
Charrollan Sebastian
Alkifli zasen
Sakanzaskara
Alrasyad
Jonathan prawira
Ferdiansyah
zefannattan
kalau visualnya ngga cocok bayangin sendiri aja guys, bagusnya gimana!!
ππΌπ
Karena hari ini libur sekolah kelima gadis itu memutuskan untuk jalan-jalan ke pantai, mereka juga mengajak charrol dkk. Saat sampai di pantai mereka semua duduk di bangku penjual es kelapa.
"es kelapa nya pak 8"pesan charrol pada penjual es itu.
"eh abis ini kita kesana yuk?"ajak Tasya pada mereka sambil menunjuk batu-batu besar yg ada diujung pantai.
"Ayuk!"sahut mereka serempak, saat selesai meminum es kelapa nya, charrol langsung membayar semuanya dengan uangnya.
"kalian duluan aja deh"ujar Puja menatap mereka semua.
"Lo knp ja,,sakit?"tanya Tasya.
"ngga gw lagi nunggu seseorang"ujar Puja.
"siapa ja?pacar Lo?"tanya Sherin.
"bukan cuma temen"sahut Puja.
"temen apa temen?"goda Pitra.
"temen"ujar Puja.
"temen tapi demen"sahut Saka, blush membuat pipi gadis itu memerah.
"udah biarin aja Pujanya nunggu disini dulu"ucap charrol.
__ADS_1
"iya ntar juga nyusul"sambung Afril.
"yaudah kita duluan yah ja"kata kata melambaikan tangannya.
"iya ntar gw nyusul"sahut Puja ikut melambaikan tangannya.
Sudah hampir 10 menit Puja menunggu kedatangan Asad, ya orang yg ditunggu gadis itu adalah Asad.
"Nih orang kemana sih?"gerutu Puja kesal. Tiba-tiba tangan seseorang memegang pundaknya dari belakang.
Bruk
Satu tendangan melayang ke perut laki-laki yg ada dibelakangnya itu.
"aww"rintih laki-laki itu sambil memegang perutnya.
"astaga Asad,,itu elo"pekik Puja terkejut.
"lah Lo kira siapa hah?"ujar Asad sambil memegang perutnya.
"Lo si ngagetin gw"ucap gadis itu.
"lo nya aja yg kasar"sahut Asad mendengus.
"apa Lo bilang?"tanya Puja dengan nada lumayan tinggi dan mata melotot tajam, hingga membuat laki-laki itu berhidung ngeri.
"lah kok Lo malah marah si, bukannya minta maaf juga"sahut Asad menatap Puja.
"ya maaf"ujar Puja sedikit tidak ikhlas.
"hufh"Asad menghela nafasnya.
"yaudah yuk,,kita datangin teman-teman gw, udah lama mereka nungguin kita"ajak Puja pada laki-laki itu.
"Lo tenang aja sad gw jamin deh teman-teman gw bakalan terima Lo kok, jadi bagian kita-kita"jelas Puja sambil menatap kedua mata laki-laki itu.
"sumpah ja,,makin hari makin kagum gw sama Lo"batin Asad.
"wuy kok bengong"ujar Puja membuyarkan lamunannya.
"ah iya ja,,yuk"sahut Asad.
Kini charrol dkk dan juga Tasya dkk, sedang duduk di batu besar diujung pantai, sambil menghirup udara segar dan menatap ombak-ombak laut yg sesekali mengenai wajah mereka akibat percikan nya. Kini Puja dan Asad sudah dekat dengan mereka, Puja langsung menyapa sahabat-sahabatnya itu.
"Hay guys"sapa Puja, mereka semua menoleh kebelakang, dan melihat Puja dan seorang laki-laki cupu.
"kok Lo lama banget sih ja?"tanya Pitra pada Puja.
"iya ja,,dan ini siapa ja?"tanya Tasya sambil melirik ke arah Asad yg tertunduk.
"sorry ya guys gw lama,,ini nih kenalin teman gw Asad" ujar Puja.
"sad kenalin nama lo"suruh Puja, pelan-pelan laki-laki itu mengangkat wajahnya menatap semua orang.
