
Hari sudah malam Noval, pulang kali ini ia larut, bahkan ia lupa untuk ingatin minum susu sejak kejadian itu, Noval selalu ingatin minum susu.
Ia melihat Dera nonton Tv bareng Bundanya, dan ketika tau Noval pulang Dera beranjak dari sofa untuk menemui suaminya, sesampainya mereka di kamar, Dera siapkan handuk dan air hangat nya, Lalu Dera menunggu disofa dekat kamar tidurnya, duduk sambil mainkan ponselnya.
"Oh iya lupa bawa air putih" Dera keluar dan ambil Air putih 1 teko kecil, untuk dibawa ke kamarnya.
Dampai dikamarnya, ia cari obat yang akan lambat hamil, waktu itu ingin yang suntik tapi dokter menyarankan pakai piL, karena belum pernah mengandung takutnya malah susah ketika sudah menginginkannya.
Di cari-cari dilaci " Dera letakin di atas Tolet meja riasnya lalu ambil air untuk minumnya.
"Ha.. sekarang tidur senyum Dera"
Melihat Dera sudah tertidur Noval tersenyum dan dia langsung mendekatinya, menyelimuti hinngga kepinggang, mencium Dera Noval mencari kaos oblongnya dan memakainya, menyisir rambutnya, Noval melihat sesuatu.
[ Apa ini... ha... jadi dia konsumsi ini...ya allah sayang sebegitu takutnya kamu, untuk punya anak sayang.]
Noval pun membiarkan pil itu disana, tapi besok pagi ia akan tanyakan kapan ia akan siap ia pun akan berjaga-jaga.
Lalu Noval naik ke ranjang, dan tidur hadap keDera.
"Sayang....." cup satu kecupan di kening maaf ya hari ini aku tidak kabari kamu, lalu ia pejamkan matanya ikuti mimpi Dera.
☘☘☘☘☘☘☘☘
Paginya Dera bangun pegel-pegel dan berat wajar kakinya untuk guling oleh Noval tangannya pun di perutnya.
"Sayang.."kata Noval
"Aku mau turun."
"Tunggu aku masih ngantuk"
"Yah shdah" kata Dera mengurungkan niatnya untuk bangun, ia pun tidur lagi dan menghadap ke Noval tepat dibidang dadanya.
"Ternyata suami ku memang tampan, apalagi tidur gini, walau wajahnya terlalu tirus tapi imut" kata Dera lirih.
"Pantes aja banyak yang menyukainya hem..,
aku beruntung atau apes ya soalnya banyak yang iri denganku, hingga banyak yang ingin menyingkirkan ku"
__ADS_1
"Beruntung sayang...." kata Noval yang sedari tadi mendengarkannya.
"Loh kok dengar si?"
"La iya kamu tu berisik sayang, aku gak bisa tidur"
"Yank.. membuka matanya, kamu masih takut hamil, kok ada pil itu"masih dalam memeluk.
[Deg... Noval tau, gimana ini pasti dia marah]
"Sayang.. kok bengong?" tanyanya
"Iya yank.. aku baru mencobanya" uca pDera
"Kamu bohong yang, jujur deh apa yang membuat kamu takut yank"
"Dera hanya diam"
"Aku ingin kamu buang pil itu, aku gak ingin kamu makainya"
"Maaf yank, tapi aku bener belum siap,
"Yah sudah gak papa"
"kamu gak marah kanyank" tanya Dera.
"Iya...,gak papa aku gak marah kok" mencium kening Dera.
"Yuk bangun Bunda pasti sudah menunggu kita:
"Aku ada kuliyah pagi sayang"
"Iya.."
"Yank motor ku sudah tidak enak,lama tidak diservis juga tuh"
"Iya nanti aku suruh mamag Sonok, bawa ke bengkel ya? ucapnya
"Kamu si yang gak pernah liat-liat motor, digarasi cuma jadi pajagan" kesel Dera
__ADS_1
"Kamu pakai mobil kado dari ayah aja yang, sekalian nanti mampir cafe aja aku makan siang disana aja.
" Baik la yank" senyum Dera"
"Kok dikit betul senyumnya"
"tidak papa yank"
"Dera segera mandi dan turun, begitu juga dengan Noval mereka turun bersama untuk sarapan .
Dera sekarang sudah membaik keadaannya, Noval begitu bahagia soal anak gak dipermasalahkan.
"Sayang sini, bunda masak kesukaan kalian"
"Baik Bunda terima kasih" ucap Dera
"Sayang susunya diminum" kata Noval
"Iya hubby Dera yang tampan" ucap Dera
"ahhhhhh.. sampai mau terbang ini yank..
"Narsis sayang"
" Biarin"
Cup
Dipipi Dera, terlihat Dera muka dipastiin merona,Noval hanya senyum cuek melihat Dera begitu, walau dalam hatinya sangat bahagia
"Sayang..., ada Bunda loh, aku kan malu" "Sudah tidak papa Bunda tidak melihat kok ktertawa kekeh"
"Iya sayang bunda tidak meliat tapi,mata bunda yang lihat goda bunda semakin membuat Dera malu dan membuat makin ngembang aja tu pipi"
"Sudah makan Rotinya sayang.."kata bunda,
"Sudah Bun.."
Mereka sarapan barsama, ayah pun menyusul untuk sarapan bareng mereka disana.
__ADS_1