanya charrol pada dokter itu.
"kalian tenang saja,, untung kalian membawa pasien tepat waktu kalau tidak maka nyawa pasien tidak bisa diselamatkan" jawab dokter itu.
"apa dia sudah sadar dok?" tanya Puja pada dokter itu.
"pasien masih dalam pengaruh obat, jadi pasien belum sadar kan diri, nanti pasien akan dipindahkan keruang rawat" jawab dokter itu menatap mereka semua.
"ok,,kalau begitu makasih dok"ucap Afril, yg sedikit lega, Karena sudah tahu keadaan Tasya.
Dokter itu pun langsung berjalan meninggalkan mereka yg berdiri di depan ruang IGD. Kini tubuh Tasya sudah dipindahkan ke ruang rawat. mereka semua masuk dan melihat tubuh Tasya yg terbaring lemah, entah knp hati charrol sakit melihat keadaan Tasya yg tergulai lemah seperti itu. Keempat gadis itu menetes kan air mata menatap sahabatnya yg terbaring lemah.
"sya Lo cepat sembuh"
"sya ayo bangun,,gw kangen sama Lo"
"sya Lo harus kuat"
"sya kita sayang sama Lo sya"
"maafin kita sya ngga bisa jagain Lo"
__ADS_1
Keempat gadis itu langsung berpelukan karena sedih melihat keadaan sahabat nya itu. Mereka baru sadar kalau mereka belum memberitahukan kepada ortu Tasya. Begitu terkejut nya orang tua Tasya saat mendengar berita Putri kesayangan nya itu.
dukungannya guys 🙏😁✌️