Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
97. Hari ini


__ADS_3

Hari berganti hari, bulan berganti bulan usia kandungan Dera menginjak delapan Bulan, sebulan lagi Noval akan merasakan menjadi orang tua, bukan itu aja, Dera pun menanti seorang putra yang tampan.


Dari hasil USG menunjukan jenis kelamin laki-laki, itu nilai plus bagi Noval karena ia sangat menginginkan Baby Boy.


"Sayang hati-hati ingat diperut mu itu ada anak ku" kata Noval yang melihat Dera yang sedikit lasak dan lompat kegirangan, ketika mendengar Lena telah jadian dengan Dewa dan bahkan akan segera laksanakan pertunangan, mereka akan menikah kala Noval cs wisuda, lain hal dengan Riki dia dijodohkan oleh kedua orang tuanya di kepulauan Riau teman kerabat orang tuanya.


Dera pun pernah mengalami syok, saat satu mobil dengan Lena ada yang ingin mencelakainya, siapa lagi kalo bukan Natali. ya Natali tidak rela jika Noval telah menikah bahkan akan memiliki anak dari kekasih kecilnya, ia akan mendapatkan Noval tapi terlebih dahulu mencelakai Dera, orang yang pernah sangat dekat dengan Noval, mengisi kekosongan yang ada, sebenarnya bukan kekosongan melainkan kegalauan dan kebucinnya yang tidak bisa Noval kendalikan, hingga ia berani untuk mengungkapan rasa itu yang nyatanya tidak ada. Hanya seorang Dera kekasih kecilnya lah yang mampu membuatnya semakin merindukannya.


Rani dan Zaki sepakat pernikahannya akan Dilakukan saat Rani lulus kuliyah nanti. beda dengan Lena yang akan menikah setelah Farel menikahi kekasihnya.


"Dera... sepertinya berat sekali, ponakan gue pasti sehat disana" ucap Lena.


" Tentunya...ini akibat Noval yang selalu maksa ku makan ntah berapa BB ku terakhir mencapai 48kg.."


" Ayo kekelas" Dera mengagukin kepala.


" Ra apa ada yang bisa aku bantu, ketika melihat Dera memegangi perutnya yang keram"


"Tidak terima kssih, kata Dokter shely itu biasa disaat hamil tua kaya aku Len."


Mereka ada kelas 1 jaman, mendengar kan penjelasan Dera merasa keram lagi tapi ia hanya diam tak ingin orang panik akan nya, terlebih dua sahabatnya.


Satu jam akhirnya berakhir, siswa berbonsong-bondong keluar dari ruangan itu. termasuk tiga gadis cantik nan seksi.


" Ra... lu baik-baik aja kan?"


" Iya aku tak apa kok Say" ucap nya agar teman-temannya tidak cemas.


" Tak Lama Noval menjemput Dera ke kelasnya.


" Sayang, hei capek ya, besok cuti aja ya?"


"Aku gak mau"


"Harus mau sayang" ucap Noval


" Iya gue cuti," ucapnya ketus.


" Sayang kok Gue?"


" Lagi Sambal aja"


" Ra.. kali ini kamu harus ngerti dong, kamu tidak tau aku sangat khawatirin kamu !!"


Noval masuk mobil dan memukul tangannya di setir mobil, dan Dera terkejut akan sikap Noval saat ini.


Sesampainya dirumah Noval membatu Dera tanpa kata, dan Dera masih diam karena takut.Noval keruang kerjanya dan berteriak dan memaki dirinya sendiri.


Hingga tak terasa hari sudah tengah malam terlihat jam menunjukan 23.15 wib.


Dera keluar kamar dan pergi keruang kerja Noval.


"Kak.. KaNov..., Bangun aku mau bicara sama kamu."


Noval membuka matanya," sayang kamu kok disini"


"Aku tidak bisa tidur,"


"Maafin Aku ya selama ini egois, dan kamu selalu mengalah demi aku menahan emosi mu, tapi aku sebenarnya ingin kumpuΔΊ hingga aku lahiran kan sayang kak bulan depan sudah ujian semester dan lahiran.


sementara aku cuti selama 1 semester aku bosen kak." ucap Dera menjelaskan alasannya.


"Tapi jika itu mau kakak, ya sudah aku nurut aja, aku kuliah online aja dari rumah..., dan aku rasa kakNov juga setuju."


