
Dua hari telah berlalu kini Tasya sudah bisa turun ke sekolah seperti biasa, saat sampai disekolah Tasya langsung disambut oleh keempat sahabatnya dan Charrol dkk, kini mereka semua semakin akrab, Charrol dkk juga menyuruh mereka untuk memanggil namanya saja, karena mereka merasa terlalu formal jika harus memanggil Kaka.
Dikantin
"eh sya,,gw seneng banget tau,,Lo udah masuk sekolah aj"ujar Pitra menatap Tasya.
"iya sya,, rasanya beda ngga Lo"sambung Sherin
"aelah lebay Lo pada,, perasaan yah kita ketemu terus deh,,kalian kan jenguk gw tiap hari" jawab Tasya menatap mereka.
"ya beda aja lah sya,,kan kita bisa ktmunya kalau udah pulang sekolah aja,,"sahut Puja.
"udah ach jgn dibahas lagi,,yg penting kan sekarang Tasya udah bisa ngumpul sama kita lagi" kata Afril menatap keempat sahabatnya itu, Charrol sedari tadi hanya senyum-senyum menatap wajah cantik Tasya.
"eh Lo knp senyam-senyum ke gitu,, kesambet Lo?"kata Saka membuyarkan lamunan Charrol.
"tau kaya orang gila tau ngga"sambung Kifli.
"kalau ngomong disaring jgn asal ceplos ****"sahut Charrol menatap tajam kedua sahabatnya itu.
Karena makanan pesanan mereka sudah siap, akhirnya mereka menutup pembicaraan dan memakan makanan nya. Entah knp Charrol sejak mengenal Tasya dkk tidak dingin lagi, malahan dia juga sering tersenyum dan tertawa. Setelah selesai memakan makanan nya mereka kembali ke kelas masing-masing.
Saat diperjalanan menuju kelas Puja merasa ingin buang air kecil.
"eh guys kalian duluan aja deh,,gw mau ke toilet dulu"ujar Puja menyuruh keempat sahabatnya duluan menuju kelas.
"emang ngga mau ditemanin ja?"tanya Tasya menatap Puja.
"ngga usah,,lagian penjahat nya lagi diskors"ucap Puja sambil tertawa kecil.
"yaudah kita duluan yah,,Lo hati-hati"sahut Afril dan berlalu pergi meninggalkan Puja.
Setelah selesai dari toilet Puja berjalan di koridor sekolah menuju kelas nya, saat gadis itu melewati ruangan kosong, iya mendengar suara tawa didalam ruangan tersebut. Puja yg penasaran pun langsung mengintip dari lobang pintu ruangan tersebut, iya melihat kalau ada segerombolan laki-laki yg sedang membully satu orang laki-laki cupu. Karena merasa geram dan kasihan Puja langsung menendang pintu itu.
Bruk bruk
semua orang yg ada didalam ruangan tersebut langsung menoleh kearah pintu.
"apa yg kalian lakukan hah?"teriak Puja menatap mereka dengan tajam.
"wah kayaknya disekolah kita bakalan ada yg so pahlawan nih"ejek salah satu laki-laki itu sambil tertawa mengejek.
"diam Lo,, lepasin tuh cowok"bentak Puja menunjuk laki-laki yg meringkuk.
"kalau gw ngga mau,,Lo mau apa hah?"ucap salah satu laki-laki itu sambil tersenyum sinis.
"kalau Lo ngga mau,,terpaksa gw harus habisin Lo pada"ucap Puja sambil menunjuk wajah mereka bertiga.
__ADS_1
"hahaha,,apa Lo bilang,,mau habisin gw?ngga salah Lo,,"kata laki-laki itu mengejek Puja.
"lebih baik sini gw cobain dulu tubuh Lo itu"ucap laki-laki itu tersenyum sambil mendekati Puja,,tanpa aba-aba Puja langsung menendang tubuh laki-laki itu hingga bruk jatuh tersungkur dilantai. kedua temannya geram menatap Puja dan langsung menyerang Puja dan bruk bruk bruk semuanya jatuh tersungkur ke lantai.
"segitu aja hah kemampuan kalian, gw kira kalian yg suka ngebully orang lain itu hebat, eh nyata nya ngelawan satu cewek aja udah tepar" ucap Puja sambil tersenyum sinis menatap ketiga laki-laki itu. Kini ketiga laki-laki itu langsung berlari pergi meninggalkan Puja dan laki-laki yg meringkuk babak belur. Puja langsung mendekati laki-laki itu dan memegang pundak nya.
"Lo ngga papa"tanya Puja pada laki-laki itu.
"gw ngga papa,, makasih yah"ucapnya sambil mengangkat wajahnya ingin menatap Puja, saat Puja melihat wajah laki-laki itu, ia sedikit terkejut.
"elo"kata Puja menatap nya.
"iya ini gw,,gw udah 2 kali hutang budi sama lo,, makasih banyak yah gw ngga tau harus balas dengan apa?"ucap laki-laki itu sambil tersenyum tipis dan menatap wajah Puja.
