Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
1. Saat Itu


__ADS_3

Sepulang sekolah, Dera berlari melambaikan tangan ke Bus karena telat, beruntung Busnya mau berhenti, Dera masih dengan nafas yang ngos-ngosan, Dera segera mencari kursi yang kosong dengan menyenderkan badannya.


"Dera, ini ada surat untuk kamu". kata gadis itu bernama Nana mendekati Dera kala diBus


"Dari siapa?" tanya Dera.


"Baca dulu, nanti tau dari siapa" kata Nana.


 


Dera mengikuti kata Nana untuk membaca terlebih dahulu, jika ingin tau isi dari surat itu serta pengirimnya. Setelah membaca Dera tau itu surat dari siapa.


"Ra, dia pesan hanya cara ini dia bisa ngomng sama kamu, katanya susah untuk ngomong sama kamu, kamu selalu menghindar "Jelas Nana.


 "Ya sudah aku turun duluan sudah sampai" kata Nana.


Dera hanya diam ntah la saat ini sangat kacau fikirannya, tak lama Dera pun berhenti karena sudah sampai di gang rumahnya.


 


[Apa aku salah menghindar, apa aku harus ngomong kalau sebenarnya aku juga cinta diadalam hati Dera.]


"Assalamualakum Bu" ucap Dera ketika tiba dirumah.


"Waalaikumsalam, sudah pulang kamu sayang, ganti baju ge habis itu makan siang" kata Ibu.


"Iya Bu" sambil cium tangan Ibunya dan berlalu pergi ke kamar.


Dera segera mandi, dan setelah selesai, Dera laksanakan sholat terlebih dahulu, sebelum putuskan untuk makan.


"Ibu masak apa hari ini? harum banget Dera jadi lapar nih." ucap Dera.


"Iya, ini ibu lagi masak makanan kesukaan kamu. Oya, tadi disekolah gimana?" tanya Ibu Dera.

__ADS_1


"Allamdulillah, baik kok buk". jawab Dera.


Setelah makan seperti biasa Dera cuci piring bekas makan, Dera langsung keatas menuju kamarnya rebahin badan diranjang tidurnya yang berukuran besar.


🦋🦋🦋🦋


Tiga bulan sudah sejak kejadian itu, surat yang Noval berikan ke Dera, tak ada jawaban sama sekali, Sehingga Noval berniat akan jemput ke Sekolahnya, dan bawa kabur agar bisa ngomong langsung.


Sementara Dera tidak tau jawaban apa yang harus ia berikan ke Noval, haruskah menerimanya atau melupakannya.


" Hei, bengong lu" kata Lena.


"Gue tidak apa-apa Len " Kata Dera.


"Jujur Ra ? " kata Lena.


"Iya Ra" kata Ratna.


"Pulang nanti, jadikan ke Toko Buku.**"


tanya Lia.


"Jadi dong barengan"


"Oke, nanti kita naik Bus atau...." belum selesai sudah dipotong.


"Pakai Bus aja seru" kata Widi.


"Oke siap" mereka menaikan jempolnya tanda setuju.


Teet...treet...bunyi bel masuk mereka berhamburan memasuki masing-masing kelas, termasuk sahabat-sahabat Dera.


"Iya sudah, masuk dulu kekelas kalian sana" kata Dera.

__ADS_1


"Iya-iya" kata Lia sambil jalan kesel.


Jam terakhir kelas Dera kesenian dengan Ibu Sasa buat karya, Bu Sasa yang melihatkan contohnya dan menerangkan buat tikar untuk di anyam dari daun sawit/kelapa, seperti yang dibilang kala itu, bekerja sama lebih asik dan Cepat usul Bu Sasa.


Gak terasa bel pulang, Ttret..tret..


"Pulang.."jawab siswa lain, mereka pada berhamburan, Dera dan Ratna keluar dari kelas dan menuju gerbang, sambil menunggu yang lainnya datang.


Tak lama mereka datang, mereka pergi kesebrang jalan, untuk cari Bus arah Toko.**,


Menunggu lama, akhirnya mereka naik dan duduk dengan kursi yang kosong.


Ternyata Noval liat Dera, Noval langsung lari kejar bus yang di naiki Dera, mencari Dera duduk disebelah mana.


"Hai, bisa tukeran gak kursinya, ada yang mau gue omongi dengan Dera, boleh?" kata Noval.


"Oh ya silakan" kata Ratna.


Noval pun langsung duduk disebelah Dera,


Dera terkejut, tapi Dera tidak bisa lari kemana-mana, Dera duduk sebelahan kaca jendela Bus.


Teman-teman Dera masih bingung, siapakah laki-laki sebelah Dera yang minta tukeran kursi penumpangnya, sementara Ratna dan Lia mereka tau, karena itu juga teman mereka ketika itu, Hampir lima belas menit mereka berdiaman.


"Hai, apa kabar?"tanya Noval.


Memecahkan keheningan di antara keduanya, Setelah lima belas menit berdiam.


Tak ada jawaban dari Dera, lalu Noval berdiri,


memberi tanda jika akan turun, Noval turun dan menarik tangan Dera.


"Pinjam Dera dulu" Noval liat kearah teman Dera untuk izin.

__ADS_1


__ADS_2