"ke..ke..nalin nama gw Alrasyad panggil aja Asad"ucapnya lalu menunduk kepalanya lagi.
"dia bukannya yg kita tolong itu ja?"tanya Pitra, gadis itu hanya mengangguk.
"ohh,,,hai sad kenalin nama gw Pitraloka Azisya panggil aja Pitra"ucap Pitra ramah.
__ADS_1
"gw Anastasya caurellia panggil aja Tasya"
"gw Sherina khaula panggil aja Sherin"
"gw Afrilia Aloskha panggil aja Afril"
"gw Charrollan Sebastian panggil aja charrol"
"gw Alkifli zasen panggil aja Kifli"
"gw Sakanzaskara panggil aja Saka"
Tak ada jawaban dari laki-laki itu dia hanya menundukkan kepalanya. Puja langsung memberikan kode pada teman-temannya.
"heyy bro ngga usah takut, kita ngga bakalan makan Lo kok"ujar Saka sambil terkekeh pelan.
"iya Sans aja kali"sambung Kifli.
"gw tau kok sad kalau Lo masih belum terbiasa sama suasana ke gini, tapi gw mau Lo berubah sad jangan merasa kesepian lagi, Karena gw dan teman-teman gw bakalan jadi teman Lo sad"ujar Puja sambil menatap intens mata laki-laki itu.
"temannya Puja itu, teman kita juga"sahut Tasya.
"ngga usah takut apalagi sungkan"
"kita ngga Mandang fisik atau materi kok kalau soal berteman"
"Lo jangan merasa kesepian lagi, disini Puja dan kita-kita yg akan selalu ada buat lo."
"bro Lo itu sebenarnya sih ganteng banget loh, cma kurang dipenampilan aja, cba kalo Lo rubah gaya Lo pasti Puja klepek-klepek" ujar Saka sambil terkekeh pelan.
Rasanya hati Asad begitu bahagia karena sudah mengenal orang-orang baik seperti charrol dkk Puja dkk, entah knp mata laki-laki itu sudah berkaca-kaca, mendengar penuturan orang-orang yang saat ini bersama nya.
"makasih banyak, karena kalian semua udah mau jadi teman gw, rasanya kaya mimpi"ucap Asad sambil berkaca-kaca.
"Sans aja kali"sahut mereka serempak.
"udah ach ngga usah cengeng deh Lo"kata Puja sambil menyenggol lengan Asad.
"hahhahhahha"semua orang yg ada di situ tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Puja.
Kini mereka semua duduk dipasir pantai berpasang-pasangan, Charrol dan Tasya, Sherin dan Kifli, Pitra dan Saka, Puja dan Asad, tinggal Afril yg hanya diam menatap sahabat-sahabatnya itu, gadis itu hanya diam sambil bermain pasir, tiba-tiba ada suara laki-laki dari belakang nya.
"boleh gw duduk?"ujar laki-laki itu, sontak membuat gadis itu menoleh kebelakang.
"elo?"kata Afril sambil menunjuk Jonathan.
"iya ini gw,,kenapa ekspresi wajah Lo sampe ke gitu hah?"tanya Jona pada Afril.
"ah eng..ngga, tadi gw cma kaget aja, kok Lo ada disini"kata Afril pada laki-laki itu.
"kan ini tempat umum, terus tadi gw ngga sengaja liat Lo duduk sendirian, sedang kan teman-teman Lo udah ada pasangan nya"jelas Jona pada gadis itu.
"owh, terus ngapain Lo disini?"tanya Afril menatap laki-laki itu.
"ya mau nemenin Lo lah"ucap Jona santai, blush pipi gadis itu memerah.
"kenapa tuh pipi, kok merah gitu?"ujar Jona pada Afril, sontak membuat gadis itu langsung memalingkan wajahnya.
"ngga kenapa-kenapa kok"ujar Afril lalu duduk ke tempat nya tadi.
__ADS_1
"ohhh"ujar Jona lalu ikut duduk disebelah gadis itu.
"Jangan lupa like guysπππ"