Jodoh Kelima Gadis Hebat

Jodoh Kelima Gadis Hebat
Rencana


__ADS_3

Hari ini Puja dkk akan belajar kelompok dirumah Tasya, kini kelima gadis itu sedang berada didalam perjalanan menuju rumah Tasya. tiba-tiba ponsel Sherin berbunyi, gadis itupun langsung mengangkat telepon tersebut.


"halo Kif"ujar Sherin pada orang yang ada dibalik telepon.


"halo Sher"sahut Kifli.


"ada apa?"tanya Sherin.


"gw mau bahas masalah rencana waktu itu Sher"jawab Kifli pada kekasih nya itu.


"nanti gw telpon lagi deh Kif"ujar Sherin.


"loh kenapa Sher?"tanya Kifli.


"disini lagi ada mereka"bisik Sherin kedalam telepon itu.


"oh, oke nanti Lo telpon gw aja yah"ujar Kifli.


"iya"sahut Sherin.


"by honey"ujar Kifli membuat gadis itu tersipu.


"by jg by"balas Sherin malu-malu. Gadis itu langsung memutuskan sambungan telepon nya.


"siapa Sher?"tanya Puja.


"kifli"jawab Sherin.


"oh, terus kenapa ngomong nya bisik-bisik gitu?"tanya Puja lagi.


"hemz ya, ya ngga papa"jawab Sherin.


"nge-bucin Mulu"sewut Afril.


"kaya Lo kagak aja"timbrung Pitra.


"tau"sambung Sherin.


"sejak kapan gw nge-bucin"kelak Afril.


"sejak kenal ka Jona lah"kata Puja.


"ngomong apaan sih kalian, ngga jelas tau"sahut Tasya pada ketiga sahabatnya itu, ia tak ingin membuat Afril sedih lagi karena mengingat kalau Jona sudah memiliki kekasih.


"kenapa sih harus bahas laki-laki itu, bikin mood gw rusak aja"batin Afril.


"Fril Lo ngga papa?"tanya Tasya membuyarkan lamunan gadis itu.

__ADS_1


"ah iya sya kenapa?"tanya balik gadis itu.


"gw tanya Lo ngga papa"ujar Tasya.


"ah ngga, gw ngga papa kok"sahut gadis itu, Tasya hanya mengangguk-angguk.


Kini didalam mobil hanya ada keheningan hingga mereka sampai di rumah mewah milik keluarga Tasya. Kelima gadis itu langsung berjalan masuk menuju kamar milik Tasya.


"eh sya mamah ulan mana?"tanya Puja.


"mamah tadi pagi ikut papah ke kantor"jawab Tasya.


"oh,,"sahut Puja.


"gw ke kamar mandi yah guys"ujar Sherin pada mereka.


"ngga usah pake bilang Napa"sahut Pitra.


"biar kalian ngga panik nyariin gw"kata Sherina sambil terkekeh pelan.


"Lo ilang jg kagak masalah buat kita"ujar Puja.


"hooh"sahut mereka serempak, Sherin mendengus kesal lalu pergi menuju kamar mandi, keempat gadis itu pun langsung tertawa melihat Sherin.


Gadis itu saat didalam kamar mandi ia langsung mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi kekasihnya.


"halo Sher"ujar orang yang ada di balik telepon.


"jadi gini Sher, malam ini Jona mau nembak Afril. Terus kita butuh bantuan Lo"jawab Kifli.


"bantuan ke gimana?"tanya Sherin lagi. Laki-laki itu pun langsung menjelaskan rencana nya pada kekasih nya itu.


"gimana sher, Lo mau bantu kita?"tanya Kifli.


"ok gw bantuin"jawab Sherin.


"wah makasih honey"sahut Kifli senang.


"iya sama-sama sayang"balas Sherin, lalu menutup pembicaraan mereka. Gadis itu pun langsung keluar mendekati keempat sahabatnya.


"lama amat Lo Sher"ujar Pitra.


"sakit perut gw"bohong Sherin.


"yaudah lebih baik sekarang kita ngerjain tugas tadi"kata Afril.


Mereka semua mulai mengerjakan tugas yg diberi oleh guru, sesekali tertawa karena mendengar candaan yg menurut mereka lucu. Hari sudah pukul 15.20 akhirnya tugas mereka pun selesai, lalu Tasya membawa mereka untuk makan bersama, setelah selesai makan mereka langsung kembali ke kamar lagi.

__ADS_1


"Fril malam ini gw mau ngajak Lo ke suatu tempat"ujar Sherin membuat mereka semua menatap nya.


"kemana?"tanya Afril.


"ntar jg Lo tau"jawab Sherin.


"Afril doang nih yg diajak"ujar Pitra.


"hemz kayanya sih gitu"kata Sherin.


"lah kejam benar Lo jadi sahabat"sahut Puja.


"tau masa Afril doang yg diajak"sambung Tasya.


"kalian jg ikut kok guys, tapi ngga sama gw sama Afril"kata Sherin membuat mereka penasaran.


"maksud nya gimana sher?"tanya Afril.


"ntar juga Lo tau"jawab Sherin sambil tersenyum misterius.


"kayanya gw ngga mau keluar rumah deh ntar malam"ucap Afril.


"lah kenapa Fril?"tanya Sherin.


"mager"jawab Afril.


"ih Lo mah Fril ngga asik"ujar Sherin.


"Lo kenapa sih Sher tumben-tumbenan banget ngotot gitu ngajakin Afril jalan?"tanya Puja.


"ya ngga papa, emang ngga boleh"kata Sherin menghindari pertanyaan Tasya.


"ya ngga papa sih Sher, tpi aneh aja gitu lo nya cma ngajakin Afril, kita nya kagak"sahut Puja.


"hooh"sambung Pitra.


"aduh guys gw ngga bisa jelasin sekarang yg pasti, Lo Fril harus mau jalan sama gw nanti malam"kekeh Sherin.


"hemz"gadis itu hanya berdehem.


"yaudah guys, sekarang gw mau pamit duluan yah"ujar Puja.


"mau kemana Ja buru-buru?"tanya Tasya.


"ke RS cek kondisi Asad"jawab Puja.


"oh,, hati-hati yah Ja"teriak Tasya.

__ADS_1


"iya"sahut Puja yg sudah lumayan jauh dari mereka.


"siapin aja untuk malam ini, gw udah berhasil bujukin si Afril, awas aja sampai ngga berhasil"Sherin langsung mengirimi pesan untuk kekasihnya.


__ADS_2