Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
14. Penyesalan


__ADS_3

Masih di ŕumah Noval, "Sayang bangun sayang jangan buat aku cemas sayang". ucap Noval


"Sayang sabar ya.., nanti Dera bangun kok ucap Bunda melihat Noval serapuh itu kala membuka pintu kamar Noval.


"Apa mau bunda panggilkan Dokter biar cepat siuman". ucap bunda Devi. Noval hanya menggelengkan kepala.


"Ya sudah mukin sebentar lagi bangun, Bunda tinggal dulu ya".kata Bunda.


Setelah Bundanya keluar dari kamar Noval menyuruh temannya cari info tentang kejadian yang menimpa Dera.


Noval


Wa ..tolong cari tau kejadian hari ini tentang kejadian yang menimpa Dera, sudah dua jam belum sadarkan diri


Dewa


Baik.. segera laksanakan lalu sambungan telpon pun mati


"Sayang... maaf kan aku .. aku gak tau kalau kamu di sakiti orang, Bangun sayang, lalu Noval pun mengecup kening Dera.Noval memukul kepalanya dengan tangannya.


"Aku bodoh.. aku lalai.. aku bodoh..." ucapnya. "Sayang maafkan aku tidak bisa menjagamu". Noval masih nanggisi Dera dan menyalahkan dirinya bahwa ia gak bisa menjaga orang yang ia cintai. Tanpa sadari Dera siuman


"Aww...kamar siapa ini". Sambil liat disekeliling isi kamar,


"Noval..." panggilnya


"Val..." panggilnya lirih.


Noval tak mendengar kalau Dera memanggilnya karena Noval menagisi penyesalan.


"Val... kamu nanggis ya?" . tanya Dera


Noval berenti menanggis dan mendekati Dera.


"Sayang ... syukurlah kamu sudah bangun". Aku cemas sayang, minum dulu ya" kata Noval. mengusap pelipisan Dera.


"Mana yang sakit sayang" .tanya Noval.


"Maaf kan ku , aku gak bisa jaga kamu sayang". Sambil cium tangan Dera.


Karena memang kamar Noval gak di tutup, Bunda melihat Bunda lalu masuk aja.


"Sayang..Sudah siuman mana yang sakit?tanya Bunda Devi.


"Dera.. lama ya Bun sadarnya". Tanya Dera.

__ADS_1


"Iya sayang." Jawab Bunda Devi.


"Ini bunda masakin bubur, dimakan ya sayang" kata Bunda dengan tersenyum


"Trima kasih Bun". kata Dera.


"Iya sayang di makan ya semasih hangat." Bunda tersenyum dan kecup kening Dera tepat di ujung kepala Dera Lalu Bunda pun keluar dari kamar


"Jangan banyak nanya dulu, sekarang makan dulu nanti dingin." kata Noval.


Noval pun menyuapi bubur ke mulut Dera Dera pun menurut atas pemberian setiap sendok bubur.


"Val...kenapa Kamu nangisi ku hemm".


di sela-sela makan bubur. Noval masih diam ia lagi tak ingin bahas yang lain. yang dia inginkan Dera baik-baik aja.


"Nanti sudah enakan, baru ku antar pulang,


Besok jangan masuk dulu, aku mau kamu istirahat 1 atau 2 hari." ucap Noval.


" Aku akan meminta izin ke Dosen yang bersangkutan, Aku tidak ingin kamu kenapa-kenapa kalau itu terjadi aku gak bisa maafkan diriku sendiri ".Jelas Noval.


"Sayang..kamu istirahat dulu ya.. aku sayang kamu Ra". ucap Noval dan mengecup dahi yang luka dan telah di tutupi kasa.


"Val.. pulang ".ucap Dera.


"Iya.. aku mandi sebentar ya kamu istirahat dulu ". ucapnya


Tak berapa lama bunda datang dan buka pintu.


" Gimana sayang sudah enakan?". tanya bunda


"Iya Bun lumayan.jawab Dera.


"Tadi Bunda sudah nelpon Ibu Dera, mengabarkan kamu disini." kata Bunda.


"Terima kasih bunda.?". kata Dera.


"Sama-sama sayang ".ucap Bunda


"Kamu Nakal gak , Niat ku akan percepat semuanya Ra, kalau kamu masih Nakal ". Jelas Noval.


"Maksud kamu Val". Tanya Dera bingung.


"Gak lupakan saja". kata Noval,Dera hanya diam.

__ADS_1


"kalau saja kamu tadi gak siuman juga aku gak bisa maafkan diri ku Ra aku merasa gagal" masih merasa bersalah.


"Masa.." goda Dera.


"Nakal kamu ya". Sambil pukul hidung dengan satu jarinya.


"Val aku kan baik-baik saja kok, kamu jagan cemas ya .kamu juga jangan pernah menyalahkan diri kamu sendiri seperti ini Val, karna bukan salah kamu Val." ucap Dera


"Noval tersenyum melihat wajah Dera dan acak-acak Rambut Dera.


🍀🍀


Disana Lena begitu Cemas karena kejadian tadi lalu dia menelpon Dera.


dreet...dreet...dreet!!!


Noval mencari arah bunyi smartpone lalu di ambil dan berikan ke Dera, Lena ku angkat bentar.


Lena


Ha...Hallo.... Lena memastikan suara siapa yang angkat


Dera


Ya Len.. lue cemas ya sama gue , gue gak papa kok, gue sudah enakan.


Lena


Benarkah...


Syukuur la.. ya Ra aku Cemas Ra... lama banget lue gak sadar trus Noval datang lalu dibawa Noval Ra..


Dera


Iya Len.. sambil memandang Noval


Ni gue dirumah nya ada Bundanya juga yang jaga gue.. tenang ya gue baik-baik kok


Lena


ya sudah.. gue tutup ya istirahat y Ra cepat sehat muah..muah..


Dera tersenyum mendengar suara Lena yang Terkadang konyol


"Heemm... sudah bisa tersenyum.." goda Noval. Dera malu sendiri tersadar Noval godanya.

__ADS_1


__ADS_2