Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
79. Menunggu Hasil


__ADS_3

Dera seperti biasa dia datang ke cafe cek cafe, Dera pergi keruangannya perutnya mual ingin keluarin isi, pagi tadi berkali-kali bolak balik Dera merasa lemas.


"Apa si gue aneh sekali" .ucapnya, Sekira enakan Dera minta air hangat untuk dibawa keruangannya.


"Ini nona pesanan nona"kata salah satu pegawainya.


"Terima kasih"ucap Dera


"Nona kelihatannya kurang sehat" ucap pegawainya


"Saya tidak apa" .ucap Dera.[Kepala ku jadi ikut pusing buset dah].


Akhirnya Dera putuskan untuk balik ke rumah dikawasan perumahan elit villa ia dan Noval.


Sesampainya disana ia rebahan dikamarnya,


beberapa saat ia tertidur hingga makan siang .Ketika bangun untuk berdiri susah sekali, Dera terasa haus dan lapar, matanya berkunang-kunang dan terpejam matanya .


Sedari tadi Noval merasa cemas, Noval menelpon istrinya gak juga diangkat ia gak bisa balik cek istrinya karena ada pertemuan penting dikantornya.Tak lama Noval menelpon bundanya agar cek kerumahnya, dan disetujui oleh bundanya karena rapat akan berakhir sekitar 30 menit lagi.


Bunda segera pergi cek Dera ke villa mereka tinggal, Betapa terkejutnya melihat Dera tergeletak di lantai. Bunda segera menelpon Noval bahwa Dera pingsan, Noval terkejut dan meminta pertemuan kali ini dilanjutkan oleh Farel yang juga hadir disana.


Noval melajukan mobilnya dengan cepat ke villanya, sesampai berlari masuk lansung menuju kamarnya, menggendong Dera keranjang tidurnya, sementara Bunda buatkan bubur dan teh hangat.


"Sayang.., bangun donk kamu kenapa?. "Tanya Noval, Menepuk nepuk pipinya pelan dan menciumnya. Noval menciumkan aroma terapinya agar segera bangun dan ternyata tak lama Dera bangun.


"Syukurlah... ,kamu sudah bangun Minum dulu sayang". kata Noval memandang dera dengan lega.


"Kamu kenapa hem.." . Tanya Noval.


"Hem...aku kecapekan mukin yank" Jawabnya.


"Sayang sudah bangun duduk disamping Ranjang tidurnya, makan bubur dulu ya, Bunda suapi mau". Kata bunda dan dianggukin Dera.Baru tiga suapan karena perut Dera mual Dera lari ke kamar mandi.


"Bun udah, perut Dera mual" ucap Dera menutup mulutnya. dan ke kamar madi. setelah Dera kembali Bunda menyuruhnya Untuk istirahat.


"Yah sudah kamu istirahat ya sayang." ucap Bunda.


"Iya bun...kata Dera.


"Val bunda mau bicara dibawah biarkan istri kamu istirahat." kata Bunda dan di anggukin oleh Noval.


"Baik Bun." Noval mengikuti langkah Bundanya, mereka duduk.


"Sejak kapan Dera mual-mual seperti itu?" .Tanya Bunda.


Noval gak tau Bun..., cuma akhir-akhir ini memang sedikit aneh."ucap Noval.


"fixs ..,Bunda keluar sebentar nanti Bunda kembali kamu jagain istri kamu." titah Bunda.


"Baik Bun".ucap Noval


Noval ke kamarnya melihat Dera dengan senyuman, cepat sehat ya sayang minggu depan kita sudah masuk kuliyah lagi. kamu pasti kangen dengan teman-teman kamu sayang." ucap Noval.


Dera tersenyum, Noval meneluk Dera.


"Bunda sudah kembali, terdengar suara suara mobil Bunda, Noval lalu turun menemui Bunda.


