Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
82. KaNov ?


__ADS_3

Dera masih dengan tidurnya begitu juga dengan Noval. Bundanya membiarkan mereka tidur karena sudah beberapa malam mereka tak bisa tidur nyenyak hingga menjelang siang tiba.


Dera sengaja diselimuti sedikit tebal agar gak kebangun ketika morning sicknes.


Matahari masuk kekamar mereka Noval terbangun dan mencium perut Dera langsung segera mandi, selesai mandi hanya pakai celana dan belum mengenakan pakaian ia segera bangunkan istrinya.


"Sayang, cup dikening dan pipi, bagun yuk


sudah siang ini" kata Noval dengan lembut


"Ha.. apa yank" kata Dera yang masih berat membuka matanya.


"Sudah siang, liat tu Mataharinya sudah masuk kekamar sayang" membuka tabir jendelanya.


"Dera merasa ada yang kenyal di pipinya,


KaNov em kenyal yank.


"Sudah mandi dulu, lepas itu kita sarapan" ucap Noval


"kamu gak ngantor yank"


"Tidak, hari ini istirahat aja jumat juga, besok udah Weekend" Ucap Noval. Dera segera Mandi selesai mandi Dera segera berpakaian, melihat tidak ada Noval lalu ia pergi kebawah.


"KaNov dimana kamu"Panggil Dera


"Sayang kamu cari siapa, sini aku sudah buatkan Susu kamu rasa strowbery" ucap Noval yang berada di dapur.


"Wah asik, makasih KaNov" Ucap Dera.


"Sayang, siapa KaNov" Tanya Noval.


"Yah kamu la" Jawab nya enteng.


"Kok KaNov yan?" Tanya Noval.

__ADS_1


"I..iya Kak Noval dengan polosnya" Noval pun tersenyum,


"Kamu ya ada-ada aja" kata Noval.


"Kan KaNov gitu de blusing ni aku"kata Dera malu.


"Eh anak Bunda seru amat si, lagi bahas apa si hem" Tanya Bunda.


"Hehe iya bun, mantu Bunda manggil Noval dengan sebutan KaNov" Jelas Noval.


"Apa itu sayang "Kata Bunda.


"Kak Noval..."kata Dera


"Kamu punya nama kesayangan lagi ya sayang " kata Bunda coba ada Ayah, Ayah pasti seneng dengarnya.


"Ah Bunda buat Dera makin merah aja , Dera kepikir aja tiba tiba gitu" kata Dera.


Bunda lalu tersenyum.


"Ayah dari mana?"tanya Noval.


"Jemput cucu ayah sudah kangen sama jagoan kecil ayah, Nunggu kamu lama" Canda Ayah, Mereka tertawa bersama mendengar penuturan sang Ayah.


"Kak Kian mana Yah" Tanya Noval.


"Ada nanti nyusul"Ucap Ayah.


"Oh gitu" Ucap Noval.


"Mang Sonok keluar ge, Noval minta tolong belikan es krim, sekalian yang ada rasa strowbery untuk Dera" Ucap Noval.


"Baik mas permisi mas" Mang Sonok pergi Setelah Noval memberikan uang.


"Ate, panggil Doni.

__ADS_1


"Iya sayang"Jawab Dera


"Kata Opa Ate sakit" ucap Doni yang berada dipangkuan Noval lalu turun, memegang tangan Dera.


"Iy sayang tapi sudah sembuh,sudah diliatin Doni" kata Dera ke Doni.


"Opa... kaa Atenya sudah sembuh karena oni liat" ucapnya polos, Mendengar itu Mereka tertawa.Tak lama mang Sonok kembali dan membawa es krim nya. Bunda memberikan Es krim nya ke Doni, Doni sudah berusia tiga tahun itu dan melahap es krimnya. Saat mencium bau es krim Dera lari ke wastapel Noval mengikutinya.


"Sayang, kamu tidak apa? tanya Noval cemas


"Tidak apa sayang, yuk sana" ajak Dera tapi ntah mengapa Dera harus bolak balik ke wastapel, Dera mual bahkan ini makin menjadi.


" Mbok tolong buatkan Roti yang sudah di panggang Mbok untuk Dera, Dera Lemes Noval membawanya ke kamar, merebahkan Dera.


"Bau es krimnya aku mual KaNov" kata Dera


"Yah sudah rebahan aja ya sayang" Titah Noval. Dera mengagukin kepalanya,Mencium kening Dera.


Noval kembali lagi ke ruang tengah untuk ambil sarapan Dera dan ia segera sarapan dan bermain bersama Doni.


"Ate mana om" Tanya Doni.


"Tiduran sayang"jawab Noval.


"Ooh iya deh om, ayo om sama opa main ita" Ajak Doni. Menarik tangan Noval menuju ruangan dimana Bunda dan Ayah disana.


"Sayang banget si padahal..., padahal aku pengen banget main bareng Doni, hem aku malah seperti ini " kata Dera yang tiba-tiba berada disana.


"Sayang..., kamu kenapa tiba-tiba turun" kata Noval yang melihat Dera sudah ada dibelakangnya.


"Aku sudah tidak apa kok yank" kata Dera.


"Besok ikut masuk ya, besok hari pertama masuk kuliyah lagi" kata Dera lagi.


" Sayang keadaan kamu aja lemah gini, apa kuat kuliyah, yang ada kamu kenapa-kenapa lagi disana, jangan dulu ya"kata Noval dengan lembut dan mendapatkan anggukan tanda setuju

__ADS_1


__ADS_2