Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
7. Terjawab


__ADS_3

Hari ini Dera ada kuliyah sore , ia bingung mau pergi dengan siapa, berniat pesan ojek online melalui ponsel Ibu,


"Asasalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


"Dera.....!!! " triak Lena.


"Iya len, tidak pake teriak" .ucap Dera sambil tutup kuping.


"Kangen tau , gue kan cemas tau, ponsel lue rusak." kata Lena.


" Iya Len , sebenarnya gue baik-baik aja,kaki gue yang kenapa-kenapa😁." kata Dera


"Pergi yuk, takut telat ",kata Dera.


" Bu..., Dera pergi dulu" mencium tangan Ibunya.


" Lena juga ya Bu" .


" Iya sayang hati-hati" kata Ibunya


" Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


mereka pergi dengan mobil Lena,lalu mendengar lagu dari radio .


"Len, motor gue gimana aman ? " tanya Dera.


"Aman Ra.. " jawab Lena.


"Gimana kemarin, itu bener Noval yang dulu?" tanya Lena.


"Iya.. , dia orangnya Len. " jawab Dera.


"Terus...?" tanya Lena.


"Gue beluum tau Len." jawabnya lirih


Sampai di kampus dapat pesan dari ponsel Lena, "Nanti sore habis masuk kuliyah kita rapat." kata Lena.


"Iya.." jawab Dera.


mereka berdua keluar mobil, meninggalkan parkiran.


"Hai Ra, gmana kaki lue.." tanya Rani.


"Enakan kok.."jawab Dera.


"Dibawa kemana sama Dia?" tanya Lili.


"klinik.. , baru diantar pulang.." jelas Dera.


"Serius Ra..?"tanya Lili bengong


" Iya .."jawab Dera.

__ADS_1


" Emang dia siapa Ra?" tanya Rani.


Dera hanya diam, menahan air matanya


"Kekelas aja yuk kita "ajak Lena.


Lena mengerti betul apa yang dirasakan oleh sahabatnya, walau Dera tidak ingin bercerita.


"Pulang kita ke bawah UKM rapat katanya."


Rani melihat ponselnya.


"Iya nanti kita sama-sama kebawah" ucap Lena.


"Ponsel gue mana?" Tanya Dera.


" Kemarin gue bawa ke servis, tapi sudah tidak bisa diperbaiki" kata Rani


"Terus ponselnya, di ambil dengan kak senior yang bawa lue, tidak sengaja bertemu.


"Lue dengan dia.....?? tanya Rani menyelidik


" Gak ada apa-apa kok.. ucap Dera


Tak lama kelas pun Rame dan dosen pun datang untuk kasih materi seperti biasa absen terlebih dahulu lalu mulai materi dan beri tugas buat makalah kemudian dosen pun menutup pelajaran


Mereka ke UKM,lalu tak berapa lama mereka Rapat, untuk bahas diksar untuk anggota baru.


"Ra, Kaki lue bagaimana?". tanya senìor.


" Dera tersenyum, Kalau kaki Dera sehat nanti ikut ". jawab Dera.


"Ra..Noval mendekat tu, bareng temannya". kata Lena.


"Ra ikut aku, Motornya biar Dewa yang bawa kerumah". kata Noval.


"Tidak perlu, biar Dera bawa pulang". kata Dera.


"Kuncinya..?" tanya Noval agar segera nyerahi kunci motornya.


"Kak.." Dera enggan memberikan kuncinya.


Lalu Dera liat sekitar ada beberapa orang yang perhatikan mereka , dengan terpaksa Dera menjulurkan tangannya, yang memang lagi memegang kunci, lalu diberikan ke Noval.


"Wa , tolong bawa motor Dera kerumah gue". kata Nova meminta Dewa bawakan motor Dera.


" Sudah yuk ,Sudah sore nanti kemalaman.


"Len ..,Ran..,Li.., gue duluan ". kata Dera yang sedikit susah jalannya.


"So sweet.... !! ,mereka jadi dekat iri gue". ucap Lili.


"Ran, gue antar yuk pulang sekalian lewat". ajak Lena.


"Iya boleh". jawab Rani.


"Jangan kepo, nanti kita tunggu kedepannya". ucap Lena yang memang sudah tau arah jalan mereka

__ADS_1


Sementara Dera dan Noval berada dimobil, Noval yang masih fokus dengan kemudinya.


