
Hari telah pagi, Noval membiarkan Dera tidur, menarik selimutnya ke badan Dera, karena tujuannya dia kesini memang menyuruh nya istirahat, No tugas No kuliyah, Bahkan kerjaan kuliyahnya Noval yang mengerjakanya mengirim lewat email.
Lari pagi disekitar rumah membuat keringatnya membasahi tubuhnya.dengan mengenakan celana pendek dan kaos sinletnya. Serasa cukup ia mengambil air minum dan meneguknya dan duduk di teras belakang yang penuh pemandangan.
"KaNov"panggil Dera membangunkan lamunan Noval.
"Eh sayang, sudah bangun morning nyonya Wijaya?" melihat Dera dengan menebarkan senyum indah.
"Ya sudah, aku masak dulu ya kamu mandi ge KaNov".
Noval bagun dari duduknya menuju kamar mandi. Sementara Dera pergi memasak untuknya dan Noval walau hanya sekedar roti.
Selesai mandi Noval menghubungi mbok Jana yang suka membantu di rumah itu,
Selesai Nelpon Noval menemui sang istri,
Noval Tersenyum melihat Dera seperti saat ini, karena sudah lama tidak memasak untuknya.
"KaNov ngapain liatin aku gitu? " Tanya Dera
" Tidak, aku bahagia aja, karena bisa miliki kamu,bahkan aku bakal jadi Papi."
"Aku juga bahagia KaNov bisa bertemu kembali dengan kamu, Sekarang dalam perut aku ada dia" senyum Dera yang terukir.
__ADS_1
Mereka saling pandang kala bicarakan yang serius.
"Sayang ,disini kita sampai satu minggu kedepan" kata Noval
"Lama sayang" kata Dera.
Sudah yang penting kamu istirahat oke" kata Noval, Dera anggukin kepala.
"Mau dibantu tidak sayang,Aku siapkan kopi eh susu aja ya kali ini" ucap Noval.
"Aku hawatir dengan Dia, maaf terlalu posesif" Ucap Noval ke Dera.
"Tidak apa aku bahagia kok Val" ucap Dera.
"Bunda gimana?" tanya Dera.
Sudah aku hubungi jika kita berada disini"ucap Dera.
"Val.. seandainya anak kita perenpuan?" Tanya Dera.
"Tidak Apa, yang penting sehat, kamu nya gitu juga dalam keadaan sehat." kata Noval yang telah siap buatkan susu untuk Dera
"Dera baru selesai buat Salad Roti, Dera memberikan piring ke Noval".salad dengan isi daging dan sayur lainya.
__ADS_1
Mereka makan berdua di teras belakang, menikmati pemandangan yang menrut mereka begitu indah.
Mereka akan habisi waktu sepekan berada disini. mengembalikan tenaga dan merenggangkan otot-otot mereka.
Dera tidak ada penolakan walau sangat disayangkan tidak mengikuti mata kuliyah tatap muka, tapi ia bersyukur karena sang suami bersedia membantu tugas-tugasnya.
Sementara Noval bersenang hati untuk membantu sang istrinya,karena perbuatan dia. menghukumnya ke daerah jauh dari kota.
"Sayang...sini kakinya aku pijat-pijat pasti capek kakinya." ucap Noval.
"Aku gak apa kok KaNov, terimakasih." ucap Dera.
"Val.. aku bersyukur allah beri aku kepercayaan untuk menikmati ini semua, memberikan malaikat kecil untuk kita" kata Dera.
"Aku juga Sayang.., begitu lengkap kebahagian ku yank". ucap Noval memberi senyuman indah untuk istrinya.
"Sayang, maaf ya kalau terkadang aku posesif dengan kamu yank" ucap Noval
"Aku. ngerti kok Val, kamu gak ingin aku kenapa-kenapa, karena kamu begitu menyayangi ku lebih dari apa pun, kamu juga tidak tuntut aku" ucap Dera.
"Aku bahagia kok, walau awalnya terasa berat karena sebelum kamu datang jemput aku, ada kak Dian disana"ucap Dera.
"Sudah jangan bahas itu ya.., aku cemburu sayang". ucap Noval.
__ADS_1
Dera tersenyum.."Iya maafkan Aku ya yank" tutur Dera.