Jodoh Kelima Gadis Hebat

Jodoh Kelima Gadis Hebat
Harus terima!


__ADS_3

Kini Puja dan Zefan pun sudah sampai di taman sekolah, keduanya sudah menduduki salah satu bangku yg ada di situ.


"mau ngomong apa?"tanya Puja datar.


"Asad masih koma?"tanyanya balik.


"masih"jawab Puja.


"oh, gw turut prihatin ya"ujar Zefan bertele-tele.


"ya, makasih"kata Puja.


"Lo suka sama asad?"tanya Zefan sambil menatap wajah gadis itu.


"masalah itu bukan urusan Lo"judes Puja, namun laki-laki itu tak menghiraukan nada bicara Puja.


"gw cma pengen tau ja"ujar Zefan.


"tapi itu privasi gw"kata Puja.


"kalau ngga salah, udah hampir 3 bulan ini kan Asad koma"tebak Zefan.


"ya"ujar Puja.


"apa Lo masih yakin kalau Asad bisa,,,"ucapan laki-laki itu langsung dipotong oleh puja.


"gw yakin, gw akan terus berdoa dan gw ngga akan menyerah menunggu Asad sadar"potong Puja, mendengar penuturan gadis itu. Nyeri, namun masih bisa ditutupi oleh laki-laki itu.

__ADS_1


"apa Lo ngga mau buka hati ja?"tanya Zefan.


"ngga mungkin dan ngga akan pernah"jawab Puja tegas.


"apa yg Lo harapin dari Asad ja?"tanya Zefan lagi.


"Lo ngga perlu tau"jawab Puja"ngga ada lagi kan yg mau dibicarain, kalau ngga ada. Gw mau balik ke kelas"sambung nya lagi.


"tunggu dulu ja"tahan laki-laki itu.


"kenapa lagi?"kini Puja mulai kesal dengan Zefan.


"gw mohon sama Lo ja, kasih gw satu kesempatan"kata Zefan memelas pada gadis itu.


"maaf Zef, gw ngga bisa"ujar Puja.


"gw bakalan buktiin sama Lo ja, gw bakalan bikin Lo bahagia"kata Zefan mencoba meyakinkan gadis itu.


"Ja"lirih Zefan, gadis itu menatap mata zefan. Tidak ada kebohongan Dimata laki-laki itu.


"sekali lagi gw minta maaf Zef, gw ngga bisa buka hati buat siapapun termasuk Lo"jelas Puja.


"tapi kenapa Ja?"tanya Zefan.


"karena gw, cinta sama Asad dan sampai kapanpun, gw bakalan tetap nungguin Asad, meskipun gw ngga tau itu sampai kapan"kata Puja yg mulai berkaca-kaca.


"segitu cinta nya Lo ja sama Asad, sampai-sampai Lo rela nungguin dia sadar koma"batin Zefan.

__ADS_1


"gw harus terima keputusan Lo ja, asalkan Lo bahagia"batin Zefan.


"haha, gw kira cewek tomboi dan bar-bar kayak Lo ngga bisa jatuh cinta Ja"kata Zefan sambil tertawa kecil, gadis itu sedikit heran dengan kelakuan laki-laki itu.


"tapi kan gw manusia"ujar Puja.


"haha, iya yah"kata Zefan lagi sambil terkekeh pelan.


"Lo ngga papa Zef?"tanya Puja menatap laki-laki yg bertingkah aneh.


"ngga"jawabnya santai dengan senyum nya yg selalu ia tampilkan untuk menggoda kaum hawa.


"Lo ngga sakit hati?"tanya Puja lagi.


"sakit ja, sakit banget. Tapi kalau ini bisa bikin Lo bahagia gw rela jadi"batin Zefan sambil menatap wajah gadis itu.


"hemz, ngga. Gw kan Playboy, jadi masalah ke gini udah biasa"bohong laki-laki itu.


"cih, jadi Playboy aja bangga"gadis itu berdecih saat mendengar ucapan laki-laki itu.


"emang benar kan, lagian nih yah. Mumpung dapat wajah ganteng ke gw gini kan, kenapa ngga dimanfaatkan"ujar Zefan menyombongkan dirinya.


"serah Lo deh, Playboy cap gajah"ucap Puja sambil terkekeh pelan.


"liat Lo ketawa gini, bisa bikin sakit hati gw berkurang ja. Mungkin ini udah takdir gw"batin Zefan.


"enak aja, gw Playboy cap buaya kali"sahut Zefan.

__ADS_1


"buahahaha"gadis itu langsung tertawa terbahak-bahak mendengar kelucuan dari Zefan.


Meskipun sakit hati karena ditolak, tapi ada rasa senang saat melihat gadis itu tertawa.


__ADS_2