Jodoh Kelima Gadis Hebat

Jodoh Kelima Gadis Hebat
Aku Hanya Mencintaimu


__ADS_3

Charrol, Tasya dan lain-lain sudah bersembunyi. Kini hanya tinggal Jona yg duduk di meja yg sudah dirias dengan lilin-lilin kecil hingga membuat nya terlihat indah. Sherin dan Afril sudah sampai di restoran itu.


"Sher"tegur Afril.


"Ya"sahut Sherin.


"kita ngga salah tempat kan?"tanya Afril, sambil melihat-lihat sekitar restoran yg kelihatan sepi itu.


"ngga"jawab Sherin datar.


"kok sepi!"kata Afril.


"ngga usah banyak tanya deh fril, lebih baik kita masuk"ujar Sherin berjalan terlebih dahulu meninggalkan Afril.


"argh, tuh anak gaje banget"batin Afril.


lalu gadis itu berjalan mengikuti Sherin, namun saat memasuki restoran gadis itu tak melihat bayangan sahabatnya lagi. Tiba-tiba lampu mati, dan hanya tersisa lilin-lilin yg menerangi restoran.


"Sher, Lo dimana?"teriak Afril.


"Sher, ngga lucu"teriak nya lagi.


Karena merasa tidak ada jawaban, gadis itu langsung mengikuti arah lilin yg menyala.


"dimana Sherin? dan apa maksud semua ini?"batin Afril yg terus menggerutu dan bertanya-tanya.


Kini gadis itu mulai dekat dengan meja yg diduduki Jona, karena sudah dekat Afril melihat seorang laki-laki yg duduk membelakangi nya.


"siapa laki-laki itu?"batin Afril. karena penasaran gadis itu berjalan mendekati laki-laki yg duduk membelakangi nya, lalu gadis itu mengeluarkan suara.


"maaf tuan, apakah Anda melihat teman saya?"tanya Afril pada Jona.


"seperti nya Afril ngga kenal sama gw"batin Jona sambil tersenyum.


"tuan apa anda mendengarkan saya?"tanya Afril lagi.


Karena merasa tidak ada jawaban, gadis itu memberanikan diri untuk berjalan mendekati laki-laki itu, tangan gadis itu ia ulurkan untuk memegang pundak Jona.


"maaf tu..."belum ia menyelesaikan ucapannya, laki-laki itu sudah memutar kepalanya ke arah Afril. Gadis itu langsung membelalakkan matanya karena kaget.


"ka Jona"lirih Afril yg masih kaget.


"iya ini gw"ujar Jona.


"ngapain disini?"tanya Afril lagi.


"Lo boleh duduk dulu geh"ujar Jona mengalihkan pertanyaan Afril, gadis itu masih kaget dan bingung. Tapi ia tetap menuruti ucapan laki-laki yang ada dihadapannya.


"ka Jona ngapain disini?"tanya Afril.


"gw. gw mau ngomong sesuatu sama Lo"kata Jona terbata-bata.


"ka Jona mau ngomong apaan sih?"batin Afril.


"mau ngomong apa?"tanya Afril.

__ADS_1


"Lo cemburu ngga waktu liat gw sama Aulia?"pertanyaan Jona membuat gadis itu terkejut, saat mendengar nama gadis itu hati Afril rasanya memanas, perut mual, campur aduk rasanya perasaan gadis itu.


"fril"ujar Jona membuyarkan lamunannya.


"ah iya"kata Afril sedikit kaget.


"gw tadi nanya sama Lo, kok Lo ngga jawab?"tanya Jona, gadis itu tambah bingung harus menjawab apa.


"maaf ka, gw harus pergi, nanti Sherin nungguin gw lama"ujar Afril bangkit dari duduknya, namun saat ia hendak melangkah pergi Jona langsung memegang tangannya.


"tunggu fril"ujar Jona.


deg deg deg


jantung gadis itu berdegup kencang saat tangannya dipegang oleh laki-laki yang ia suka.


"apa yg Lo lakuin sama gw Jon, Lo udh punya pacar. Tapi kenapa Lo malah buat gw semakin susah ngelupain Lo?"batin Afril, dan tak terasa air mata gadis itu mengalir di pipi mulusnya.


"maaf ka, aku harus pergi"ujar Afril sambil menepis tangan Jona yg ada di tangannya.


"jangan pergi fril"kata Jona langsung memeluk Afril dari belakang.


deg


"apa yg Lo lakuin jon?"batin Afril.


"lepasin ka"kata Afril memberontak, namun tenaga nya tidak bisa melawan tenaga Jona.


