Jodoh Kelima Gadis Hebat

Jodoh Kelima Gadis Hebat
Koma


__ADS_3

"koma"ucap dokter itu, membuat mereka semua terkejut dan membelalakkan matanya.


"apa? koma"lirih Puja, dengan air mata yg mengalir.


"iya nona"sahut dokter itu, Puja langsung terduduk lemas.


"Puja"teriak Tasya dkk, lalu berlari mendekati tubuh gadis itu yg terkulai lemas.


"Asad guys"ujar gadis itu sambil menangis.


"Ja Lo harus tenang dan Lo harus kuat"kata Tasya yg ikut menangis melihat keadaan sahabat nya.


"Ja Lo jangan ke gini, jangan bikin kita sedih"ujar Afril.


"iya ja, kita kan masih belum tau berapa lama Asad koma nya, bisa aja kan cma 2 atau 3 hari"sambung Pitra.


"iya ja benar kata Pitra, Lo harus berpikir positif aja"tambah Sherin.


"makasih guys"ucap Puja langsung memeluk keempat sahabatnya.


"udah sekarang Lo harus tenang"lirih Tasya, gadis itu hanya mengangguk pelan.


"Char gw kasian banget liat Puja ke gitu"bisik kifli pada charrol.


"iya Kif gw juga"sahut Charrol.


"semoga aja Asad koma nya ngga lama"ujar Saka.


"semoga aja"sahut Charrol dan Kifli.


"maaf Dok, kalau saya boleh tau, kira-kira orang yang mengalami koma itu akan berapa lama?"tanya ayahnya charrol.

__ADS_1


"saya tidak bisa menentukan berapa lama pasien akan tidak sadar kan diri"jawab dokter itu.


"bagaimana kalau pasien tidak bangun dari komanya bertahun-tahun?"tanya ayahnya charrol.


"dulu saya pernah menangani pasien yg koma, tapi pasien tidak selamat, setelah hampir 2 tahun tidak sadar kan diri"jelas dokter itu.


"tapi apakah ada harapan untuk pasien selamat dok setelah menjalani tidur panjang?"tanya ayahnya charrol.


"tentu saja pak, tapi hanya kemungkinan kecil"jawab dokter itu.


"kalau begitu terima kasih dok"ujar ayahnya charrol, dokter itu hanya mengangguk dan pergi dari hadapan mereka.


"nak puja sudah makan?"tanya bundanya charrol.


"belum Tan"jawab gadis itu.


"kalau begitu nak Puja nya makan dulu sayang"ujar wanita paruh baya itu lembut.


"kalau kamu mau nak Asad sembuh kamu jg harus sehat sayang"jelas bundanya charrol.


"tapi Tan"sahut gadis itu.


"Ja apa yg dibilang sama Bunda itu benar"kata Tasya.


"tapi gw ngga lapar sya"sahut Puja.


"kalau Lo ngga mau makan kita ngambek sama Lo ja"ujar Pitra.


"iya ja"sambung Sherin.


"iya-iya gw makan"sahut gadis itu, membuat mereka semua senang.

__ADS_1


"yaudah lebih baik sekarang kita ke kantin RS ini aja"saran charrol.


"boleh juga"sahut Pitra.


"yaudah yuk"sahut mereka serempak.


"ayah bunda ngga mau ikut?"tanya charrol.


"ngga sayang"sahut Bunda nya.


"mau nitip ngga?"tanya charrol.


"boleh"sahut ayahnya.


"yaudah nanti charrol beliin makanan"ucap laki-laki itu lalu pergi bersama teman-temannya.


"Bun ayah kasihan sama anak ini, sudah ditinggal sama kedua orang tuanya, terus dia juga harus mengalami penyakit separah ini."ujar ayahnya charrol.


"bunda juga yah, kasian banget"sahut istrinya.


"gimana kalau mulai sekarang kita anggap dia anak?"ujar pria paruh baya itu.


"papah serius?"tanya Bunda nya charrol.


"papah serius Bun"sahut Ayahnya charrol.


"bunda sih mau-mau aja yah"kata wanita paruh baya itu.


"syukur deh kalau bunda setuju"ujar pria paruh baya itu.


Kini Tasya dkk sedang berada di kantin rumah sakit, mereka semua sudah memesan berbagai macam makanan, karena memang belum makan mereka begitu antusias memakan makanan nya, tapi beda dengan gadis yg satu ini, dia hanya makan beberapa sendok terus hanya mengaduk-aduk makanan nya.

__ADS_1


jangan lupa tinggalin jejak ya guys 🙏🙏🏼


__ADS_2