Jodoh Kelima Gadis Hebat

Jodoh Kelima Gadis Hebat
Antara dua pilihan


__ADS_3

"gimana yah, apa ayah udah punya solusi buat sembuhin Asad?"tanya charrol pada Ayahnya.


"ayah udah nelpon beberapa dokter handal, namun tak ada yang bisa menyembuhkan Asad karena mereka bilang terlalu banyak resiko karena dia sudah memasuki stadium akhir, tapi"jelas ayahnya lalu menggantung kan ucapan nya.


"tapi?tapi apa yah?"tanya charrol.


"ada satu dokter dari luar negeri yg bisa menyelamatkan Asad, tapi kemungkinan dia akan kehilangan ingatan nya"jelas ayahnya.


"apa? kehilangan ingatan?"kagetnya charrol.


"iya"sahut ayahnya.


"astaga apa yg harus gw lakuin, puja pasti benar-benar terpukul kalau tahu tentang ini"batin charrol.


"char?"ujar ayahnya membuyarkan lamunan nya.


"eh iya yah,,yaudah charrol kedalam dulu"ujar laki-laki itu lalu memasuki ruang rawat Asad.


Saat ia masuk charrol melihat Puja sedang menyuapi Asad makan, jadi niatnya untuk memberi tahukan masalah itu pada Puja ia urungkan dulu.


"Lo harus makan yg banyak biar cepat sembuh"ujar Puja.


"iya-iya bawel"sahut Asad.


"apa tadi Lo bilang?"ujar Puja menatap tajam laki-laki itu.


"tuh kan gw lagi sakit aja digalak-galakin"kata Asad menatap Puja.


"biarin Lo nya sih yg nyebelin"sahut Puja.


"ehem-ehem"dehem Sherin.


"kenapa lo? sakit?"tanya Pitra.


"iya mata gw yg sakit, ngeliat mereka bermesraan Mulu"sahut Sherin menunjuk Puja dan Asad.


"apaan sih Lo Sher"ujar Puja.


"ini nih yang namanya (a tomboy girl in love)"kata Sherin.


"garing tau ngga"ucap Afril.


"udah-udah sekarang Asad harus istirahat, lebih baik kita pulang aja, biar nanti kita sewa suster khusus buat jagain Asad"kata Tasya menatap mereka semua.

__ADS_1


"gw setuju, karena kita juga harus jaga kesehatan"sambung charrol.


"tapi kayaknya gw ngga pulang deh guys, biar gw aja yg jagain Asad"sahut Puja.


"ja, Lo pulang aja gih, kan ada suster juga disini, lo juga harus jaga kesehatan ja, gw ngga mau Lo sakit"ujar Asad menatap mata gadis itu.


"gw ngga papa kok, gw bakalan tetap disini buat jagain Lo"kekeh Puja.


"yaudah deh biarin aja Puja disini guys"ujar Tasya.


"bokap sama nyokap Lo mana char?"tanya Saka.


"udah pulang duluan tadi"ujar charrol. laki-laki itu hanya mengangguk-angguk.


"yaudah kita balik yah"ujar Pitra.


"makasih banyak udah mau repot-repot ngejagain gw"ucap Asad pada mereka semua.


"kan Lo udah jadi bagian kita men, Sans aja kali"


"sama-sama sad, cepat sembuh"


"itulah yg namanya teman"


"oh iya ja, Lo ikut kita dulu ya ada yg pengen gw sampein ke Lo"ujar charrol menatap Puja.


"oh ok"sahut Puja, lalu mereka semua keluar dari ruangan itu, setelah sudah berada di luar Charrol mulai angkat bicara.


"gw mau ngasih tau ke elo kalau.."charrol menggantungkan ucapannya hingga membuat mereka semua penasaran.


"kalau apa char?"tanya Puja.


"kalau ayah udah nemuin orang yg bisa nyelamatin charrol"ucap charrol.


"Lo serius?"tanya Puja dengan wajah berbinar.


"iya tapi.."charrol ragu untuk memberitahukan masalah ini pada Puja.


"tapi kenapa char?"tanya Tasya.


"tapi,, kemungkinan Asad bakalan kehilangan ingatan nya pasca operasi nanti"jelas Charrol.


*deg deg deg

__ADS_1


jantung Puja berdegup lebih cepat.


"otomatis kalau Asad kehilangan ingatan nya, dia juga bakalan lupain gw dong?"batin Puja mata gadis itu sudah berkaca-kaca*.


"Ja?"ujar mereka.


"ah iya"ujar Puja sambil mengusap pipinya karena air mata nya mengalir.


"gw tau, ini adalah pilihan yang sulit bagi Lo, tapi Lo harus pikir-pikir dulu Ja, yg mana yg terbaik untuk Asad"kata charrol.


"iya ja, apapun keputusan Lo kita bakalan dukung Lo kok"sambung Sherin.


"Lo ngga boleh terlalu memikirkan masalah ini ja"ujar Tasya.


"yaudah ja lebih baik Lo datangin Asad aja sana dia udah lama tuh nungguin Lo"ucap Kifli.


"yaudah gw masuk dulu"ujar Puja sambil menghapus air mata nya.


"iya ja, by,, besok kita kesini lagi"ucap mereka, lalu berjalan pergi meninggalkan Puja.


ceklek


"ngomong apa aja mereka?"tanya Asad.


"ah engga, ngga penting-penting amat kok"sahut Puja berbohong.


"masa?"ujar Asad.


"iya bawel banget sie"kata Puja.


"hhe"laki-laki itu malah terkekeh pelan melihat wajah cemberut Puja.


"sekarang Lo istirahat biar cepat sembuh"ujar Puja.


"iya-iya,,Lo juga harus istirahat gw ngga mau Lo sakit cma gara-gara jagain gw"kata Asad.


"iya-iya"ujar Puja sambil tersenyum paksa.


Laki-laki itu pun langsung memejamkan matanya, Puja yg melihat nya pun langsung tersenyum getir.


"apa yg harus gw lakuin buat Lo Sad, gw pengen Lo sembuh, tapi gw takut Lo lupa sama gw"batin Puja tak terasa air mata gadis itu menetes.


Tak lama kemudian iya pun ikut tertidur dengan posisi duduk dan kepala bersandar di ranjang..

__ADS_1


"masih cerita punya Puja guys 🙏🙏🏼"


__ADS_2