"Kamu bener apa yang kamu katakan?"


"Iya kak"


" Terimakasih sayang, aku memang sangat khawatirin kamu setiap saat, kejadian demi kejadian membuat aku takut akan kehilanganmu, aku takut gak bisa lihat senyum manis mu Ra"


"Mereka berpelukan dan menikmati malam itu diruang kerja dan kemudian kriiukk..,"aku


lapar kak"


"Yah sudah kita makan dulu yuk, memang dari tadi gak makan??"


"Dera mengangguk.."

__ADS_1


🌡🌡🌡🌡🌡🌡🌡🌡


Tidak terasa kehamilan Dera sudah masuk sembilan bulan dan Noval pun sudah persentasekan Skripsi, dan kini ia menyandang gelar begitu bahahianya ia dan dalam dekat ia akan menjadi ayah serta wisuda nya ditemani sang istri dan anak nya baby boy.


Farel sibuk dengan pernikahannya yang sebentar lagi dilaksanakan, karena permintaan Dera agar sedikit maju, ia ingin melihat Farel menikah sebelum melahirkan,


Farel dan shella setuju, karena kasihan liat Dera akan berjalan jauh ke kota itu membawa baby boynya.


Tak mau kalah Lena dan Dewa pun sama, tapi ia memilih menikah nanti setelah 40hari Dera lahiran.


"Val..ini baju seragaman untuk kalian, Dek besok dandan yang cantik ya?" pinta Farel


" Tentu dong Kak, Demi pernikahan kakak, walau bawa baby boy dalam perut Dera masih kuat"


" Tapi sayang ingat jangan capek-capek "


"Iya sayang, aku ingin liat Kak Farel bahagia,"


"Karena selama ini kak Farel selalu nemani kamu kak dari Nol, dari masalah pekerjaan dan menemani kebucinan kamu kak"


ucap Dera polos.


" Kamu ada-ada aja, tapi emang semua itu benar kok Der"


"Noval pun cemberut mendengar ledekan dari sahabatnya"


" Kak Noval juga tidak boleh bucin lagi, karena Baby boy akan temani kakak, dia akan jadi anak pintar dan menjadi seorang CEO handal seperti Papi dan opanya nanti."


" Sudah ada nama belum yang?" tanya Noval


" Sudah kak, namanya Deve Alfi kusuma wijaya "Kok Alfi Sayang?"


" Iya biar samaan la sama papinya,"


" Tapi bagus kok pangilannya Deve kan?"


" Iya dong" tersenyum bangga.


" Ya sudah kakak permisi dulu mau berangkat nih ke malang, besok jangan telat kalian karena Dera harus dirias dulu."


" Iya siap"


Dua minggu setelah Farel antar baju ini saatnya yang di tunggu Farel menikah hari ini, Noval dan dera berada disana.


"Berhias dulu Nona muda"


" Baik la"


Diluar Noval sedang duduk bersama keluarga Farel, karena Noval akan menemani sahabatnya, berbincang-bincang karena sangat lama sekali tidak bertemu dengan keluarga Farel.


Diruang Rias..[ Aku harus kuat Demi Noval demi anak ku, aku tidak boleh lemah didepan semua, aku tidak mau buat mereka paniΔ·, Apalagi ini hari bahagia kak Farel dan mb Shella, Ya allah beri aku kekuatan sampai besok ucapnya ]


"Nona kok Nanggis?"


"Eh iya maaf mb aku merasa bahagia aja, karena kak Farel akhirnya menikah"


"Iya mb.. mas Farel terkenal dingin tapi bijaksana " baik sama karyawannya itu yang kudengar mb" Dera tersenyum.


Akhirnya selesai juga selama satu jam lebih, Dera minta natural aja tak ingin mencolok".mb cantik.. "


terimakasih mb..


" Sayang Ayo akadnya sudah mau dimulai. Dera menoleh wow kamu bidadari ku cantik sekali" mencium kening Dera dan membawa Dera turun kebawa dan pergi ke hotel tempat Farel lakukan Akad.


Sakral dan nikmat lalu dengar teriakan sah ,semua irang gembira dan tersenyum..


Tamu satu persatu datang bersalaman hingga Akhirnya Dera dan Noval mendatanginya." Mb Shella kak Farel selamat ya congrite "


"Sama-sama Ra.."


