Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
70. Beli baju


__ADS_3

Noval dan Dera sudah berada di villanya setelah pagi tadi berpamitan dengan kedua orang tua Dera ayah Derma dan ibu Fitri,Dera bahagia bisa bertemu dengan orang tuanya.


"Sayang... nanti sebelum ke kampus kita mampir dulu ke kantor sebentar"


"Iya.."


Yah sudah istirahat ge,gak usah masak kasihan kamu capek."


[Memang iya si beberapa hari ini melelahkan mukin karena masuk sore dalam hati Dera.]


Dera tertidur pulas dengan fose miringkan badanya,Noval menyelimutinya "kamu cantik sayang muah."


[Terima kasih sayang sudah hadir dalam hidup ku selama ini."cup di kening dan bibir Dera].


Lalu Noval turun masak untuk nya dan Dera.


Setelah siap ia rebahan di sofa sambil buka Tv, sesekali balas email dari rekan kerja.


Sepi memang Dewa dan yang lainnya sudah jarang kumpul mungkin mereka juga ada kesibukan lain.Tidak halnya dengan Farel yang selalu aktif berdua kemana aja bagaikan sendok dan garpu kalau gak ada sendok atau salah satunya akan hambar terasa.


Dera terbangun dan melihat gak ada Noval, Dera segera turun ternyata dia tertidur depan Tv.


"Val, makan yuk lapar."dengan lembut.


"Val.. ayo bangun memukul tangannya dengan hati-hati."


"Ayo."


"Kemana makan?".tanya Noval


"Iya laper banget ni."


Noval bangun dan menggandeng tangan Dera menuntun ke kursi dan meja makan


yang ada kerang ada cumi asam manis mantap.


"Makan yok."Dera gak sabar.


"Iya sayang." ucap Noval Lembut.


Dera dan Noval makan siang dengan nikmat selesai itu mereka duduk-duduk di teras belakang rumah.


"Val.., belimbing tu manis gak."


"Manis dong itu impor, kenapa kamu mau?."


"Iya." jawabnya


"Yah sudah aku ambilin dulu ya."


Noval memetik beberapa dan mencuci serta memotong motong dan memberikan ke Dera.


"Manis yank." Seru Dera, Noval tersenyum mengacak rambut istrinya.


"Val habis ini ngemall yuk baju ku pada sempit ni gara-gara kamu aku tidak dibolei kerja gak boleh ngapain tapi disuguhi makanan mulu."


"Iya habis mampir kantor kita ke toko baju."


"Mall aja yang banyak pilihan."kata Dera

__ADS_1


"Butik aja."


"Uuh gak asik kamu ..aku mau diet


"Jangan sayang aku suka kamu gini.ucap Noval.


"Boleh la ya Val.."mengedipkan mata


"Baik la boleh tapi makan yang teratur oke."


"Terima kasih sayang.." cup di pipi.


"Sayang, menunjukan bekas ciumannya di pipinya, Dera tertawa karena ada saosnya, Dera segera ambil tisu untuk mengelapnya


"Maaf aku seneng hubby."


"Yah sudah siapkan makannya katanya mau pergi belaja dari kantor."


"Eh yang ngemall dulu ya baru ke kantor.


"Iya."


"Makasih hubby."


"Ada mau nya gitu deh ingat suami."


"Ingat aku gak mau kamu sakit ya."


"Iya Val."


"kakak."


Mereka menghabiskan makannya lalu Dera segera siap siap ganti baju begitu juga Dengan Noval. Noval pakai kemeja namun ia tambahi jaket agar gak terlihat orang kantoran.


"Last go hubby." berjalan lenggang sementara Noval membawa dua tas.


"Last go wife." ucapnya.


Setelah pergi ke butik Dera pilih sesukanya


Karena mall akan makan waktu lama sedangkan Noval harus kekantornya


"Sudah siap yank."


"Sudah yok yank."


Noval melajukan mobilnya kekantor Noval baru bawa Dera kekantornya setelah setahun ini beruntungnya hari ini Dera mau ikut.


Sesampai di kantor mata karyawan disana melotot dan ada juga yang berbisik sekedar kagum.


"Sayang, kamu tidur di ruang istirahat aja ya


"Tidak mau."


"Sayang nurut ya tidak boleh nakal oke ."kata Noval lembut.Farel yang mendengarkan jadi tertawa sendiri.


"Val, aku ingin duduk di sofa."


"Ett...sudah dikamar aja."

__ADS_1


"Tidak,iih Noval maksa deh."


"Sudah Val dia tidak ganggu kok."kata Farel yang masuk keruangan nya yang sedari tadi berada di pintunya.


"Tapi gue yang terganggu Rel." membuat Farel tertawa Lepas.


"puas Lu." dengan kesalnya.


"Bini siapa..."goda Farel


"Istri gue Rel " masih dengan kesalnya


"Sudah tidak apa, yok kita mulai aja rencana tadi di telpon." ucap Farel masih terkekeh.


Meraka mulai berdiskusi tentang perusahannya yang saat ini dikelola,kedua pria tampan itu mulai meetingnya.sementara Dera duduk di Sofa tepat depan meja kerja Noval.


[Tampan suami gue wibawanya karismanya keluar banget, gue baru tau dalam hatinya].


seketika Dera balik lagi main ponselnya,


sementara Noval sesekali menoleh Dera dan saat menoleh lagi Dera tertidur Noval tersenyum lebar membuat Farel berbalik melihat Dera.


Pasangan aneh tapi mereka cukup bahagia hingga detik ini. Noval gak pernah muntut apa pun itu dari Dera.


Farel ikut bahagia melihat sahabatnya sebahagia ini.


"Terus aja pandangi kekasih kecil lu." cibir Farel


"Iya Rel gue bahagia banget walau harus nikah muda dengannya.


"Melihat ia tersenyum atau marah-marah sudah seneng, asal jangan berbaring lemah gue hancur Rel." ucapnya lirih


"Ia aku mengerti." ucap Farel yang masih melihat Dera.


"Ya sudah kita terusi tidak ni atau cukup dulu."


Cukup aja dulu Rel, aku sudah tidak fokus ni melihat dia seperti itu cantik." kata Noval.


Tanpa disadari Noval, Farel segera meninggalkan Noval yang sedang menatap istrinya.


Gak terasa sudah pukul 4.00 sore, Noval


banguni Dera untuk segera mandi dan pergi kampus.


Sesampai kampus Noval dan Dera turun berbarengan, setelah kecupan pipi dan tangan tadi.


"Hai Len.., Ran..." sapa Dera.


"Lili kenapa..kurang tau dia harus pindah luar kota."


"Ya sudah masuk yuk."


"girl liat jadwal ujian yuk." ajak Rani


"Oke..


Mereka liat daftar ujian yang ternyata sudah keluar. mereka memfoto jadwalnya


"Tunggu gue fotoin punya kak Noval."

__ADS_1


"Sudah yuk.." mereka pergi ke kelas dan mengikuti pelajaran.


__ADS_2