
Kini Puja dkk sudah berada dirumah besar keluarga Tasya, Afril yg awalnya tidak tahu apapun sudah diberi tahu oleh Puja saat mereka menuju rumah Tasya, mereka asik berbincang-bincang didalam kamar mewah Tasya, kini hari mulai gelap, Tasya mengajak mereka untuk makan malam bersama.
"guys makan dulu yuk"ujar Tasya.
"sekarang sya?"Tanya Pitra.
"Minggu depan"jawab Tasya.
"lah lama donk"sahut Pitra dengan wajah polosnya
"yuk guys kita kebawah"ucap Tasya diangguki ketiga sahabatnya itu.
"lah kan kata nya Minggu depan"ujar Pitra menatap mereka semua.
"au ach gelap"sahut mereka serempak lalu berjalan menuruni anak tangga menuju meja makan, Pitra langsung berlari mengejar mereka.
"Hay anak-anak nya mamah"sapa mamahnya Tasya pada mereka semua, sambil tersenyum.
"hai mah"sahut mereka serempak, mereka sudah sangat dekat dengan ibunya Tasya hingga mereka memanggil nya mamah.
"yaudah sayang ayo cepat kalian semua makan jangan sungkan"ucap mamahnya Tasya, mereka hanya mengangguk pelan.
Saat makan malam selesai mereka izin masuk ke dalam kamar Tasya lagi.
"bosan gw nih"ujar Sherin memulai akting nya.
"iya nih suntuk banget dikamar mulu"sahut Pitra.
"gimana kalau kita nonton Drakor"jawab Tasya, menatap mereka.
"udah bosen gw nonton Drakor"sahut Afril.
"gw punya ide"ujar Puja menatap mereka semua.
"apaan?"tanya Sherin pura-pura tidak tahu.
"gimana kalau kita kepasar malam"jawab Puja menatap mereka semua.
"ayo,,gw jg udah lama nih ngga kepasar malam"sahut Pitra.
"gw juga nih"sambung Afril.
"gimana Lo sya,,setuju?"tanya Sherin pada Tasya.
"gw ngikut aja deh"sahut Tasya.
"yes berhasil"batin mereka semua
__ADS_1
"yaudah deh kita siap-siap aja gimana?"ujar Puja, mereka pun mengangguk.
"Lo harus dandan sya"kata Sherin menatap Tasya.
"lah ngapain harus dandan orang cma mau kepasar malam doang"sahut Tasya heran menatap Sherin.
"ayolah sya sekali-kali napa dandan"sambung Pitra.
"iya sya"ikut Afril.
""serah kalian aja deh"sahut Tasya yg tak mau berdebat dengan keempat sahabatnya itu. Kini Pitra mulai memoleskan make up diwajahnya Tasya, walaupun hanya tipis tapi mampu membuat Tasya lebih anggun dan cantik.
"wahh sya,,gila Lo tambah cantik aja kalau ke gini,,si Nazha mah lewat"puji Pitra menatap Tasya dengan kagum.
"iya sya,,kalau gw jadi cowok mah udah klepek-klepek sama Lo"sahut Sherin.
"hooh sya,,gila Lo cantik banget"sambung Afril.
"sempurna banget sya,, walaupun cma dipoles tipis"ucap Puja menatap Tasya.
"biasa aja kali muji gw nya,, kalian baru nyadar hah? kalau gw itu udah cantik dari dulu"jawab Tasya menyombongkan dirinya.
"lah si Oneng dipuji dikit malah ngelonjak"ujar Sherin menatap Tasya jengah.
"hhe kalian sih mujinya berlebihan"sahut Tasya cengengesan.
"yaudah yuk berangkat,,ntar kemalaman"ucap Puja, mereka semua mengangguk.
"iya halo Kif"sahut Puja pada orang yang ada diseberang telepon tersebut. Gadis itu sengaja menspeaker ponselnya agar teman-temannya mendengar.
"ja,,ja Lo di..dimana ja,,to.tlong kita ja,, charrol digebukin sama preman ja"kata Kifli terbata-bata karena panik. (ingat cma akting 😁)
Deg deg deg
Tasya langsung merebut ponsel Puja dari tangan gadis itu. Keempat sahabatnya hanya saling tatap, melihat reaksi Tasya.