"gw ngga akan lepasin Lo"ujar Jona, semakin mempererat pelukannya.


Karena merasa tidak bisa melawan gadis itu hanya pasrah, dan Jona karena merasa Afril tidak memberontak lagi ia langsung membalik tubuh gadis itu supaya menghadap ke arah nya.


"tatap mata gw fril"lirih Jona, pada gadis yg ada dihadapannya. Dengan perlahan gadis itu memberanikan diri untuk menatap wajah laki-laki yang ada dihadapannya.


"gw suka sama Lo"ucapan Jona membuat gadis itu membelalakkan matanya, hatinya terasa sejuk, perasaan nya sangat senang namun tiba-tiba rasa bahagia nya lenyap saat mengingat Aulia.


"fril, Lo mau kan jadi pacar gw"ujar Jona lagi.


"apa-apaan Lo Jon, Lo mau mempermainkan gw"batin Afril.


"fril Lo juga suka kan sama gw?"tanya Jona lagi.


"ya gw emang suka sama lo, tapi itu dulu sebelum Lo punya pacar, dan jangan coba-coba buat mempermainkan perasaan gw"kata Afril dengan nada cukup tinggi.


"hahahaha"laki-laki itu malah tertawa, hingga membuat gadis itu heran.


"jadi Lo cemburu"goda Jona.


"hengggggga"bantah Afril yg baru sadar dengan perkataan nya.


"fril, asal Lo tau, aku hanya mencintaimu"kata Jona, membuat wajah gadis itu memerah.


"ngga lucu"ujar Afril.


"yg bilang lucu siapa?"tanya Jona, membuat gadis itu bingung harus menjawab apa.

__ADS_1


"Aulia?"hanya kata-kata itu yg keluar dari mulut gadis itu. Tiba-tiba,


"gw sama Jona cma pcrn pura-pura kok"sahut seorang gadis yg berjalan mendekat ke arah mereka berdua.


"Aulia?"ujar Afril, menatap gadis itu.


"iya ini gw, kenapa?"tanya gadis itu sambil tersenyum.


"gw. gw. gw sama ka Jona cma..."ucapan Afril langsung dipotong oleh Aulia.


"Lo ngga perlu jelasin apa-apa fril, karena disini gw cma bantuin ka Jona"potong Aulia.


"bantuin? maksud nya?"tanya Afril.


"Jona cma ngetes Lo doang fril"timbrung semua orang yg keluar dari persembunyian nya.


"kalian?"ujar Afril menunjuk mereka semua.


"iya ini kita"sahut Sherin sambil tertawa kecil.


"maksud semua ini apaan sih?"tanya Afril, menatap mereka semua.


"fril, maksud semua ini itu. Lo mau ngga jadi pacar gw"kata Jona menatap wajah gadis itu.


"tapi?"Afril masih ragu dan heran dengan apa yg terjadi.


"kalau lo ngga mau, ngga papa kok fril, gw ngga maksa"lirih Jona dengan wajah sendu.


"gw mau"ucapan Afril membuat laki-laki itu senang dan refleks langsung memeluk tubuh gadis itu.


"ehem-ehem, mentang-mentang udh jadian, terus asal peluk aja gitu. Ngga liat apa ada orang"kata Saka membuat kedua insan itu malu dan pipi memerah.


"udah ach dari pada kita ngeganggu orang yg lagi berbunga-bunga, mending kita pulang"ujar Tasya.


"gw setuju, apalagi disini cma gw yg jomblo"sambung Aulia.


"buahahaha"mereka semua langsung tertawa saat mendengar ucapan Aulia.


"oh iya yah, kasian juga nih sepupu gw yg ngga laku ini"ejek charrol, membuat gadis itu mendengus kesal.


"sepupu ngga ada akhlak Lo"sahut Aulia. charrol hanya cengengesan.


"udah-udah, mendingan sekarang kita pulang aja"kata Tasya langsung menarik tangan Charrol.


"wuy sya, tunggu"teriak Pitra sambil menarik tangan Saka.


"tungguin gw juga"sambung Sherin yg ikut menarik tangan Kifli.


Kini hanya tersisa Jona, Afril dan Aulia.


"Astaga, apa dosa gw ya, harus jadi obat nyamuk ke gini"ucap Aulia pada dirinya sendiri.


"udah ach gw mau balik dulu, selamat bersenang-senang"ujar Aulia lalu meninggalkan Jona dan Afril.


"sama ke nasib gw, jadi obat nyamuk Mulu😢😭"

__ADS_1


__ADS_2