
Kini keempat gadis itu sudah tiba didepan rumah mewah Afril, Tasya langsung memencet bel dan sudah beberapa kali dan akhirnya keluarlah ART.
"eh teman-temannya no Afril,, silahkan masuk non" sambut ART tersebut lalu menyuruh mereka berempat masuk.
"iya Bie,,makasih"ucap mereka serempak, lalu berjalan masuk kedalam rumah mewah milik keluarga Afril itu. Saat sampai diruang tamu ART itu mempersilahkan mereka untuk duduk di sofa ruang tamu.
"silahkan non duduk dulu,,biar bibie yg panggilin non Afril nya" kata ART pada mereka.
"iya Bie"kata mereka semua.
Saat sampai didepan pintu kamar nya Afril ART itu langsung mengetuk pintu kamar gadis itu.
Tok tok tok
"siapa sih?"batin Afril
ceklek
"eh bibie,,ada apa bie?"tanya Afril ramah pada ARTnya itu.
"itu non ada teman nya non Afril dibawah" kata ART pada Afril.
"cewek semua yah Bie?"tanya Afril, ART itu mengangguk.
"kalau tidak salah ada 4 orang non,, cantik-cantik semua"kata ART itu,, sebenarnya Tasya dkk sudah sering kerumah Afril, tapi karena ART yg ini baru kerja dirumahnya keluarga Afril jadi ia tidak mengenal Tasya dkk.
"yaudah bie suruh mereka ke kamar aku aja yah"kata Afril, ART itu langsung pamit, dan menuju ruang tamu.
"kata non Afril silahkan ke kamarnya saja non" kata bibie itu sopan
"oh iya Bie makasih yah Bie"sahut Tasya, lalu berjalan menaiki anak tangga menuju kamar Afril. Saat sampai didepan pintu kamar nya mereka semua masuk tanpa mengetuk pintu.
Ceklek
"kebiasaan banget deh Lo pada masuk kamar orang kagak ngetok pintu dulu" ucap Afril menatap keempat sahabatnya itu.
"aelah Lo kayak sama siapa aja,,"kaya Pitra
"hhe,,tau Lo nih Fril biasa aja kali"sambung Puja.
"Serah kalian deh"sahut Afril.
"hemz kita kesini mau liat kondisi kaki Lo fril" kata Tasya menatap Afril.
"iya Fril,,kok bisa sih kaki Lo cedera ke gitu"sambung Puja
"hooh,,gw penasaran banget knp tuh kaki?"sahut Sherin sambil menatap kaki Afril.
__ADS_1
"gw udah baikan kok guys,, makasih yah udah mau jengukin gw"ucap Afril menatap keempat sahabatnya itu sambil tersenyum manis.
"sans kali Fril,,"jawab Puja
"emang kaki Lo knp bisa ke gitu Fril?"tanya Tasya diangguki ketiga sahabatnya itu.
"jadi gini guys...."ucap Afril langsung mulai menceritakan kejadian semalam sedetail-detail nya. Keempat sahabatnya yang mendengar nya pun sedikit terkejut.
"what?Lo hampir diculik" teriak Pitra, Afril hanya mengangguk.
"terus yg nolongin Lo itu siapa?"tanya Tasya pada Afril.
"gw ngga kenal dia,,terus abis dia nganter gw pulang dia langsung pamit,,dan kami ngga sempat kenalan"jelas Afril pada mereka semua.
"OMG Afril kok Lo sampe-sampe ngga sempat kenalan sih?"kata Pitra menatap Afril.
"emm orang nya ganteng Fril?"tanya Puja pada Afril.
"kan gw masih dalam keadaan syok guys,,mna sempat kepikiran kenalan segala,, ganteng banget malah dia juga kayaknya anak kuliahan deh"ucap Afril menjelaskan pada mereka.
"astaga Afril kok Lo bodoh banget sih,,Lo nyia-nyiain cowok ke gitu"teriak Pitra membuat mereka semua menutup telinga nya.
"ngga usah teriak-teriak juga kali Pit,,kita ngg budeg kali" ucap Sherin kesal pada Pitra.
Kini mereka berbincang-bincang sesekali tertawa dikamar mewah milik Afril, ditambah lagi disuguhkan minuman segar dan cemilan yg diantar oleh ART dirumah itu, karena asik bercanda hingga membuat Tasya lupa dengan kejadian tadi siang di sekolah.
Lain ditempat kini seorang laki-laki tampan membaringkan tubuhnya di atas kasur dan melipat kedua tangannya untuk dijadikan bantal. ya,,dia tak lain adalah Charrol, laki-laki itu menatap langit-langit kamarnya.
tok tok tok*
Suara ketukan di pintu kamar laki-laki ia pun langsung bangkit dari dan menuju ke arah pintu.
Ceklek
"kenapa bunda?"tanya charrol menatap bundanya yg berada dihadapan nya itu.
"ayo turun makan sayang,,dari tadi siang kan kamu belum makan,,nanti kamu sakit loh"ujar bundanya dengan lembut.
"tapi aku masih kenyang bunda"jawab charrol menatap bundanya.