"sekarang kalian dimana?"Tanya Tasya dengan wajah paniknya.
"sya ini Lo sya,,?"tanya Kifli lagi.
"iya ini gw,,, sekarang kalian dimana Kif"tanya Tasya.
"kita lagi didanau dekat taman wisata sya"sahut Kifli, tot tot tot hp nya diputuskan secara sepihak oleh Kifli, hingga menambah rasa cemas gadis itu.
"cepat putar balik ke danau dekat taman wisata pak"perintah Tasya pada sopir nya.
"siap non"sahut sopir itu,,lalu malajukan mobilnya kearah danau tersebut.
__ADS_1
saat diperjalanan tubuh Tasya sedikit bergetar dan matanya berkaca-kaca, keempat sahabatnya yang melihatnya pun merasa bersalah karena sudah membohongi Tasya tapi apa boleh buat, karena rencana mereka sudah terjadi. Saat sampai di danau tersebut, Tasya langsung keluar mobil lalu berlari menuju arah danau, keempat sahabatnya langsung mengikuti Tasya, saat sampai ditepi danau Tasya tidak melihat siapapun karena gelap, ia ingin mengambil ponselnya kedalam tas namun karena kepanikan nya membuat ia sampai lupa membawa tasnya yg ketinggalan dimobil.
"char Lo dimana?"teriak Tasya, kini gadis itu sudah terisak menangis.
"char"teriak Tasya.
"char"ucap Tasya lirih dan terduduk lemas.
tap tap tap tap tap
seluruh lampu di danau itu menyala hiasan-hiasan yg ada di danau itu menambah keindahan danau tersebut. Tasya sedikit terkejut dan membelalakkan matanya karena takjub melihat keindahan danau yg sudah dihiasi itu. Karena masih dalam kondisi terduduk Tasya menundukkan kepalanya kebawah, tiba-tiba tangan seseorang memegang pundaknya, sontak membuat gadis itu menoleh dan disambut oleh senyuman manis yang terukir di wajah laki-laki yang ia khawatirinya itu, refleks Tasya langsung memeluk charrol. Dengan isak tangis nya.
"maafin gw sya,,maafin gw"lirih charrol.
"sya Lo mau maafin gw"tanya Charrol pada Tasya, lalu gadis itu mengangkat wajahnya menatap Charrol dan mengangguk, Charrol tersenyum dan memeluk tubuh Tasya dengan erat, seolah-olah tak ingin melepaskan gadis itu.
"ehem-ehem"suara orang-orang disekitar mereka, sontak membuat Tasya kaget dan menoleh ke arah mereka.
"udah puas ngga nih pelukan nya"Tanya kifli pada kedua insan itu, hingga membuat wajah keduanya memerah.
"kayanya belum deh,,kita datang nya ngga tepat waktu"sahut Puja.
"iya yah,, ending ciuman nya belum mulai"ucap Pitra Cengengesan.
"apaan sih Lo pada"sahut Afril menatap teman-temannya.
"jadi ini semua rencana kalian hah?"kata Tasya menatap mereka semua.
"iya sya maafin kita yah"ucap Sherin sambil cengengesan.
"ngga,,gw ngga mau maafin kalian"sahut Tasya memalingkan wajahnya, pura-pura ngambek.
"ih Lo mah sya ngga asik, ini kan demi Lo juga"sahut Pitra menatap Tasya.
"tapi ngga harus boongin gw sampe ke gini kali"ucap Tasya, hingga membuat mereka semua menundukkan kepalanya.
"jangan salahin mereka sya,, mereka ngelakuin ini demi gw"sahut Charrol menatap Tasya.
"maafin kita sya"ucap mereka serempak.
"mana bisa sih gw marah sama kalian"sahut Tasya tersenyum manis menatap mereka semua.
"Lo serius sya ngga marah?"tanya Puja, Tasya hanya menggeleng.
"Alhamdulillah ya Allah"sahut Saka.
"hahahaha"mereka semua tertawa bersama.
__ADS_1
Malam itu, malam yg sangat indah bagi mereka semua, karena Tasya dan Charrol sudah baikan.
🙏🙏🏼