" Hai Bro.. selamat sambil berpelukan melempar tawa, shell.. selamat ya buat ponakan ni nyusul kaya kita " ucap Noval.


Mereka lalu berfoto bareng, sebagai kenangan " Kak ini kado dari ku terima ya.."


" Tiket ke Raja empat terima kasih Ra dan ini


untuk lo dari gue "ucap Noval apa ini kok kunci" , itu kunci rumah yang ada di utara yang aku dsain kusus untuk lo, lo pasti suka."

__ADS_1


"Thanks ya.."


"Kak Ayo..."


"Kenapa Ra..?" tanya Farel


"Aku capek yok pulang" ucapnya


"Yah udah ayo.."


Mereka berpamitan pergi kehotel yang semalam mereka tidur, tengah malam Dera memegang perutnya, " Kak tolong aku.. kak buruan aku tak kuat"


"Baik la kita kerumah sakit..", panik cemas


melajukan mobilnya.sesampainya Rumah sakit" Kak Aku tak kuat kak"


" Tahan la demi anak kita.. " ucap Noval Dera mengganguk.


Dokter membawanya ke UGD setelah periksa ada hal yang mengganjal ntah apa itu tapi Dera Semakin lemah ," Dok selamatkan baby boy ku Dok, cepat Dok aku sudah tidak kuat lagi "ucap Dera.


"Baiklah saya akan berusaha"


Dokter segera pergi keruang oprasi dan suster menjelaskan, Nona Dera akan melahirkan secara cesar, karena lemah.


2 jam diruang Oprasi, setelah bayi dikeluarkan dari perut ibunya, terdengar suara tangisnya.


Noval begitu bahagia.., dan ingin segera mengendongnya, Dokter memberi tahu kalau bayinya sangat sehat dengan berat 3,4 panjang 4,9, bahagianya luar biasa dan saat ia menanyakan istrinya, istrinya sedang melawan kritisnya karena setelah tadi melakuksn oprasi kondisinya drop.


Noval menangis.. dan segera masuk melihat anak dan istrinya, menggendong anaknya dan mengazani Dav


" Sayang.. bangun, liat Ni Dav tampan sayang, bangun la.."


"Dok kenapa dengan istri saya Dok"


maaf pak ternyata istri anda mengidap kangker usus sudah lama. dan sudah saya tangani pak dan ini sudah menjalar pak untungnya bayi anda tidak apa,


" Apa dok.. katakan jika itu salah Dok.."


" sabarlah pak dan berdoalah.."


Farel dan shella sudah berada dirumah sakit bahkan ayah bunda pun berada disana setelah tadi mengabari bahwa dera dibawa kerumah sakit dekat Hotel dimalang


Noval tak henti hentinya menanggis.


Sayang bangun sayang...lihatlah anak kita.. tampan seperti ku... namun bibir dan mata nya mirip dengan mu aku kebagian pipi dan hidung nya sayang, dia sangat sehat sayang.


Noval masih menanggis, Dav di letakan di sebelah Dera agar Dera dapat mendengarkan dan segera bangun.


Noval menanggis dan menciumi anak dan istrinya. "sayang bangun la apa kamu tidak ingin melihat anak kita " ucap Noval lirih.


Saat Noval menundukan kepalanya sambil menggenggam tangan Dera, air mata rasanya tak ingin berhenti, [ Sayang bertahan la demi ku, kamu janji sayang ingin menua bersamaku, apa kamu lupa hal itu.]


" Aku gak ingin Jauh dari mu, aku gak ingin terpisah kembali Aku gak sanggup sayang akan kehilangan mu sayang"


air mata Noval jatuh ke tangan Dera dengan pelan Tangan Dera dapat di gerakkan.


Noval terkejut dan memanggil Dokter.


"Sayang "ucap Noval.


"Hai kak, ini jagoan kita, ucap Dera tersenyum.


" Noval mengangguk dan tersenyum kala Dera sudah siuman."


Dokter memeriksanya dan semua sudah stabil.dan dokter meninggalkan mereka.


" Tampan kak,


"Iya sayang


" Kak aku mau pulang,


" Iya nanti kalau sudah sehat, Dera menggeleng , aku maunya hari ini kak.


" tapi...


" aku mohon.. Noval mengangguk dan tersenyum karena tak tega melihat Dera yang meminta.

__ADS_1


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


__ADS_2