"Mau kemana kita?" tanya Dera.


"Tunggu bentar disini" kata Noval yang menepikan mobilnya di pinggir jalan.


Noval keluar mobil, menuju toko ponsel, Noval yang tau Dera sudah tidak punya ponsel. Lima belas menit Noval kembali masuk dalam mobil.


"Ini untuk kamu, sudah ada kartunya tinggal pake, kemarin kan rusak sudah kebanting, gak bisa di perbaiki, jadi ku ganti ini".kata Noval dan menyerahkan Ponselnya ke Dera.


Lalu Noval melajukan mobilnya ke arah Cafe yang pernah mereka datangi kala itu.


Memarkirkan mobilnya.


"Val...kenapa kita kesini?". tanya Dera.


" Noval hanya diam, dan segera turun dari mobiĺnya, Dera mengikutinya. Noval Menuju tempat favorite mereka berdua dulu, Sedikit sepi jauh dari pengunjung, Mereka datang lalu pekerja disana langsung menghampiri.


"Mbak Dera,Mas Noval apa mau dibuatkan sekarang?" tanya laki tengah baya itu.


"Nanti aja mas". ucap Noval.


" Oya ..permisi jawab pekerja cafe itu.


"Val.. kenapa kamu bawa aku kemari". Dera masih binggung. Noval membuang nafasnya dengan kasar.


" Ra... , aku ingin menebus semua apa yang aku lakukan, menggantung hubungan kita, dan mukin karena itu, kamu pilih laki-laki itu, memang salahku karena tak kabari mu.


"Perlu kamu tau, aku disana pun tersiksa,


Aku coba lupakan bersama wanita lain tapi aku tidak bisa maafkan aku Ra, buat kamu kecewa. "Menundukan kepalanya.


Dera masih dalam diam mendengarkan penjelasan Noval selama tiga tahun ia tinggalkan Dera menggantung perasaan yang tak menentu. "Maafkan aku Ra, jika aku akan ambil kamu kembali dari dia. Aku tak ingin kehilangan kamu lagi, aku akan ambil hak ku Ra, aku tak akan lepasin kamu untuk pergi dari ku Ra." ucap Noval


Dera terdiam dan terpaku, hanya air mata yang ia keluarkan, emosi air matanya la untuk mengartikan semua ini. Noval pun memeluk Dera dalam tangisnya. Noval merasa bersalah, dengan penuh emosi dan kekesalan selama ini, tak disadari Noval pukulkan tangannya ke dinding, hingga tak terasa tangannya terluka. Dia ingin sekali jelasi kenapa pergi.


Hany kata maaf yang bisa Noval ucapkan saat ini, serta penyesalan yang teramat dalam. Noval duduk lalu menganggkat dagu Dera, ia kecupkan di kening Dera karena Dera makin jadi menanggis.


"Ra, kamu boleh...boleh pukul aku sekencang-kencangnya semau kamu Ra, kalau itu buat kamu puas, ayo Ra..pukul aku Ra, aku pantes dapatin itu." ucap Noval masih memandang Dera.Dengan emosi Dera, memukul pipi Noval.


Plak...! plaaak...!


"Lagi Ra pukul aku, sampai puas Ra keluarkan emosi mu Ra". Noval pasrah


"Dera berhenti, Dera menanggis sejadi-jadinya, lalu Noval memeluknya. mereka berdua tak peduli dengan isi cafe itu.melihat mereka berdua.


"Maafkan aku, maafkan aku Sayang, memeluk Dera. memeluk Dera dengan menenggelamkan kepala Dera ke dadanya.


Lalu ia kecup kening Dera dengan hangat,


emosi yang selama tiga tahun , tanda tanya besar sekarang terjawab. Rasa rindu yang amat besar untuk keduanya , namun Dera tak lagi sendiri, Dera memiliki laki-laki yang menyayanginya setulus hati selama ini.


Dera pun tak tau, harus melangkah,


peraaaannya amat kacau, Palagi mengingat Dera punya Dian.


Kemudian Dera memanggil pekerja, untuk ambil P3k untuk obati luka ditangan Noval,

__ADS_1


lalu seketika pelayan itu datang membawa P3k kemudian Dera mulai mengobatinya.


__ADS_2