"Sini kamu duduk sayang, ini ada 4 tespack kamu kasih ke Dera besok pagi gunain ini lewat urin pertama ya." Titah Bunda.


"MaksudBbunda, Noval masih bingung" kata Noval kerutkan keningnya.


"Sdah ikutin aja,percaya deh Dera baik-baik aja".ucap Bunda tersenyum.


"Jangan boleh kerja berat, jangan angkat berat,apalagi berfikir berat. Bunda tidak ingin dia sakit lagi." ucap Bunda.


"Bunda ada keperluan, kamu jaga istri kamu baik-baik Val." Titah Bunda.


"Yah sudah Bunda pamit."


"Baik Bun, "ucap Noval


Setelah Bunda pergi Noval kekamar, Noval masih bingung harus ngapain, yang saat ini a Noval kuin ialah memeluk Dera berada disisi Dera.


Disisi lain Bunda sudah busy dengan Ibu Fitri..,menceritakan kejadian hari ini "memang Fit.mb merasa ada yang aneh, karena mereka sering tinggal dirumah ketimbang rumah mereka." ucap bunda dalam sambungan telpon.

__ADS_1


"Doain aja mb.. semoga bener...dari sebrang sana.


"Iya Fit..ucap Bunda.


"Besok pagi kita datang aja gimana untuk mastikan? ucap Bunda


"Jangan donk mb... sore aja...kata Ibu.


"No..Fit, tak sabar mb Fit. ucap Bunda.


"Yah sudah pagi sebelum Noval pergi kerja. ucap Bunda.


"Baik mb.. aku setuju.... " ucap Ibu.


"Mb tutup ya Fit."ucap Bunda.


"Iya mb, "ucap Ibu


Kedua calon oma-oma pada kegirangan menunggu besok.


Hari sudah sore Noval dan Dera sudah bangun dan saat ini Dera duduk ditaman belakang rumahnya , Noval membuatkan kebab dan strowbery yang sudah dishake Lalu memberikan ke Dera .


Noval memetik buah Belimbing yang Ada di taman belakang.


"Sayang... udah enakan?". Tanya Noval, Dera tersenyum " Iya... kamu jangan cemas ya, Val nanti jalan ketaman kota yuk". Ajak Dera.


"Tumben "kata Noval.


" Lagi pengen aja,kata Dera.


"Yah sudah habiskan kebabnya lepas itu kita berangkat."Ucap Noval.


"Iya....jawab Dera dengan sumringah.


"Pake motor aja ya" kata Dera


"No sayang, mobil aja aku tak ingin kamu sakit."ucap Noval menolaknya.


"Baik la...dalam hati kecewa tapi ya sudahla mau gimana lagi."


"Yank liat itu kita ikutan jala ikan yuk. " ajak Derah semangat.


"Ayo.. Noval ikuti mau Dera".


"Sayang..., udah yuk makan dulu" kata Noval


"Itu ada gulali aku beli ya." kata Noval dan


mendapatkan anggukan dari Dera .Setelah beli gulali, Val tu ada kerak telor.


"Kenapa mau..." tanya Noval, Dera menganggukan kepalanya, liat telor di


ceplok dan dimasuki kewadah dan di kocok2 membuat Dera neg ingin muntahkan isi perutnya.


" Val aku tidak jadi pusing kepala ku".


" Tapi ini sudah jadi". ucap Noval.


"Tidak jadi Dera melihat ada sate madura."


"Sate aja. ucapnya


"Iya... "kata Noval, ketika melihat saosnya kacang Dera kembali tutup mulut.


"Sayang...... kenapa lagi." kata Noval


"No.., aku tak jadi neg perutku" ucap Dera


[Ampun de..,sabar Val ucapnya kenapa sih yang kamu aneh banget sih].


Dera melihat mie celor berada disana ia lari kesana "mie celornya satu ya bang..."


