Jodoh Kelima Gadis Hebat

Jodoh Kelima Gadis Hebat
laki-laki brengsek


__ADS_3

Disisi lain


Gadis cantik itu, mulai mengernyitkan dahinya dan mulai membuka matanya yg terasa berat akibat obat bius itu, kepalanya pusing dan terasa masih berputar-putar. Saat kesadarannya mulai terkumpul Tasya terkejut saat melihat dirinya sedang berbaring di ruangan yg kecil dan kotor, ia juga hanya dialasi dengan kardus bekas.


"astaga dimana ini?"ujar Tasya sambil memegang kepalanya yg masih sedikit pusing.


Iya mulai mengingat-ingat kembali kejadian tadi, ya dia mengingat kalau dia dibius sampai tak sadar kan diri oleh Ferdy.


"laki-laki brengsek"teriak Tasya.


"Char, pah mah, tolongin Tasya"lirih gadis itu sambil memeluk lototnya.


ceklek


Suara pintu terbuka, gadis itu langsung mendongak ke atas melihat siapa yg masuk kedalam ruangan itu dan berdiri dihadapannya.


"hai sya"sapa laki-laki itu sambil tersenyum menyeringai.


"anjing, bangsat, brengsek Lo Fer"teriak Tasya sambil ingin berdiri, namun karena kepalanya masih pusing gadis itu terhuyung-huyung.


"ngga usah teriak-teriak sya"bentak Ferdy.


"biadab, jahanam"teriak Tasya lagi.


plak

__ADS_1


satu tamparan di pipi mulus gadis itu membuatnya tersungkur, bibirnya mengeluarkan sedikit darah.


"kenapa Lo sejahat ini Fer?"tanya Tasya sedikit berteriak. Pipinya terasa nyeri akibat tamparan keras itu.


"sorry sya, gw ngga bermaksud buat nyakitin Lo"ujar Ferdy sambil mendekati gadis itu, dengan wajah bersalah.


"haha, brengsek Lo, bisa-bisanya Lo bilang ngga bermaksud nyakitin gw, tapi buktinya"teriak Tasya dengan sedikit tertawa.


"ini semua gara-gara Lo yg ngga mau Nerima cinta gw sya, dan Lo malah milih charrol jadi pacar Lo"kata Ferdy.


"dan Lo pikir, dengan culik gw ke gini lo bisa bikin gw jadi milik Lo hah?"tanya Tasya. Laki-laki itu hanya diam menyimak apa yg dikatakan gadis itu.


"denger ya Fer, sampai kapan pun gw ngga bakalan bisa jadi milik Lo, paham"sambung Tasya. Laki-laki itu mulai geram dengan apa yg dikatakan Tasya.


"ya Allah, tolong kirimkan orang untuk menyelamatkan hamba mu ini ya Allah"batin Tasya.


"char tolongin gw" lirih gadis itu dengan mulut bergetar.


"hiks hiks hiks, mah pah teman-teman tolongin gw"lirih gadis itu sambil menangis.


Ditempat lain


Charrol, Kifli dan Saka. Sedang berada di taman, dimana tempat kejadian Tasya diculik.


"kita mau kemana nih char, nyariin Tasya?"tanya Kifli.

__ADS_1


"iya char, biasanya Lo pintar soal mikir"sambung Saka.


"ngga tau kenapa, pikiran gw benar-benar yg bisa mencerna guys"jelas charrol. Kedua laki-laki itu pun hanya terdiam mendengar jawaban Charrol.


"Ka, Jona sampai mana?"tanya Kifli, karena mereka sudah janjian dengan Jona disitu.


"kayanya bentar lagi nyampe deh"sahut Saka, dan benar saja laki-laki itu muncul mendekati mereka.


"guys, sorry lama"kata Jona.


"Sans aja, lagian kita jg lagi mikir mau carinya kemana"sahut Kifli, laki-laki itu hanya manggut-manggut.


"kenapa ngga lacak GPS ponselnya Tasya"ujar Jona, membuat mereka semua seperti orang bodoh yg baru sadar.


"kenapa gw jadi sebodoh ini ya"kata charrol.


"udah jangan banyak omong, sekarang coba Lo lacak char"perintah Jona, laki-laki itu pun langsung mencoba melacak keberadaan ponsel nya Tasya.


"gimana char?"tanya Saka.


"ini gw udah nemu titik nya"ujar charrol.


"yaudah, mendingan kita berangkat sekarang"kata Kifli, mereka semua pun langsung berlari menuju mobil milik charrol.


Laki-laki itu langsung melajukan mobilnya menuju titik yang ada di ponsel tersebut.

__ADS_1


__ADS_2