Jodohku Seniorku

Jodohku Seniorku
20. Hari Ini


__ADS_3

Hari ini Dera pulang, Noval ikut antar Dera.


Dera semangat walau tangannya penuh perban, Noval ikut senang karena kekasih kecilnya sudah membaik.


Memang mereka bertemu kala masih kecil, ntah apa yang buat Dera menutup dirinya bahwa punya perasaan sama, namun kala rasa itu tertata tapi Noval menghancurkan rasa itu, Dan kini Noval balik lagi dikala hati Dera dimiliki orang lain.


"Sayang, hari ini kita pulang ya, nanti sampai rumah banyak istirahat, jangan banyak fikiran ya, aku gak mau liat kamu sakit" ucap Noval.


"Bu... , boleh Dera minta waktu berdua dengan Noval di taman?" tanya Dera.


"Tentu sayang, jangan lama-lama ya"


"Iya Bu.. " jawab Noval.


Sesampainya di taman mereka masih diam dan diam hanya mata berbicara.


"Sayang kamu kenapa... hem?" cerita aja.


"Val.. aku harus bicara dengan kak Dian tentang ini tapi aku gak sanggup.


"Kamu gak sanggup kehilangan nya?


"Dera menganggukan kepala, aku jahat Val,


aku egois, kalau harus ninggalin dia.


" Aku gak tau Val, Dera mulai meneteskan air mata.


" Sayang.. , jawaban itu ada di kamu, kamu yang bisa jawab, walau aku berharap kamu jatuhkan pilihan itu ke aku, berdoalah munta sama allah agar menetapkan hati kamu" ucap Noval lirih. Dera terdiam, yang aku fikirin hanya Dian jika harus semua ini terjadi.


" Ya sudah, jangan difikirkan, tunggu kamu sehat aja, yuk balik kasihan Ibu nunggu.


🍀🍀🍀


Di rumah kok banyak mobil itu mobil Lena empatnya mobil siapa Dera binggung ketika masuk selamat datang mereka barengan


"Maaf ya Ra , tadinya kita mau jenguk tapi, Ibu bilang hari ini kamu pulang" ucap Lena


"Terima kasih.." jawab Dera dengan senyuman.


"Lo jahat Ra , gak kabari kita" kata Lena.

__ADS_1


"Gimana mau kabari, pasti sudah dilaranglah, siapa lagi kalau bukan Noval " kata Dewa.


"Resek lo" ucap Noval.


"Tu kan bener.." jawab Zaki.


"Sudah -sudah jangan ribut,kasihan tu yang baru pulang, enak kita makan yuk, tadi Bunda masak dibantu teman-teman Dera" jelas Bunda.Mereka pun pergi ke meja makan.


"Ra.. lu tau Bulan gak" kata Lili


"Tidak, kenapa?


"Diskorsing selama satu semester" ucap Rani


"Orangnya cantik Ra, tapi ntah kasus apa kita juga gak tau"


[Dera memang gak tau yang nama Bulan, padahal Bulan la, yang mencelakainya,polos banget kamu sayang] dalam hati Noval yang mendengarkan meteka cerita. Noval pun tersenyum, sambil acak rambut Dera dengan lembut.


"Sudah jangan ngegosip ,kasihan Dera baru pulang biarkan dia istirahat" ucap Noval .


"Tu kumat lagi posesifnya" kata Riki, Noval hanya melototkan matanya.


"Len gimana dengan Sandi?


"So..... ?


"Tidak ada" ucap Lena.


"Kalian lahap sekali makannya, gue seneng deh"


"Harusnya kamu juga, sayang sini aku suapin"


lalu Noval suapin sop,yang sudah dimasak oleh teman-temannya.Setelah selesai makan mereka duduk-duduk di depan ruang tengah mereka bercanda ria.


"Kalian pulang ge, sudah sore nanti di cari nyokap" usir Noval.


"Mulaikan posesif,ngusir pula" kata Dewa.


" Dek Rani, pulang dengan kakak aja ya ,mau gak ?" Zaki menawarkan diri.


"Biar kakak tau rumah adek" kata Zaki, Rani hanya tersenyum.

__ADS_1


"Haduh senyum mu membunuhku dek"


Mereka semua pun tertawa melihat usaha Zaki yang sedikit Lebay


"Gimana?, jangan kalah dengan Noval dan Dera kita Dek" ucap Zaki.


Mereka semua tertawa, Mau tidak mau la so mereka tadi datang bareng Lena, sementara Lena lain arah.


"Ok kakak terima kasih, gue mau" ucap Rani


"Tu kan gak sia-sia gue usaha"


"Yuk pulang nanti kita di usir lagi" kata Dewa


sambil cengengesan.


"Kamu duduk aja, biar aku yang panggil Ibu sama Bunda"


"Sudah mau pulang?tanya Ibu.


Bentar amat"


"Iya sudah sore bu"


"Nanti tuannya marah Bun" jawab Dewa sambil melirik ke arah Noval.


Setelah kepulangan mereka Dera mandi, sudah gerah , saat turun Ayah Noval dan Ayah Dera sudah ada disana.


" Sayang sini, Ayah mau bicara"


"Baik yah" jawab Dera.


"Kabar anak ayah bagaimana?" tanya ayah Juan.


"Sudah enakan belum" tanya ayah Derma


"Sudah yah" jawab Dera.


"Tapi Dera hari ini lelah sekali yah"


"Yah sudah kamu kekamar istirahat ya"

__ADS_1


"Iya sayang, Bunda juga mau pulang jaga kesehatan ya,obatnya jangan lupa diminum ya sayang"


"Iya Bun makasih , dan melemparkan senyuman lalu naik ke atas lagi.


__ADS_2