
Beberapa minggu kemudian.
"Dera kan?". kata seseorang laki itu mendekatinya.
"Iya.. gue ". Jawab Dera
"Bisa ikut aku sekarang?" kata laki-laki itu
" Boleh.. ". Jawabnya lagi
"Yuk say, temani gue ". Ajak Dera
Mereka mengikuti Dera, yang sedang berjalan ke lantai atas.
Disana ada beberapa Mahasiswa sedang kumpul, ketika Dera datang seseorang menyanyikan lagu kesempurnaan cinta dari Rizki Febriyan.
Dera tersentuh, dan tersenyum apa yang sedang Divo lakukan.
"Ra..so sweet... ". kata Lena.
"Lagu untuk Siapakah ini, beruntung sekali". ucap Lili.
"Romantis.." ucap Rani.
"Bolehla dia katakan cinta yang romantis, tempat yang jarang orang datang. kata Dera.
melihat dan tersenyum.
"Beruntungnya cewek cakep, romantis, humoris". ucap Dera
"Kamu kenal dia Ra..". tanya Lili
"gue, kenal waktu kita Ospek dan gue satu kelompok dengannya.".kata Dera
Tiba-tiba tanpa disadari ternyata Divo sudah selesai menyanyikan lagu yang mengisyaratkan isi hatinya, ia mendekat ke arah Dera. semua mata tertuju ke Dera.
"Der, mukin ini terlalu cepat, tapi gue sudah lama pendam ini, gue cinta sama lue. " Ucap Divo." Dekat dengan lue nyaman,Dekat lue gue merasa bahagia". kata Divo
gue ingin sekali menjalin hubungan ini lebih dari teman lebih dari sahabat, lue taukan maksud gue?", kata Divo lagi
Dera yang disana tidak menybangka kalau Divo katakan itu. Sementara sedari tadi ia juga ingin tau siapa orang yang beruntung itu, ternyata dia sendiri.
Sebelum Divo lanjutkan kalimatnya Dera coba untuk bicara.
"Div.. kenapa lue lakukan ini, Div.. terima kasih atas segalanya Div. Sudah susah payah menyiapkan ini semua untuk gue, tapi maaf dihati gue sudah ada orang lain Div, Maafin gue".Dera pergi meninggalkan semua yang ada disana. bukan gak suka pengorbananya tapi hatinya saat ini aja masih kacau. dua laki-laki yang bertaruh.
"Divo teriak untuk lepaskan semua mkin dia kecewa tapi setidaknya dia lega karena tak ada beban lagi di dadanya
feedback
Selama beberapa minggu Divo ada dekati Dera dan Divo beranikan diri untuk berkenalan dan gabung saat makan di kantin, Divo juga teman satu kelompok kala Ospek. Sama halnya Bagas tapi ia baru tahu jika ia Divo angapnya lebih dari teman.Ternyata Divo suka curi curi pandang dengan Dera.
**
Sementara tanpa sepengetahuan mereka, ada orang yang begitu kagumi Divo yang tak terima kejadian ini. Menarik Dera jauh dari temannya.
"Dera...plaak..Pllaaakk.." Tiba gadis itu menampar Dera
"Awww.....!" kata dera sambil memegang pipinya
"Lue apaan tiba-tiba pukul gue, apa salah gue ke lue". ucap Dera
"Mau tau, salah lue kenapa lue nolak Divo". kata gadis itu.
"Terus ada hubungan apa dengan lue" . ucap Dera
"Iya jawab Lena, kok lue yang marah yang tiba -tiba datang
__ADS_1
"Lepaskan Der". ucap Lili.
"Gue kasih dia pelajaran baru gue lepasin.". ucap gadis itu menarik kebelakang rambut Dera yang tergerai itu.
"Tolong urus mereka". kata gadis itu merintahkan teman nya.
"Lue tau gue cinta dia.., tapi dia cinta lue, dan lue buat dia kecewa dengan lue menolaknya,
lue beruntung ketimbang gue, tapi lu nolaknya B*******k.
gadis itu Menarik rambutnya semakin kencang.
Asal lu tau itu bukan urusan gue, dan gue tidak memintanya untuk suka atau mencintai gue, dan maaf hati gue sudah milik orang lain". Jelas Dera
Sementara yang lain ditarik pergi ketempat lain agar tidak bisa bantu Dera.
"Lue sialan, lue b*******k, kata gadis itu
"Sial lue katain gue b******k kata Dera yang tidak bisa melawannya.
Dengan sengaja lepasin Dera, kemudian Kepala Dera kena Dinding lalu ia terjatuh kepala Dera terluka, pandangannya kabur. Dera pinsan.
Setelah tau Dera tak sadarkan diri gadis itu pergi menghilang. Sekitar lima belas menit, ada yang lewat dikoridor itu, lalu mereka mendekat.
"Masyaallah.. ini Dera, anak Ekonomi, anggota baru di Ukm k*r, bawa dia cepat kepalanya terluka." kata seorang disana.
"Gue cari Orang dulu ya nanti gue kesini lue tunggin Dera kata seorang diaana.