"kalau ada masalah cerita sama bunda sayang,, tapi sebelum cerita kamu harus makan dulu yah"ucap bundanya dengan penuh kelembutan, akhirnya charrol pun luluh oleh wanita paruh baya itu. tapi, walaupun kelihatan sudah berumur tetap saja masih kelihatan cantik dan awet muda. Setelah selesai makan charrol langsung duduk diruang tengah bersama bundanya.
"mau cerita sekarang?"tanya bundanya pada laki-laki itu.
"hemzz..."charrol sedikit malu untuk menceritakan masalahnya pada bundanya itu.
"ngga usah malu sayang,,ayo cerita sama bunda,," ucap bundanya sambil memegang tangan putranya itu.
__ADS_1
"jadi gini bunda...."charrol mulai menceritakan semuanya kepada bundanya, wanita paruh baya itu mendengar nya dengan seksama.
"oh ternyata putra kesayangan bunda ini udah jatuh cinta,,"ucap bundanya sambil tersenyum, blush pipi charrol langsung memerah.
"ngga usah malu sayang,,bunda kan juga pernah muda" kata bundanya, karena ia tahu pasti putranya itu malu.
"jadi gimana pendapat bunda?"tanya charrol.
"kalau kamu memang mencintai gadis itu,,kamu harus minta maaf sama dia,,kamu tau ngga karena kesalahpahaman bisa membuat kamu kehilangan dia sayang,,dan ingat dari kesalahan mu saat ini,,jgn bertindak sebelum tahu kebenaran nya.."jelas wanita paruh baya itu pada putranya, charrol langsung memeluk bundanya.
"makasih bunda,,aku janji aku bakalan perjuangin dia,,terus minta maaf sama dia"ucap charrol disela-sela pelukan nya.
"udah deh lepasin bunda nanti kalau diliatin sama ayah mu bisa cemburu dia"ucap bundanya sambil tertawa kecil.
"yee si ayah mah cemburuan,,sama anaknya aja dicemburuin, kan bundanya,,jg bunda aku"ucap charrol manja pada bundanya.
"apa tadi kamu bilang? ayah cemburuan?"sontak suara yg sangat dikenal oleh charrol pun membuat laki-laki itu terkejut dan menoleh kebelakang.
*eh ayah udah pulang?"tanya charrol cengengesan mengalihkan pembicaraan.
"ngga usah cari-cari topik lain,,ayah dengar apa yg barusan kamu omongin"ucap ayahnya, charrol menggaruk tengkuknya yang tak gatal. wanita paruh baya itu yg melihat putranya yg dikerjai oleh suaminya itu hanya bisa senyum-senyum menahan tawa.
"maaf yah,, charrol cma becanda kok,,ya kan Bun"ucap charrol sambil menatap bundanya meminta bantuan, wanita paruh baya itu malah mengangkat bahunya tanda tidak tahu apa-apa.
"asal kamu tau ya,,ayah emang ngga suka jika ada yg memeluk mencium bunda mu,,karena bundamu ini cma milik ayah,"ucap ayahnya tegas lalu mencium dan memeluk istrinya.
"tapikan yah,,itu juga bundanya charrol"ucap charrol menatap ayahnya. padahal ayahnya belum puas mengerjai putra nya itu,,tapi karena tak tega melihat wajah putra nya,, laki-laki paruh baya itu pun langsung tertawa.
"charrol charrol,,mana bisa ayah cemburu sama kamu,,lagian kan bundamu ini cma milik kita berdua"kata ayahnya langsung memeluk istrinya itu lalu charrol pun ikut memeluk bundanya.
"tunggu-tunggu,,bunda bakalan dibagi lagi nih sama satu orang"ucap bundanya sontak membuat Charrol dan ayahnya kaget.
"siapa Bun?"serempak charrol dan ayahnya,, karena charrol hanya anak tunggal, dulu sempat bundanya mengandung tapi akibat kecelakaan jadi bundanya charrol keguguran dan rahimnya harus diangkat.
"calon mantu kita yah"sahut wanita paruh baya itu sambil melirik kearah putra nya.
"ohh jadi anak ayah ini udah punya pacar nih,, kalau gitu kita lamar aja sekarang yuk Bun"ucap ayahnya menggoda putranya itu.
"apaan sih yah Bun"kelak charrol malu-malu.
"buahhahaha"suara tawa ayah dan bundanya membuat charrol tambah malu.
"lucu juga yah Bun kalau anak kita kalau lagi malu"ucap ayahnya menatap Charrol bundanya pun mengangguk.
"udah ach,, charrol mau ke atas dulu,,by Bun,,by yah,,"sahut Charrol lalu berlari cepat menuju kamar nya, kedua orang tuanya hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah putranya itu.
dikamar
__ADS_1
"*gw harus minta maaf sama Tasya sebelum gw menyesal kehilangan dia,,karena rasa cemburu gw yg teramat besar sampai menutup mata gw untuk melihat kebenaran"batin charrol lalu menutup matanya dan terlelap tidur.
kurang tepat komen,,kasih saran yah guysπππΌπ*