"udah sans aja kali sini gw bantu ke UKS yah"ucap Puja, laki-laki itu hanya mengangguk.
Saat sampai di UKS Puja langsung meminta air es kepada penjaga UKS untuk mengompres wajah laki-laki itu. Saat selesai mengompres wajah laki-laki itu, Puja langsung mengambil ponselnya untuk memberi kabar di grup kalau ia akan menjaga laki-laki itu sementara. Keempat gadis itu penasaran siapa yg dijaga oleh Puja, tapi mereka tak ingin menanyakannya sekarang.
"oh iya kenalin nama gw Asrinta Puja,,panggil aj puja"ucap Puja mengulurkan tangannya.
"nama gw Alrasyad panggil aja Asad" sahut laki-laki itu ikut menjabat tangan Puja.
"oh iya,,,kok gw baru tau kalau Lo sekolah disini?"tanya Puja pada Asad karena semenjak masuk Sekolah Puja tak pernah melihat nya.
"iya-iya lah Lo ngga pernah liat gw,,orang gw cma didalam kelas aja atau ngga diperpustakaan" jawab Asad menatap Puja.
"oh pantesan kalau gitu"ucap Puja mengangguk-angguk.
Karena tidak ada topik pembicaraan lagi mereka hanya diam saja dan sama-sama sibuk dengan ponselnya. Karena merasa matanya kelilipan Asad langsung melepaskan kacamata nya, saat Puja melihat nya pun sedikit terkejut karena Asad kelihatan lebih tampan jika tidak memakai kacamata. Karena masih fokus menatap wajah tampan Asad, ia tak sadar kalau Asad melihat nya.
"Lo knp ngeliatin gw segitunya?"tanya Asad pada Puja, sontak membuat Puja kaget, dan langsung gelagapan ingin menjawab apa.
"eh ng..ngga,,gw tadi cma liat itu tuh"ucap Puja sambil menunjuk hiasan dinding dibelakang Asad.
"masa sih,,kok gw ngga percaya yah,,apa jgn-jgn Lo terpesona ngeliat kalau gw ngga pake kacamata" ucap Asad menggoda Puja, blush pipi gadis itu memerah.
"nih cowok gayanya cupu terus kalau baru kenal ngga banyak ngomong, lah kok jdi ngeselin gini yah?"batin Puja sambil menatap laki-laki itu.
"lah kok malah ngelamun?"tanya Asad membuyarkan lamunan Puja.
"eh ngga kok,,yaudah karena Lo udah baikan gw balik ke kelas dulu,,by"ucap Puja langsung berjalan pergi meninggalkan Asad di UKS sendirian, laki-laki itu melengkung kan senyum dibibir nya menatap kepergian Puja.
Saat sampai dikelas Puja langsung disambut dengan pertanyaan keempat sahabatnya itu.
"Lo ngejagain siapa di UKS?"
"jgn-jgn itu cma ide Lo aja ngehindar pelajaran"
__ADS_1
"cewek apa cowok?"
"kok Lo diam aja ja?"
"siapa tu orang Ja?" Puja langsung menarik nafas nya dalam-dalam lalu membuangnya kasar. Lalu menatap keempat sahabatnya itu.
"tadi itu waktu gw dari toilet..."puja mulai menceritakan kepada keempat sahabat nya itu, mereka mendengar nya baik-baik, setelah selesai Pitra langsung bertanya pada Puja.
"siapa namanya Ja?,,apa kita kenal?" tanya Pitra menatap Puja.
"Lo kenal kok Pit,,dia cowok yg waktu itu kita tolong,, namanya Alrasyad" jawab Puja.
"what? jadi Lo ketemu lagi sama jodoh Lo Ja"teriak Pitra karena kaget nya, Pletak satu jitakan mendarat di kening nya.
"apa-apaan sih Lo,,kalau ngomong.."Belum selesai Puja berbicara sudah dipotong oleh Sherin.
"suka bener"Potong Pitra, membuat Puja mendengus kesal, keempat gadis itu tertawa karena berhasil memojokkan Puja.
Saat mereka tengah asik bercanda ketiga laki-laki yg sudah pasti mereka kenal, siapa lagi kalau bukan Charrol dkk, menghampiri mereka.
"hai guys ketemu lagi sama gw Saka yg paling ganteng dan ngangenin"teriak Saka pada mereka.
"mblua"semuanya seperti ingin muntah mendengar ucapan Saka, laki-laki itu hanya cengengesan.
"ngapain kalian kesini?"tanya Puja pada mereka.
"kita kesini mau ngajak kalian jalan ke mall,,gimana?"ucap charrol menatap kelima gadis itu.
"Yap"sahut Saka dan Kifli.
"Gimana?mau ngga?"tanya charrol lagi.
"gw sih yes"jawab Sherin
"2in"
"3in"
"4in"
"5in"
"ok kalau semuanya iya,,ntar pulang sekolah kita jemput, kalian tinggal ngumpul dirumahnya Puja aj gimana?" sambung Kifli.
"ok gw setuju"sahut Puja mereka semua pun mengangguk tanda setuju.
maaf jika kurang menarik 🙏🙏
__ADS_1