Tak lama ada beberapa orang datang Dia kenapa, kepalanya Luka ayo cepat bawa ke UKM xxx kata laki-laki itu.
Sementara disana Lena, Rani dan Lili mendekat dan lati setelah gadis itu menyuruh temannya untuk melepaskan mereka.
Lena dan yang lainnya lari ketempat kejadian ternyata Dera sudah tak ada, lalu ada yang memberi tau jika Deta berada di Ukm.
Tiga puluh menit, Dera belum juga siuman telpon Dokter aja , sudah Tiga puluh menit Dera Belum Sadar. Disana Noval lagi di kantor Noval meliihat vidio yang membuat dia kesal.
Noval langsung menelpon Dera dan menanyakannya. hal yang memalukan ini. ya dalam fikiran Noval ini memalukan walau Romantis.
Disana Dera masih juga belum sadarkan diri kemungkinan disengaja memukulnya, sebelum ada perlawanan Dera, ia sudah ambil tindakan dan menghantamkan kepalanya ke diding dengan melepasnya tapi Dera malah tersungkur jatuh ke lantai.
Dreetty. dreettt...dreettt... !! [mati dalam hati Lena ] mendengar ponsel Dera.
Dreettt... dreettt... dreettt.... dua kali panggilan namun tidak terangkat.
"Siapa yang nelpon tau panik," kata Rani tiba tiba ups kak Noval angkat Len ..!
iya Angkat aja jangan bilang karna ada yang celakInya." ucap Lena yang bila Noval tau bakal ngamuk.
Rani
"Iya kak .. kampus ya sekarang..
Noval
kenapa, ini siapa?
Rani
Rani kak lirih,
Dera...Dera pingsan blm sadarkan diri.
Telpon dimatikan oleh Noval, Mendengrkan Dera pinsan Noval buru-buru keluar ambil mobil dan melajukan mobil dengan cepat.
"Kamu kenapa si sayang.. tunggu aku kesana" Noval cemas di perjalanan ia bicara sendiri. Sesampainya Noval Dikampus Noval Lari ke UKM tenyata benar disana ada Dera.
"Dera kenapa bisa seperti ini.." tanya Noval.
__ADS_1
sedikit Emosi, Lalu berapa lama pingsan?". mata Noval memerah.
"Sudah tiga puluh menit lebih kak tadi sudah panggil Dokter katanya gak papa" ucap Lena.
Melihat mata Noval penuh amarah mereka takut dan memlih keluar membiarkan Noval yang menunggu.
"Sayang kamu kenapa hem, kok belum bangun?". Noval berusaha membangunkan Dera. Diluar mereka melihat Noval berusaha sadarkan Dera.
"Mereka jadian ya?". Tanya Irma
"Kita gak tau juga Ir... " Jawab Lili. Sambil memandangi mereka berdua.
"Ra...bangun Ra, panggil Noval sambil menciumkan minyak angin tapi belum juga bangun, Len... , kakak bawa Dera pulang dengan suara serak dan menghapus air matanya.
"Mang... datang kekampus naik ojol, lalu bawa Mobil Noval ya mang sekarang Noval tunggu.kata Noval.
"Gimana ini kok blm bangun juga". kata Noval.
"Tidak tau juga mudah-mudahan Dera tidak apa kak. kata Lena".
Putri dan Eva ada kelas begitu juga Irma Lili dan Rani mereka meninggalkan Dera hanya ada Lena. Bunyi ponsel dari saku Noval dan Noval mengangkatnya dari mang sonok.
Mang sonok
Den mamang sudah di depan
Noval
Baik mang Noval segera kesana
"Kunci mobil Dera mana Len.., Tolong carikan di tasnya". kata Noval.
Lena pun menurut dan mencarikannya dan menyerahkannya.
Dera pun dibawa dengan Noval sampai parkiran ia buka pintu Mobilnya lalu meletakkan Dera di jok sebelah kemudi
dan ia cari Mang Sonok yang telah menungggunya.
"Ini mang kunci Noval bawa aja kerumah Bunda Noval juga mau kesana.
"Baik Den". kata Mang Sonok.
Noval masuk mobil Dera dan melajukan mobilnya.
"Sayang bangun sayang hei..,menggenggam tangan Dera. Dera pun belum juga buka kan matanya.
"Noval semakin cemas hingga sekarang Dera belum bangun juga.
"Sayang.., siapa yang berani berbuat seperti ini ke kamu... hem.." Noval usap kepalanya dengan mengeluarkan air matanya.
Sampai di halaman Rumah Noval buru-buru bawa Dera kedalam rumah membawanya ke kamar.
Bunda Devi pun mengikuti Noval ke arah Noval, tuju karena Mang Sonok tadi sudah cerita kalau Noval akan kemari bersama gadis.
"Kenapa Val.. Dera?" Tanya Bunda
"Gak tau juga bun ". Jawab Noval
🎵
🎵
*apa yang akan terjadi setelah kejadian ini apa vivi akan di hukum ??
tunggu selanjutnya
ayo-ayo kakak like coment ya dan vote..
__ADS_1
trima kasih dukungan nya*