Belum siap ia merasa mual mencium kuah mie celor dengan khasnya".Dera pergi dan memuntahkan isi perutnya.


"Sayang kamu, kamu kenapa? tanyanya.

__ADS_1


"Tidak apa bayar Aja.. " cepat Val ,Ayo pulang Val aku sudah gak kuat lagi." Ucap Dera.


"Baik lah ". kata Noval


Mereka pulang dan sesampainya dirumah Noval meletakan Dimeja "Sayang sebanyak ini." ucap Noval melihat makanan yang tak dimakan.


"Sudah tau, tapi perutku mual yank, aku ingin kamu mandi buruan." ucap Noval.


"Iya.. , " ucap Noval. Setelah Noval mandi seperti biasa Dera memeluk Noval.


"Sayang...., bunda titip ini katanya pake untuk besok pagi" ucap Noval.


"Apa Val?." Tanya Dera.


"Taspack". kata Noval singkat.


"What..., sekarang tanggal berapa yank?". Tanya Dera.


"Tanggal 18 Yank" ucapnya singkay


Yank Aku belum...., menghentikan ucapannya Dera langsung pergi ke kamar mandi lari kekamar mandi dan muntah sejadi- jadinya.


"Noval panik, Noval turun ambilkan air minum hangat, sesampainya Dikamar Dera sudah keluar kamar mandi, Noval memberikan air minum itu ke Dera tapi mencium air putih hangat Dera udah mual lagi.


"Sayang buka pintunya sayang". ucap Noval cemas.


"Val..." .membuka pintu kamar mandi lemas banget aku Val...". tanpa pikir panjang Noval mengangkat Dera lalu merebahkan badannya keranjang tidurnya.


"Yah sudah kamu tiduran ya". titah Noval Dera menganggukin kepalanya.


Tidur di dada Noval membuatnya nyaman dan mereka bermimpi bersama di alam tidurnya.


Ke esokan harinya Dera terbangun ia merasa mual lagi -lagi memuntahkan cairan kuningnya yang begitu pahit ia rasa.Sekiranya tidak mual Dera ingat tespack, Dera segera ambil dan memakai tespacknya dan segera mandi. Dera tak berani melihat hasilnya. membiarkan di dekat wastapel.Ketika gosok gigi mual amat teramat dengan perutnya yang kosong.


"Sayang..." tok tok ketukan pintu dari luar.


Noval di luar sudah bangun ia begitu cemas hingga mengeluarkan air matanya.


[ Ada apa si kamu sayang aku gak tega melihatnya].


Noval menelpon Jihan agar segera datang dan Jihan menyetujuinya.


Noval


Cepat Ji tolongin istri gue


Dr. Jihan


"Iya sebentar gue sudah dalam perjalanan dan menutup sambungan telponnya.


"Sayang" kecupan mendarat ke kening, Noval menggenggam Dera yang saat ini lemah.


Bunda dan Ibunya sudah sampai, Bundanya langsung naik ke atas dan diikuti sama ibu Fitri kekamar mereka.


"Sayang, gimana hasilnya". Tanya Bunda.


"Ada dikamar mandi Bun, belum Dera liat keburu mual tadi." kata Dera.


"Ya sudah Bunda ambil dulu." ucap bunda sambil berjalan ke kamar mandi.


"Fit....." panggil Bunda sedikit meninggikan suara agar Ibu cepat menyusulnya.


"Iya mb."jawab Ibu


"Lihat ini garis dua". kata Bunda dengan mata berkaca-kaca


"Iya mb....metelah melihat hasil tespacknya.


"Cucu Fit" Bunda tersenyum merekah.


"Iya mb... ssttt...jangan keras keras." ucap Ibu


"Sayang makasih ya."kata Bunda.


"Sayang.. kamu jaga kesehatan." kata Ibu

__ADS_1


Dera hanya tersenyum. Sementara Noval sudah paham tapi ia masih belum percaya.


__ADS_2