Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
2. Kata Itu


__ADS_3

Masih dalam menggenggam tangan Dera.


"Val mau kemana, lepasin sakit " ucap Dera.


"Maaf Ra" kata Noval.


Noval berhentikan kendaraan umum, dan mengajak Dera berjalan kesebuah Danau,


yang tak begitu ramai pengunjungnya.


Mereka duduk di tepian Danau dengan memandangi Isi danau itu, terlihatlah ikan yang kesana kemari.


"Ra maaf, mungkin dengan cara seperti ini aku ngomong dengan kamu, kamu didekati selalu begini menghindar" jelas Noval.


"Ponsel kamu juga tak ada jawaban, aku seperti orang gila selama tiga bulan ini, kalau kamu hanya diam diri saja" ucap Noval dengan kesal.


"Ra, apa lo gak rasain hal yang sama?, Aku mencintai kamu Ra, aku butuh kepastian" jelas Noval lirih.


Noval nundukan kepalanya, karena Dera tak ada jawaban Noval berdiri membuang nafas dengan kasar.


"Ya sudah kita pulang aja Ra, aku antar kamu." kata Noval.


Saat Noval berjalan, dengan berat dan kecewa Dera menghentikan langkahnya.


"Val, aku juga tidak tau bagaimana menjelaskannya, yang pasti aku malu mengakuinya, dari itu aku ingin jauh dari kamu, walau batin ini semakin hari ingin dekat dengan kamu " jelas Dera, Noval membalikkan badannya.


"Maafkan aku, jika hal itu jadi pembatasnya" kata Noval.


"Harusnya aku yang minta maaf, sudah buat kamu begini" kata Dera.


"Yuk pulang, sudah puaskan ??" kata Dera lagi.


"Belum" kata Noval.


"Apa lagi, kan sudah" kata Dera.


"Kamu tidak cinta sama aku, ceritanya ditolak nih" Noval hanya tersenyum Dera pun membalas senyuman Noval.

__ADS_1


"Iya, aku juga punya rasa yang sama, aku juga mencintai kamu, maaf jadi gantungin perasaan kamu, karena aku takut." kata Dera.


"Terima kasih Sayang", lalu tangan Noval acak-acak rambut Dera dengan senyuman.


"Aku antar pulang?" kata Noval.


Dera pun menganggukan kepala dengan menyematkan senyumannya.


🦋🦋🦋🦋


Di seekoh Lena melihat Dera dan memanggilnya.


"Dera, tunggu "panggil Lena, Saat Dera jalan menuju kelasnya.


"Iya Len" kata Dera "kemarin, Kamu dibawa kemana, Ratna sama Lia sudah cerita" kata Lena.


"Iya, aku ceritain, aku kemarin ada perlu dengan laki-laki itu, lalu pulang datarnya "Serius" kata Widi.


"Bener, lue tidak di apa-apain" kata Lena


"Ra, Noval bawa kemana kemarin?"Tanya Lia.


"Taman." jawab Dera singkat.


"Oo kirain, lue mau diculik" kata Widi.


"Ya tidak gutu juga la" kata Dera ketawa geli.


"Nanti peje ya" kata Lia.


"Iya, Boleh" jawab Dera. Dera tau maksud temananya itu.


"Asik" jawab mereka.


Di kantin mereka pesan suka hati mereka


lalu bunyi ponsel Dera dreett..dreettt

__ADS_1


lalu Dera angkat.


Dera


Hei.


Noval


Hei , dimana?.


Dera


Kantin.


Noval


Ya sudah, lanjutkan ge😘


"Cie, ada yg lagi seneng nih" kata Lena.


"Hustt..," sambil letakan jari telunjuk di mulut,


mereka langsung tutup mulut karena menyadari suaranya terlalu keras.


Sejak itu Dera sering bertemu, hingga saatnya mau ujian tiba Dera dan Noval tak ada bertemu, keduanya seperti menghilang begitu saja, jalinan asmara yang mereka punya sudah terasa hambar, Dera hanya menangisi Noval yang ntah dimana.


Dera sudah berusaha menunggu, Dera bahagia, saat mendengar Noval ada dikota, tapi ternyata dia tidak ada dikota ini.i kesedihan Dera tertutupi, dengan seorang yang hadir dalam hidupnya, walau hatinya sangat rindu dengan Noval.


Tak ada yang tau Noval berada, Dera coba hubungi sahabatnya, namun sahabatnya tak mengetahuinya.


Keberadaan Noval saat ini, jauh dari kota ini, Noval terpaksa harus Nonaktifkan Nomornya,


Noval merinduinya, sangat merindui gadis yang beberapa bulan menjadi kekasihnya, Dia begitu bahagia, saat bisa bersama Dera,


Namun saat ini, kebahagian itu hilang begitu aja, Noval ingin rasanya bertemu tapi dia harus fokus dengan yang ia kerjakan saat ini.


[ Maafkan aku sayang, kamu pasti kecewa, tapi ini sementara sayang, aku akan jemputmu segera, walau kamu nanti sudah miliki kekasih hati selain aku. ] dalam hati Noval .

__ADS_1


__ADS_2